Berita Produk Sumber informasi

Mau Mobil LCGC Makin Irit, Jangan Sampai Salah Pilih Oli

mobil lcgc

Mobil LCGC Butuh Pelumas Khusus (Foto: Ilustrasi)

Low Cost Green Car (LCGC) yang awalnya menargetkan terciptanya segmen pasar baru yakni peralihan dari pengguna sepeda motor ke mobil, justru meledak dengan penjualan yang bisa disebut merata ke semua segmen.

Seiring berjalannya waktu, model yang masuk dalam klasifikasi mobil murah ramah lingkungan ini semakin banyak dan peminatnya juga semakin meningkat.

Meskipun mengusung embel-embel mobil murah, terbukti mayoritas orang dari segala kelas tidak gengsi. Ini karena dalam perkembangannya, LCGC semakin beragam fitur yang fungsional sesuai dengan kebutuhan pengemudi dan penumpang.

LCGC makin sesuai fungsionalitasnya sebagai mobil sehari-hari yang reliabel dan irit, juga ramah lingkungan. Beberapa di antara model LCGC bahkan telah memiliki fitur yang lebih baik dari model sejenis tetapi non-LCGC. Ini tentu menjadi nilai jual tersendiri.

Soal gengsi, pabrikan terus mengembangkan desain mobil agar tetap terlihat modern, stylish dan paling penting adalah dapat memenuhi selera masayarakat. Belum lagi, keuntungan paling fenomenal dari sebuah mobil LCGC yakni konsumsi bahan bakar yang begitu irit. Rata-rata dapat menembus di atas 20 km/liter.

Inilah yang membuat LCGC selalu memikat masyarakat. Namun meskipun dikenal reliabel, LCGC tetaplah sebuah mobil yang butuh perawatan tepat sesuai karakternya agar dua kelebihan utama dari mobil, reliabel dan irit bahan bakar, dapat terus terjaga kinerjanya atau bahkan menjadi lebih baik.

Salah satu yang paling penting adalah pemilihan pelumas. Memilih oli untuk mobil yang dirancang secara khusus demi menekan emisi gas buang dan efisiensi bahan bakar, tidak boleh asal.

Salah memilih oli, dapat menurunkan potensi terbaik mobil tidak hanya pada tiga hal yang disebut di atas, tetapi juga performa dan reliabilitas. Dengan kapasitas mesin yang kecil, mobil LCGC membutuhkan pelumasan konstan. Pelumas juga harus dapat menjaga mesin tetap dingin.

Menggunakan oli yang salah dapat berakhir dengan mesin yang panas. Dalam jangka pendek, tentu efisiensi pemakaian bahan bakar akan menurun. Dalam jangka panjang, reliabilitas mesin dapat terus berkurang.

Pemilik LCGC membutuhkan produk pelumas mesin berkualitas dengan kekentalan atau viskositas rendah yang pas untuk mobil LCGC mereka. Tak banyak produsen yang menawarkan oli yang khusus dirancang untuk mobil LCGC.

mobil lcgc

Oli Shell dengan Formula Khusus untuk mobil LCGC

Shell Punya Produk Anyar yang Dapat Memenuhi Kebutuhan Mobil LCGC

Shell Helix Eco 0W-20 full synthetic dan 5W-30 synthetic (3,5 liter) dengan API SN diformulasikan khusus untuk LCGC atau mesin dengan kapasitas maksimum 1200cc. Isi Shell Helix Eco 3,5 liter pas untuk mesin LCGC yang butuh tiga liter atau hampir 3,5 liter saat ganti filter oli. Maka dengan demikian, tidak banyak sisa oli yang terbuang setelah ganti oli.

Berbekal Fuel Efficiency Technology, Shell Helix Eco akan menggaransi catatan efisiensi pemakaian bahan bakar terbaik yang identik dengan mobil LCGC. Teknologi pembersih unik pelumas Shell, Active Cleansing Tehcnology (ACT) dari kandungannya juga akan memberikan perlindungan tinggi terhadap endapan karbon.

Tidak hanya membersihkan, ACT juga mampu mencegah timbulnya endapan dari hasil pembakaran BBM, sehingga fungsi pelumasan senantiasa optimal.

Shell Helix Eco telah memenuhi standar tertinggi dari International Lubricant Standardization and Approval Commitee (ILSAC) GF-5, atau standar pelumas modern. Shell Helix Eco tidak hanya menawarkan efisiensi bahan bakar, menekan emisi gas buang dan menjaga reliabilitas mesin, tetapi juga meningkatkan performa mobil secara keseluruhan.

Teknologi dan formula khususnya adalah yang paling mumpuni untuk memenuhi kebutuhan dari karakter LCGC yang sering melakukan manuver stop and go, dengan pemakaian yang umumnya di kota-kota besar dengan potensi kemacetan yang besar dan lebih sering melakukan perjalanan jarak dekat.

Shell Helix Eco akan menjadi pasangan sempurna mobil LCGC, apapun merek mobilnya. (adv)

Wahyu Perdana Putera

Berkarir di sejumlah online media sejak 2012 sebagai jurnalis teknologi, sains dan otomotif, kini di Carmudi Indonesia sejak Juli 2015 untuk mengulas & mempublikasikan kabar otomotif terkini dari perspektif lain. Menggilai mobil retro era '80-90an, modifikasi & kultur balap jalanan Jepang serta hobi modifikasi dengan aliran oldschool brutal seperti Shakotan, Kyusha & Kaido Racer. Email: [email protected]
Follow Me:

Related Posts

/