Berita

Memilih Fitment Velg Mobil yang Enak Dilihat

fitment velg

(Foto: Work Wheels)

Jakarta – Memahami dan memilih fitment velg mobil dimulai dengan hal-hal seperti ukuran diameter dan lebarnya velg. Kemudian ada lagi soal centerbore, offset dan berakhir dengan apakah kombinasi sejumlah elemen tersebut akan membuat velg pas dipakai dan enak dilihat pada mobil Anda.

Angka-angka pada sejumlah elemen tersebut jika dihitung dengan benar, akan menjaga ban dan fender tidak saling memakan antara satu sama lain yang tentu akan berpengaruh besar pada pengendaraan mobil dan umur pemakaian komponen kaki-kaki.

Jumlah lubang baut dan pola yang dibentuk adalah hal pertama yang perlu dipikirkan ketika Anda bertanya-tanya apakah velg yang Anda incar cocok dengan spesifikasi mobil Anda. Pola lubang baut dijelaskan menggunakan dua angka dan dikenal dengan istilah PCD (Pitch Circle Diametre)

Misalnya 4×100. Angka pertama mewakili jumlah lubang baut yang cocok dan angka selanjutnya memberitahu Anda seberapa jauh jarak antara satu lubang dengan lainnya. 4×100 berarti memberitahu Anda bahwa velg tidak hanya memiliki empat lubang baut, tetapi jarak antara tiap lubang dengan lainnya yaitu 100 mm.

Velg dengan lubang baut 4×100 tidak akan bisa dipasang ke mobil yang memiliki PCD 4×114.3, kecuali harus menggunakan tambahan adaptor.

Memahami Centerbore

Centerbore adalah lubang atau lingkaran yang berada di tengah-tengah lubang baut pada velg. Fungsinya adalah untuk menahan velg agar tetap berada di pusat roda.

Jika mobil Anda tergolong mobil yang sudah berumur satu atau dua dekade, kemungkinan besar sudah mendapat bentuk lingkaran yang menonjol pada bagian tengah nap roda atau wheel hub yang akan terhubung dengan velg. Fungsinya adalah meminimalisir getaran pada roda dan mengurangi ketergantungan daya tahan roda hanya pada baut saja.

“Jika velg yang ingin dipasang pada mobil memiliki centerbore berbeda yang lebih besar dari standar, sangat dianjurkan untuk menyelipkan center ring untuk menutup celah yang ada dan menyerap banyak beban yang diterima baut roda,” ujar Bani Irhash, juragan bengkel servis velg SS Wheels di Jakarta, baru-baru ini.

“Jangan sampai velg hanya bertumpu pada baut saja yang bisa menyebabkan getaran pada roda hingga patahnya baut roda,” lanjutnya.

Seperangkat murah center ring (kisaran dibawah Rp500 ribu untuk empat roda) dapat menyelamatkan mobil Anda, maka dari itu jangan pernah remehkan fungsi dan perannya pada kaki-kaki mobil.

Size Does Matters

Anggapan menggunakan velg berukuran 19 inci atau lebih besar ke mobil sedan atau mobil kecil adalah sesuatu yang keren eranya sudah berakhir. Banyak orang sudah sadar, velg yang lebih kecil, lebih ringan jauh lebih baik untuk pengendaraan mobil. Size does matters, ukuran itu penting.

Ketika Anda mengubah ukuran velg, perhatikan setiap mobil memiliki ruang fender yang bisa dimaksimalkan hingga 2 inci lebih besar dari velg pabrikan.

Andai velg bawaan mobil memiliki ukuran ring 15, berarti ruang fender bawaan kemungkinan bisa memuat hingga velg berukuran ring 17. Jika Anda ingin memaksakan velg yang lebih besar dari ukuran tersebut, biasanya harus mengubah bentuk fender bawaan.

Mengganti velg yang memiliki ukuran lebih besar harus diikuti dengan memilih ban dengan profil yang lebih tipis. Sehingga diharapkan dapat menghasilkan ketinggian yang sama. Dengan demikian, pengendaraan mobil seharusnya terasa tidak jauh berbeda.

Ini adalah seni meningkatkan tampilan mobil dengan fitment velg yang oke lewat mengganti velg dengan ukuran lebih besar, tanpa mengubah keseluruhan diameter dari kaki-kaki seperti sebelumnya.

Sangat disarankan jika mengganti velg adalah memilih velg dengan ukuran lebar. Velg lebih lebar dapat memberikan stabilitas dan handling yang yang lebih baik dan bahkan memungkinkan stir untuk menjadi lebih responsif.

Nah, sebelum mengganti dengan velg lebih lebar, Anda harus memahami soal offset pada fitment velg mobil.

Mengapa Offset Sangat Penting pada Fitment Velg?

Offset mungkin menjadi faktor paling penting dalam memilih dan memasang velg baru demi mendapat fitment velg yang diinginkan. Offset yang juga biasa disebut dengan istilah ‘ET’, adalah jarak antara bagian penampang tengah velg dari garis tengah velg.

Jika angka offset velgnya positif, artinya posisi penampang tengah velg cenderung ke sisi luar velg. Sebaliknya jika offset-nya negatif, berarti posisi penampang tengah velg cenderung ke bagian dalam velg. Jika nol, maka posisi lubang velg berada tepat pada garis tengah velg.

Agar mudah memahaminya, kira-kira seperti ini penjelasannya: jika semakin kecil offset velg, maka bibir velg atau lips terluar akan semakin mendekati atau bahkan keluar dari fender.

Sebaliknya, jika offset velg semakin besar atau angkanya positif, maka bibir velg atau lips terluar akan semakin kedalam. Semakin besar angka offset, semakin jauh massa roda akan terdorong di bawah mobil, mengurangi lebar track width secara keseluruhan.

fitment velg

(Foto: The Offset)

Kebanyakan mobil berpenggerak roda depan lebih cocok dengan velg ber-offset positif. Nah mobil berpenggerak roda belakang, biasanya cocok dengan velg ber-offset kecil atau bahkan negatif.

Perlu Diperhatikan

Bila Anda mempertimbangkan untuk memasang velg lebar, buat offsetnya tidak keluar dari fender (untuk velg bertipe 3-pieces yang bisa di-custom).

Offset yang kecil atau minus mungkin membuat lips atau bibir terluar velg keluar dari fender. Solusinya Anda bisa melakukan teknik roll fender, memasang fender flare, mengatur sudut camber atau menggunakan teknik tyre stretching.

Jika velg terpasang terlalu jauh keluar dari fender, menyebabkan dinding ban bergesekan dengan fender. Ini jika lipatan dalam fender belum di-roll. Ini bakal memperpendek umur atau bahkan merobek ban dan merusak bentuk fender yang juga berbahaya.

Istilah ini dikenal dengan rubbing atau ‘gesrot’. Perlu diketahui bahwa dinding ban adalah bagian paling sulit dideteksi kerusakannya, tidak seperti permukaan ban.

Idealnya, offset dari velg yang baru tidak lebih dari 5 milimeter. Baik itu lebih besar atau lebih kecil, dari offset velg OEM atau bawaan mobil. Jika besarnya offset velg OEM sekitar 15, berarti velg baru Anda sebaiknya memiliki offset 10 atau 20.

Perlu selalu diingat bahwa mengubah besaran offset secara drastis akan berpengaruh pada pengendaraan mobil Anda. Oleh karena itu perlu mengetahui terlebih dahulu offset velg standar dari mobil Anda.

Wahyu Perdana Putera

Berkarir di sejumlah online media sejak 2012 sebagai jurnalis teknologi, sains dan otomotif, kini di Carmudi Indonesia sejak Juli 2015 untuk mengulas & mempublikasikan kabar otomotif terkini dari perspektif lain. Menggilai mobil retro era '80-90an, modifikasi & kultur balap jalanan Jepang serta hobi modifikasi dengan aliran oldschool brutal seperti Shakotan, Kyusha & Kaido Racer. Email: [email protected]
Follow Me:

Related Posts