Berita

Menko Marves Luhut Ajak Seluruh Kementerian Pakai Kendaraan Listrik

Menko Marves Luhut

Menko Marves Luhut ajak seluruh kementerian hingga BUMD menggunakan kendaraan listrik (Foto: Carmudi/Santo)

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah Indonesia sangat serius menjalankan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Program ini memiliki banyak keuntungan, tak cuma mengurangi ketergantungan impor BBM tapi juga membuat lingkungan lebih bersih.

“Kebijakan ini diharapkan akan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Sekaligus sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan melalui lingkungan hidup yang bebas polusi,” ujar Menko Marves Luhut, seperti dikutip Carmudi dari laman Kemeterian ESDM, Senin (21/12/2020).

Oleh karena itu, lanjut dia seluruh Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, dan BUMN/BUMD disarankan supaya menggunakan kendaraan listrik. Khususnya kendaraan operasional di lingkup instansi masing-masing.

“Bagi yang belum, mulai saat ini saya mengajak saudara-saudara sekalian untuk meningkatkan penggunaan KBLBB. Kendaraan bebas BBM, dan bebas polusi,” papar dia.

Pemberian Insentif untuk Kendaraan Listrik

Kementerian Dalam Negeri telah menggerakkan seluruh gubernur di Indonesia untuk menerbitkan Peraturan Gubernur. Peraturan tersebut mengatur pemberian insentif dan menggunakan kendaraan listrik untuk mobil operasional maupun kendaraan umum.

Sementara itu, kendaraan dinas Menteri Perhubungan dan Pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan juga telah resmi berganti dari mobil bahan bakar fosil menjadi mobil listrik.

Pemerintah meyakini, dengan kolaborasi dan interaksi yang intensif akan menunjukkan bahwa Indonesia mendorong penggunaan KBLBB, perkembangan industri, dan infrastruktur pendukung.

Harga Hyundai Ioniq Electric dan Kona Electric

Hyundai Ioniq Electric dan Kona Electric dibawa ke kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Foto: HMID)

“Kita membutuhkan kerja yang luar biasa dan sinergi yang baik dalam mengimplementasikan Program KBLBB agar tercapai target-target yang telah ditetapkan,” tutur Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Kementerian ESDM telah menyusun Grand Strategi Energi, salah satu programnya adalah penggunaan KBLBB.

Selain itu pihaknya juga telah menyusun peta jalan menuju kendaraan bermotor listrik. Termasuk rencana pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Pembangunan SPKLU dan SBKLU didukung oleh penerbitan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020. Isinya tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik Untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, sebagai regulasi turunan dari Perpres 55 Tahun 2019.

Rencananya akan ada 2.400 SPKLU, dan 10 ribu titik SPBKLU sampai 2025. Serta peningkatan daya listrik di rumah tangga pengguna KBLBB.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga: Lepas Toyota Crown, Menhub Budi Pakai Mobil Listrik Hyundai Ioniq

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts