BeritaMobil

Mercedes-Benz Perkuat Lini Bus Kota dan Kelas Ekonomi

bus kota

Mercedes-Benz OF 1623 Calon Bus Kota (Foto: Imotorium)

Jakarta – Mercedes-Benz lama dikenal sebagai merek bus yang tangguh di Indonesia. Masih banyak bus kota yang memakai sasis lawas buatan pabrikan asal Jerman yang beredar di jalanan. Demi memperkuat posisinya, Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), sebagai agen tunggal penjualan kendaraan niaga Mercedes-Benz, memperkenalkan OF 1623.

Sasis bus bermesin depan ini akan mengisi kelas entry level. Mercedes-Benz OF 1623 terbaru adalah sebuah bus bermesin depan 16-ton dengan mesin diesel bertenaga sekitar 230 PS. Mesin yang digunakan sudah cukup eksis di Indonesia, yaitu OM 906 LA Euro 3 yang digunakan pada OH 1526.

Sasis OF 1623 ini didesain untuk bus yang melayani transportasi kota. OF 1623 memiliki fitur-fitur keselamatan seperti Auto Slack Adjuster dan Full Air Brake System. Perusahaan transportasi otobus di Indonesia biasanya memakai bus bermesin depan untuk angkutan dalam kota atau antar kota dalam propinsi maupun bus kelas ekonomi.

“Keselamatan bus Mercedes-Benz tidak diukur dalam satuan, tapi merupakan hasil dari sebuah konsep keselamatan integral keseluruhan. Seluruh bus kami dibuat dengan pengembangan di seluruh bidang yang bertujuan memenuhi harapan keselamatan tertinggi,” ujar Markus Villinger, President Director dan CEO PT DCVI baru-baru ini.

Spesifikasi Bus Kota Mercedes-Benz OF 1623

Di segmen bus bermesin depan, Mercedes-Benz OF 1623 memiliki tenaga kuda yang lebih besar dibandingkan produk lain di kelasnya. Rival dari OF 1623 ini hanyalah dari Hino dengan mengandalkan sasis AK A215.

Hino AK didukung mesin berkapasitas 7.684cc turbo intercooler dengan tenaga 215 PS pada 2.500 rpm. Sementara itu, Mercy OF 1623 kapasitas mesinnya lebih kecil yakni 6.370 cc, enam silinder.

bus kota

Mercedes-Benz OF 1623 Sasis (Foto: Imotorium)

Sasis ini sebenarnya bukanlah produk baru dari Daimler. OF 1623 sudah diperkenalkan di India sejak April 2017 memakai nama Bharat-Benz. Di negara itu, OF 1623 dipakai sebagai bus antar kota. Terakhir, Mercedes-Benz memasarkan bus bermesin depan di era OF 1113 pada dekade 1990-an.

Mercedes-Benz menjawab fokus berkelanjutan pemerintah Indonesia dalam keselamatan transportasi. DCVI selaku agen pemegang merek menjamin bila produknya di lini komersial atau niaga didukung fitur keselamtatan terbaik di kelasnya.

“Keselamatan merupakan salah satu nilai merek mendasar dari Mercedes-Benz. Sejak tahun 1886, Mercedes-Benz selalu menjadi pelopor dalam keselamatan di mobil penumpang dan kendaraan niaga,” tambah Villinger. (dna)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts