Home » Berita » Makin Canggih, Sekarang Kamera Tilang Bisa Menangkap Gambar Pengemudi di Kabin Mobil

Makin Canggih, Sekarang Kamera Tilang Bisa Menangkap Gambar Pengemudi di Kabin Mobil

Kawasan Tilang Elektronik (Foto: NTMC)

Jakarta – Dinilai sangat efektif menjaring pelanggar lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperluas titik lokasi tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE). Bila sebelumnya penempatan titik lokasi E-TLE hanya berada di sekitar jalan Sudirman dan Thamrin, sekarang melebar hingga jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Menariknya titik lokasi E-TLE terbaru sudah dibekali kamera pengintai atau kamera pengintai atau CCTV yang lebih canggih.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol M Nasir mengatakan bila kamera-kamera CCTV itu memiliki teknologi terbaru dari kamera sebelumnya yang sudah lebih dulu terpasang. Kamera baru ini dapat menembus hingga kabin mobil meskipun kacanya gelap. Dengan begitu pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman dan menggunakan handphone dapat dengan mudah terdeteksi.

“Yang baru fitur tambahannya adalah pemakaian seat belt (sabuk pengaman), penggunaan telepon genggam oleh pengemudi, nomor plat ganjil genap dan batas kecepatan pengemudi,” ungkap Nasir sebagaimana dikutip Carmudi dari ntmcpolri.info.

Cara Kerja Kamera Tilang

Kamera tilang cangggih ini memiliki kemampuan menganalisis jenis kendaraan secara detail. Kamera tersebut juga memiliki jaringan fiber optik berkecepatan tinggi berupa virtual private network dengan bandwidth 80 MBPS pada setiap titik kamera analitik.

“Kamera menangkap image atau video, lalu secara otomatis video itu akan menganalisis kendaraan-kendaraan yang melanggar. Hasil data-data kendaraan itu disajikan kepada petugas dilengkapi dengan identitas kendaraan,” terang Kasie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arif Fazrulrahman.

Data-data yang muncul dari kamera itu, nantinya akan diverifikasi lagi oleh petugas kepolisian. Setelah terverifikasi, petugas akan mengirimkan surat konfirmasi ke alamat pemilik sesuai registrasi kendaraan.

“Dari data kendaraan yang melanggar akan diverifikasi oleh petugas. Jadi ketajaman mata kamera dibandingkan lagi dengan mata petugas. Apabila sudah oke terverifikasi, diverifikasi sehingga terbit surat konfirmasi. Surat (tilang) ini sementara kita kirimkan ke alamat yang tertera di surat kendaraan. Kita kirimkan ke alamat rumah,” paparnya.

Berikut titik-titik penempatan kamera E-TLE terbaru:

1. Jembatan penyeberangan orang (JPO) MRT Bundaran Senayan.

2. JPO MRT Polda Semanggi.

3. JPO depan Kementerian Pariwisata.

4. Jembatan penyeberangan MRT dekat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

5. Flyover Jalan Layang Non Tol Sudirman ke Thamrin.

6. Flyover Jalan Layang Non Tol Thamrin ke Sudirman.

7. Simpang bundaran Patung Kuda.

8. Simpang TL Sarinah Bawaslu.

9. Simpang TL Sarinah Starbucks.

10. JPO Plaza Gajah Mada.

DFSK Glory 560 di IIMS 2019
Previous post
Selain SUV, DFSK Akan Hadirkan Mobil MPV Terbaru di Indonesia
Next post
Begini Jadinya Kalau Komunitas Pecinta Mobil Toyota Belajar Ilmu Jurnalistik