Berita

Marc Marquez di Atas Angin Saat Sesi Latihan MotoGP Austin

Austin – Marc Marquez yang merupakan pemenang empat lomba beruntun MotoGP Austin mulai memperlihatkan sisi positif pada sesi latihan bebas. Diprediksi Marquez akan mendapat perlawanan sengit dari para pembalap Yamaha, khususnya Maverick Vinales.

Sebagai informasi Marquez saat latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Austin 2017 (21/4) mampu mencatat waktu tercepat kedua (2 menit 05,500 detik). Ini masih 0,577 detik di belakang pembalap terbaik, Maverick Vinales dari Yamaha Factory Racing.

Bahkan di sesi ini, mereka sama-sama mencatat waktu terbaik dengan menggunakan kompon medium untuk ban depan dan belakang. Kemudian saat FP2 MotoGP (22/4) dini hari WIB, Marquez ada di puncak dengan catatan 2 menit 04,061 detik untuk satu putaran Sirkuit Austin.

Marc Marquez masih lebih cepat 0,286 detik dari Johann Zarco (Yamaha Tech 3) dan 0,390 detik atas Vinales. Strategi Marques mengganti kompon dengan memasang ban depan medium dan ban belakang soft. Sementara Zarco memakai soft di kedua ban, dan Vinales memasang medium.

Bila Vinales menggunakan ban soft di kedua ban pada sesi kualifikasi berpotensi mengancam Marquez untuk perebutan pole sitter. Plus dengan ban medium, race pace Vinales juga bisa menyulitkan Si Bayi Alien dalam lomba. Hal itu diakui oleh Marquez.

“Saya melakukan dua kali long run untuk mencoba setelan yang berbeda, salah satunya digunakan di Argentina. Saat ini kami memperbaiki elektronik motor, karena kehilangan akselerasi. Saya lebih suka berada di depan 0,6 detik meski kecepatan Vinales tidak membuat saya terkejut,” ujar Marquez setelah FP MotoGP Austin 2017, dilansir dari GPOne.

Marc Marquez juga mengatakan, kalau dirinya mengikuti Johann Zarco yang menggeber motor yang sama dengan Vinales (Yamaha YZR-M1). Ini sekaligus untuk mengukur kekuatan mereka, meski Yamaha stabil saat dalam berakselerasi.

“Saya harus fokus pada pengereman dan saya senang dengan pekerjaan yang kami lakukan dengan ban bekas. Pada FP2 saya menyesuaikan setelan motor dan ban lain saat melibas lubang. Saya hanya melakukan putaran pengujian dan masih banyak waktu untuk meningkatkan hasil,” pungkasnya.

Vinales PeDe Sementara Rossi Belum Mengeluarkan “Taji”

Dalam persaingan MotoGP Austin rupanya Tim Yamaha, menjadi pesaing utama bagi Marc Marquez. Hal ini diperlihatkan oleh tiga pembalap tim garputala yang konsisten pada dua sesi latihan bebas awal.

Terlihat paling konsisten menekan Marc Marquez adalah Maverick Vinales, pemenang dua lomba awal MotoGP 2017. Ini diperlihatkan pada FP1 MotoGP Austin 2017 yang memimpin sesi dengan 2 menit 04,923 detik atau unggul 0,577 detik atas Marquez.

Maverick Vinales

Maverick Vinales mampu mencatatkan waktu terbaik saat 2 sesi latihan bebas MotoGP Austin. Foto/Istimewa.

Sementara pada FP2, Vinales yang tetap memasang kompon medium pada kedua ban YZR-M1 berhasil finis di urutan ketiga tercepat dengan catatan 2 menit 04,451 detik. Tertinggal 0,390 detik dari Marquez yang memakai ban depan medium dan ban belakang soft.

Melihat penggunaan kompon ban dan hasil catatan waktunya, Vinales berpotensi menyulitkan Marquez dalam lomba Senin (23/4) dini hari WIB.

“Ini adalah pertama kalinya saya di Austin dengan M1 dan saya merasa oke, motor melaju ke arah sempurna. Kami masih harus mengerjakan peralatan elektronik pada motor, sejauh ini saya senang dengan persiapannya,” kata Vinales dalam rilis tim Yamaha Factory Racing.

Valentino Rossi

Valentino Rossi makin berat dalam persaingan hadapi MotoGP seri Austin. Foto/Istimewa.

Sementara Valentino Rossi belum ngotot pada FP1 dan masih tertinggal 1,369 detik di belakang Vinales. Namun pada FP2, pembalap 38 tahun itu melejit ke urutan empat tercepat, hanya terpaut 0,745 di bawah Marquez.

“Austin selalu menjadi lintasan yang memberi kesulitan buat kami, tetapi juga sangat menarik. Untuk FP1 tidak berjalan dengan baik, tapi juga tidak buruk.Pada FP2 kami mencoba mencari kemajuan,” tulis Rossi di twitter Yamaha. (Dol)

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts

/