Home » Berita » Menperin Apresiasi Honda yang Terus Meningkatkan Investasi dan Ekspor

Menperin Apresiasi Honda yang Terus Meningkatkan Investasi dan Ekspor

 

All New Honda Brio RS untuk ekspor
All New Honda Brio RS untuk ekspor (Foto: Kemenperin)

Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dorong para produsen mobil di dalam negeri terus berinvestasi dan meningkatkan ekspor kendaraan. Tujuannya supaya dapat menguatkan struktur perekonomian nasional.

Seperti yang dijalankan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) saat ini, di mana perusahaan berlogo “H” itu terus meningkatkan investasi dan fasilitas produksinya di Indonesia serta melakukan ekspor.

Sejak 2013, HPM telah melakukan ekspor kendaraan dalam bentuk terurai (Completely Knock Down/CKD) untuk 11 model kendaraan bermotor roda empat merek Honda ke 12 negara tujuan ekspor di benua Asia dan Amerika. Sepanjang 2018. Nilai ekspornya menembus hingga Rp12 triliun. Selain dalam bentuk CKD, HPM juga melakukan ekspor kendaraan bermotor dalam bentuk CBU. Yaitu Honda Freed yang diproduksi di pabrik HPM Karawang pada 2011 sampai 2014 ke negara Thailand dan Malaysia.

“Kami terus mendorong ekspor HPM akan terus di tingkatkan performanya untuk mencapai target total nilai ekspor sebesar Rp25,5 triliun pada tahun 2021. Peningkatan ekspor PT HPM karena industri otmotif di Indonesia sudah punya daya saing. Salah satu kunci utama penentunya adalah pengoptimalan konten lokal,” ujar Airlangga.

Airlangga menambahkan, komitmen investasi HPM di Indonesia sampai 2019 telah mencapai lebih dari Rp4 triliun.

“Dengan hadirnya pabrik di Karawang yang mengintegrasikan sistem teknologi manufaktur terkini, HPM yang saat ini telah memiliki dua factory plant mampu meningkatkan kapasitas mencapai 200.000 unit per tahun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 6.900 orang,” terangnya.

Bagi Honda, fasilitas pabrik di Karawang merupakan yang terbesar ke-4 di seluruh dunia. Kapasitas produksi ini setelah Amerika Serikat, China dan Jepang,. Adapun total produksi sampai tahun 2019 akan mencapai lebih dari 1,3 juta unit kendaraan.

Ekspor Perdana All New Honda Brio

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah, HPM baru saja melakukan ekspor perdana All New Honda Brio. Mobil perkotaan itu di ekspor ke Filipina dan Vietnam. Adapun nilai ekspor tersebut mencapai kurang lebih Rp1 triliun dan nilai TKDN untuk All New Honda Brio sudah mencapai 89 persen.

Honda Brio telah diterima dengan sangat baik oleh konsumen di Indonesia, dengan penjualan lebih dari 280 ribu unit. Masayuki Igarashi sebagai Chief Operating Officer for Regional Operations (Asia & Oceania) Honda Motor Co., Ltd. sekaligus President and CEO Asian Honda Motor Co., Ltd. mengatakan, Indonesia adalah pasar yang penting untuk bisnis Honda.

Selain itu juga telah menjadi kontributor utama dalam penjualan Honda di wilayah Asia dan Oseania.

“Untuk mewujudkan komitmen kami terhadap pasar Indonesia, kami telah meningkatkan investasi melalui pembangunan berbagai fasilitas serta memproduksi beberapa model yang dikembangkan khusus untuk konsumen Indonesia,” ungkapnya.(dol)

DFSK Glory 560
Previous post
DFSK Glory 560 Resmi Dirilis, Harga Masih Rahasia
DFSK Glory 560 Eksterior (Carmudi/Badjora Ibrahim)
Next post
DFSK Glory 560 Coba Tantang Rush-Terios, Ini Galeri Foto dan Spesifikasi Lengkapnya