Home » Berita » Melihat Prediksi Tren Modifikasi Mobil di 2020 di Tanah Air

Melihat Prediksi Tren Modifikasi Mobil di 2020 di Tanah Air

Jakarta – Ada kesamaan antara dunia fashion dengan tren modifikasi dimana setiap tahunnya selalu berubah mengikuti zaman. Berbicara tren modifikasi,  member NMMA yang terdiri dari para pemilik bengkel, pelaku, serta pengamat modifikasi memprediksi di 2020.

Ini bukan hanya sekadar melihat minat tertentu semata, prediksi ini juga disesuaikan dengan perkembangan mobil baru. Serta produk aftermarket yang akan mendukung.

Diantaranya MPV dan Crossover akan banyak dimodifikasi untuk traveling. Seiring semakin banyaknya infrastruktur jalan yang menghubungkan kota-kota dengan waktu tempuh singkat.

“Saya rasa akan mendorong mobil-mobil berjenis MPV dan Crossover yang mampu menampung banyak penumpang di-upgrade agar bisa dibawa road trip,” sebut Lutfi Kurrahman dari bengkel Promobile di Malang, Jawa Timur.

Apalagi tahun depan diprediksi pilihan mobil jenis MPV dan Crossover semakin bertambah. Selain penggantian velg dan ban dengan ukuran lebih besar, pemakaian roof box, lampu-lampu, serta aksesori-aksesori interior yang fungsional bakal semakin ramai.

Bodykit

Sedangkan kiblat modifikasi fender flares kit dengan kemunculan KARMA Bodykit membuat geliat aplikasi komponen serupa menyeruak di antara para pemain modifikasi. Tak hanya membeli kit utuh saja, namun banyak juga yang membuat versi custom-nya masing-masing. Dalam kontes modifikasi di beberapa kota, tren fender flares ini masih terus tumbuh.

“Yang terpenting para modifikator Indonesia terpicu untuk membuat produk fender flares-nya sendiri dengan desain yang bagus. Maka tahun 2020 bukan tak mungkin banyak pemain modifikasi yang lebih bangga pakai aftermarket lokal,” ujar Kiki Anugraha dari KARMA Bodykit.

Lampu

Sedangkan menurut Yomin Sugianto dari Yoong Motor di Surabaya maksimalisasi fungsi lampu-lampu dengan biaya ekonomis juga masih tetap jadi tren. “Konsepnya adalah fungsional dan multiguna dengan penggantian bohlam LED dan HID untuk lampu-lampu eksterior maupun interior dengan sistem plug and play,” ungkapnya .

Selain itu untuk meningkatkan fungsi lampu, penambahan aksesori lampu juga bakal banyak diminati. Misalnya leveling untuk mengatur arah jatuhnya pencahayaan lampu depan, serta penambahan DRL yang berfungsi juga sebagai lampu sein yang menyala berjalan bukan berkedip.

Warna Body

Berbicara masalah “kelir”, warna-warna medium yang kalem semakin diminati. Tahun depan diprediksi warna-warna bodi berjenis pastel, satin, dan titanium akan ramai. Munculnya warna-warna medium ini tak hanya dipengaruhi beberapa pabrikan mobil untuk produk terbarunya. Tapi juga pengaruh dari gadget terkini, sebut saja iPhone 11 atau Samsung S10, yang menawarkan warna kalem dan berunsur modern.

“Warna seperti ice blue, grey, atau dark green rasanya akan banyak dipakai untuk menampilkan karakter yang soft,” prediksi Tomy Gunawan, bos Tomi Airbrush yang membuka workhsop di Duri Kepa, Jakarta Barat.

Audio

Begitu juga dengan sistem audio, dengan semakin canggihnya gadget yang diiringi semakin advanced-nya sistem audio pada mobil-mobil terkini. Optimalisasi sistem audio bakal mengarah pada gadget synchronize.

“Maksudnya pengguna nantinya cukup tambahkan digital sound processor yang built in dengan modul Bluetooth saja, sudah bisa meningkatkan kualitas suara audio secara signifikan, murah, dan tanpa potong kabel,” ujar Pujiyanto Suryana, instalatur Music Art di MGK Kemayoran.

Velg

Lain halnya dengan masalah kaki-kaki roda, velg flow forming semakin banyak. Velg ini merupakan salah satu pengembangan dari jenis casting/cetak. Velg flow forming dibuat melalui beberapa tahap, dimulai melalui proses cetak kemudian ditekan dengan roller dan ditarik menggunakan mesin sehingga menjadi sebuah velg.

“Keuntungan proses ini membuat velg lebih kuat, ringan, dan bulat yang membuat balancing roda jadi sempurna,” jelas Wibowo Santosa, ahli ban dan velg dari Permaisuri Ban, Mahakam, Jakarta Selatan.

Menurutnya metode pembuatan seperti ini sedang diminati banyak brand velg yang dijual di Indonesia. Karena kualitasnya mendekati velg forged namun dengan harga jauh lebih murah, apalagi pilihan offset-nya pun jauh lebih beragam dibanding velg casting biasa.

Nah, sekarang tergantung Anda untuk menyiapkan dana, pilih diantara rujukan tren yang akan menjadi “idola” di 2020. Tak harus semua yang harus diikuti, sesuaikan dengan kesukaan Anda, apakah audio, warna bodi, velg tau lainnya.

Letak dongkrak Mitsubishi Xpander
Previous post
Jangan Tunggu Darurat, Ketahui Letak Dongkrak Mobil Kamu Sekarang!
Next post
10 Tips Aman Mengendarai Mobil saat Liburan Tahun Baru