Home » Berita » Mengenal Oplet, Kendaraan Moyang Angkot Indonesia

Mengenal Oplet, Kendaraan Moyang Angkot Indonesia

Mengenal sejarah Oplet Indonesia (Foto : http://jakarta-tourism.go.id)

Jakarta – Bagi yang lahir di sekitar tahun 80-90an, pasti sudah tidak asing dengan sinetron ‘Doel si Anak Sekolahan’ yang terkenal di eranya. Kendaraan Mandra, Oplet, ikut popular sejak sinetron Si Doel tayang di layar kaca Indonesia sebagai kendaraan moyang angkot Indonesia.

Sebelumnya, kendaraan Oplet ini tidak banyak dikenal orang meskipun jumlahnya banyak di Indonesia. Oplet merupakan kendaraan yang pada saat itu tidak hanya dijadikan kendaraan umum atau kendaraan angkot, tetapi juga kendaraan pribadi. Fakta menariknya, Oplet hadir di Indonesia tahun 1930-an, tahun sebelum Indonesia merdeka.

Rano Karno, tokoh utama sinetron Si Doel dan salah satu pemilik Oplet, mengatakan Oplet miliknya dulu dibeli seharga Rp 525.000. Tipe Opletnya adalah Morris Minor dengan mesin yang dimodifikasi, yaitu 1600 cc. Umumnya, Morris Minor memiliki mesin 1000 cc.

Sejarah Oplet

Oplet Indonesia (Foto : sportourism.id)

Mungkin banyak yang belum tahu, sebenarnya Oplet ini kendaraan apa sih? Ada yang bilang Oplet adalah plesetan dari Chevrolet, merek otomotif asal Jerman, karena lidah orang Indonesia yang susah sekali mengucapkan kata Chevrolet, jadi Oplet.

Ada yang bilang Oplet merupakan kendaraan angkutan umum berukuran kecil, seperti mikrolet. Namun, ada juga yang bilang Oplet merupakan sebutan untuk kendaraan lawas, seperti kendaraan yang tampil di sinetron Si Doel.

Namun, ternyata Oplet merupakan kendaraan mobil asal Inggris yang dikenal dengan nama Morris. Morris Minor diimpor ke Tanah Air hampir bersamaan dengan merek-merek otomotif lainnya yang terkenal, seperti Chevrolet, Chrysler, dan Mercedes Benz.

Di era kemerdekaan, Oplet yang terkenal di Jakarta adalah mobil klasik dengan merek Morris Minor. Mirip dengan Morris milik Mini karena pelopor Morris Minor dan Mini Morris adalah orang yang sama. Bedanya, Morris milik Mini berukuran lebih kecil, dan berformat hatchback.

Tidak hanya Morris Minor saja yang dijadikan Oplet. Mobil Jeep sisa perang dunia II pun dimodifikasi, dan kemudian dikenal juga dengan sebutan Oplet. Oplet pertama kali diimpor langsung dari Inggris tahun 1950-an.

Oplet generasi pertama ini hanya muat 2 orang dengan mesin 850 cc saja. Oplet di film si Doel merupakan Morris Minor 1000 Traveller yang diproduksi tahun 1958 dengan mesin 1000 cc yang bisa dipacu hingga kecepatan maksimal 100 km/jam, jauh melebihi kecepatan mobil-mobil sekelasnya.

Morris Minor merupakan salah satu kendaraan mobil yang didesain oleh Alexander Arnold Constantine, seorang berkebangsaan Ottoman, Turki, yang akrab dengan nama Alec Issigonis.

Harga Oplet Miliaran Rupiah

Foto : korankito.com

Di era sekarang, Oplet sudah jarang sekali ditemui di Indonesia. Ali Sadikin, gubernur DKI Jakarta di tahun 1970-an, memang mengadakan kebijakan penghapusan Oplet setelah adanya inisiatif empat kategori angkutan umum warga DKI, yaitu kereta api, bis, taksi, dan angkutan kecil beroda tiga, seperti becak dan bemo.

Namun, ternyata Oplet menjadi kendaraan antik yang diburu pecinta otomotif Tanah Air. Rano Karno bercerita dalam sebuah wawancara kalau ada seseorang yang tertarik untuk membeli Oplet miliknya dengan harga mencapai Rp 1 miliar!

Namun, Karno tidak ingin menjual Opletnya tersebut. “Gue kira ini orang mabuk kali, nawar sampai Rp 1 miliar. Enggak deh, soalnya masih gue pake,” katanya.

Karno menjelaskan jika nilai fantastis harga Opletnya bukan karena bentuknya, tapi karena sejarahnya. “Dia nggak nyari sejarahnya, bukan Opletnya. Rp 1 miliar kita gak lepas,” tutupnya.

Previous post
Transportasi Alternatif ke GIIAS 2019, Mulai dari Naik MRT hingga Bus Gratis
Next post
Sering Terlupakan, Kaca Mobil Ternyata Perlu Juga Coating

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *