Home » Berita » ‎Mercedes-Benz Indonesia Pasang Charging Station, Tapi Belum Jualan Mobil Listrik

‎Mercedes-Benz Indonesia Pasang Charging Station, Tapi Belum Jualan Mobil Listrik

Mercedes-Benz Privilege Parking with EQ Power Charging (Foto: Santo/Carmudi)

Penulis: Santo Evren Sirait

Jakarta – Bukan area parkir mobil biasa. Bertempat di area parkir P2, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Mercedes Benz Indonesia (MBI) memperkenalkan Privilege Parking with EQ Power Charging.

Di lokasi tersebut Mercedes-Benz menyediakan charging station atau stasiun pengisian baterai untuk mobil listrik Mercedes-Benz seperti model EQ Power. Ini merupakan komitmen MBI untuk mendukung perkembangan mobil listrik di Indonesia sekaligus langkah awal dalam mempromosikan infrastruktur kendaraan listrik.

Roelof Lamberts, Presiden dan CEO MBI mengatakan, “Mercedes-Benz Privilege Parking with EQ Power Charging pertama yang diresmikan di Jakarta hari ini menandai langkah penting dalam strategi kami untuk memberikan solusi bagi mobilitas bertenaga listrik di masa depan. Melalui ruang parkir yang diperuntukkan khusus bagi para pelanggan, kami melanjutkan komitmen yang telah dibuat Mercedes-Benz dalam menawarkan Pengalaman Pelanggan Terbaik (Best-Customer-Experience) serta mempromosikan infrastruktur kendaraan listrik.”

Mercedes Benz Privilege Parking with EQ Power Charging mempunyai dua pengisi daya. Dua pengisi daya tersebut berupa Wallbox 3.7 kW dengan koneksi Type 2. Charging station ini dirancang khusus untuk memungkinkan pengisian daya secara lebih cepat juga aman dan nyaman,.

Perkenalan Mercedes Benz Privilege Parking with EQ Power Charging mendapat sambutan baik dari Kementerian Perindustrian. Kemenperin menyatakan bahwa dengan adanya stasiun pengisian listrik, bisa menjadi masukan bagi pemerintah demi mempercepat pengembangan mobil listrik di Indonesia.

“Kami mengucapkan selamat kepada PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia atas peluncuran pertama produk power charging station. Kami berharap produk tersebut dapat lebih memperkuat produk branding Mercedes-Benz di Indonesia, sekaligus menjadi masukkan ke pemerintah dalam penyusunan peta jalan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia,” kata Harjanto, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) dalam kata sambutannya yang dibacakan oleh Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan, Senin (24/9).

Mercedes-Benz bakal mulai menjual mobil listrik di Indonesia tahun depan (Foto: Santo/Carmudi)

Mobil Listrik Mercedes Benz Meluncur Tahun Depan di Indonesia

Setelah memperkenalkan stasiun pengisian listrik, MBI berencana mulai memasarkan mobil listrik tahun depan di Indonesia. Salah satunya yang bakal diluncurkan adalah Mercedes-Benz E 350e Plug-in Hybrid.

Hari Arifianto, Deputy Director, Marketing Communication MBI mengatakan, “Saat ini, Mercedes-Benz tengah mempersiapkan diri untuk memulai penjualan kendaraan bermodel EQ Power di tahun 2019. Sebelum penjualan dimulai, kami akan memastikan bahwa EQ telah dikenal dengan baik oleh calon pelanggan dan jaringan dealer di Indonesia. Kami merasa sangat bangga dapat memperkenalkan Mercedes-Benz Privilege Parking with EQ Power Charging pertama di Indonesia yang dapat melayani pelanggan kami serta berbagi visi mengenai mobilitas masa depan.”

Mercedes-Benz E 350e Plug-in Hybrid telah diperkenalkan terlebih dulu di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

Mercedes-Benz E 350e Plug-in Hybrid mengkombinasikan sistem transmisi plug-in hybrid 9G-tronic dan motor listrik generasi terbaru. Motor listrik yang tertanam di roda mampu mengeluarkan tenaga sekuat 88 hp dan torsi puncak 440 nm.

Tenaga bakal lebih besar bila tenaga mesin dan motor listrik bekerja secara bersamaan. Mercedes-Benz E 350e Plug-in Hybrid total mampu memuntahkan tenaga sekuat 286 hp dan torsi 550 nm. (dna)

Previous post
Dealer Hino Cilincing, Perawatan Truk Pelabuhan Jadi Lebih Dekat
Budaya Industri
Next post
Toyota Indonesia Bekali Siswa SMK dengan Membuka Kelas Budaya Industri