MobilReviewsSumber informasi

Jadi Modal Awal Reborn, Ini Mobil Renault 2019 yang Dijual di Indonesia

Jakarta – Di awal tahun ini, merek mobil Renault 2019 diketahui tengah berupaya menapaki pasar otomotif Indonesia lebih tinggi. Di akhir Januari kemarin, PT Maxindo Renault Indonesia pun ditunjuk sebagai Agen Pemegang Merek asal Perancis ini di Tanah Air. Hingga pada 24 Februari, perusahaan tersebut mulai beroperasi secara resmi bersama PT Maxindo Mobil Indonesia, sebagai pengurus laju penjualan Renault (baca: ruuno) .

Ditanya soal potensi Renault bisa diterima kembali oleh masyarakat atau tidak, pihak Renault kompak menjawab potensinya sangat besar. Sadar tentang stigma mobil Eropa sebagai mobil yang mahal perawatannya, Renault akan memaksimalkan pelayanan purna jual kepada para customer. Tapi tidak dipungkiri juga bahwa line-up produk juga tidak mungkin dikesampingkan.

Beberapa strategi yang menyentuh produk ini pun dipaparkan. Seperti misalnya adalah kemunculan model mobil Renault 2019 yang bermain di segmen low MPV, SUV, dan memperbaiki layanan purna jual mereka. Bicara line-up model, saat ini mobil Renault 2019 diketahui hanya menjual Kwid dan Koleos. Sebenarnya ada Duster juga, tapi belum bisa dipastikan apakah model ini masih dijual Renault atau tidak.

Berikut ini beberapa ulasan mobil-mobil Renault 2019 di Indonesia.

Kwid

Harga Renault Kwid

Renault Kwid adalah mobil crossover kompak dengan kapasitas lima penumpang. Kwid yang dibanderol dengan harga terjangkau ini sebenarnya memiliki DNA SUV juga di sektor eksteriornya. Dengan desain stylish dan agresif, Kwid sempat menyihir mata publik dengan penampilan awalnya tersebut. Beberapa sudut bagian eksteriornya dinilai menampilkan kejantanan serta daya jelajah di atas rata-rata.

Masuk ke dalam kabin, interior Renault Kwid dianugerahi dimensi yang lumayan luas di kelasnya. Dari depan, Kwid menyuguhkan fitur hiburan berupa head unit touchscreen lengkap dengan berbagai konektifitas modern seperti bluetooth, port USB, dan AUX. Sementara itu, untuk pengaturan suhu ruangan telah tersedia AC manual.

Untuk urusan jantung pacunya sendiri, Kwid dibekali mesin berkapasitas 999 cc. Ya, mesin yang kecil dengan tampang penjelajah. Mesin tersebut mampu hasilkan tenaga hingga 67 HP dan torsi maksimal hingga 72 Nm. Mesin ini kemudian disandingkan dengan transmisi manual 5-percepatan.

Mobil yang diimpor langsung dari India ini memiliki rapor merah di seputaran fiturnya keselamatannya. Sesuai dengan metodologi ASEAN NCAP, Renault Kwid mencetak 10,12 poin untuk hasil tes bagi perlindungan penumpang dewasa atau Adult Occupant Protection (AOP). Sedangkan perlindungan terhadap penumpang anak-anak atau Child Occupant Protection (COP) nilainya di bawah batas aman yaitu 14,56 poin dan nol poin pada kategori Safety Assist Technologies (SATs).

Renault Kwid 2019 ini kini dibanderol dengan harga Rp117 juta.

  • Tipe Mesin: 1.0 SCe
  • Tipe BBM: Bensin
  • Kubikasi: 999 cc
  • Tipe Transmisi: manual 5-percepatan
  • Daya Maksimal: 67 HP
  • Torsi Maksimal: 72 Nm

Koleos

Renault Koleos 2019

Koleos bisa dibilang merupakan produk yang menjadi andalan Renault di Tanah Air. Koleos sendiri merupakan SUV yang dinilai mengadopsi desain Nissan X-Trail. Meksipun begitu, Koleos memiliki tampilan lebih elegan dan sporty. Pasalnya, Renault mengklaim telah menyematkan inovasi dan fitur canggih pada Koleos ini.

Koleos telah dibenamkan mesin berkapasitas 2.488 cc, Multipoints Injection. Berkat mesin ini, Koleos mampu hasilkan tenaga sebesar 170 HP dan torsi maksimal hingga 226 Nm serta dipandu dengan transmisi otomatis 6-percepatan.

Bicara soal fitur keselamatan seperti yang disinggung sebelumnya, Renault menjejali Koleos dengan fitur yang banyak dan terbaik. Sebut saja Smart Key, Ambient Lighting, Automatic Parking Brake, Blind Spot Warning, Hill Start Assist, hingga enam buah Airbags.

Soal fitur canggih juga Koleos bisa bangga lantaran disematkan fitur sekelas Automatic Parking Assist. Fitur ini dikabarkan akan masuk di Koleos tahun 2019 pada Maret dan menjadi satu-satunya SUV di kelasnya yang punya fitur parkir otomatis.

  • Tipe Mesin: 205 SCe 170 FKK2 2WD
  • Kubikasi: 2.488 cc
  • Tipe Transmisi: X-Tronic CVT 6-percepatan
  • Daya Maksimal: 170 HP
  • Torsi Maksimal: 226 Nm

Duster

Renault Duster 2019

Renault Duster memang diragukan apakah masih dijual secara resmi oleh Renault Indonesia atau tidak. Adapun kini sepertinya wewenang tersebut sudah ada di tangan PT Maxindo Renault Indonesia atau PT Maxindo Mobil Indonesia pada 2019 ini.

Awalnya, Duster sendiri dipasarkan di Eropa sebagai Dacia Duster sejak 2009 silam. Di berbagai negara Eropa dan kawasan Britania, Duster menjadi salah satu model populer dan mendapat berbagai penghargaan mobil terbaik.

Untuk ukuran sebuah low SUV, Duster memiliki fitur yang tergolong melimpah ketimbang kompetitornya. Misalnya seperti Keyless Entry, Spion elektrik, Lampu interior diming, sampai Integrated 2DIN Audio (CD/MP3/AM/FM) dengan USB, Aux-in & Bluetooth + 4 speakers.

Meskipun begitu, seiring ketidakjelasan stoknya di diler Renault, fitur tadi bersumber dari model lama Duster yang belum ada kabar terbaru terkait update fiturnya.

  • Tipe Mesin: 1.5 dCi K9K HP
  • Kubikasi: 1.461 cc
  • Tipe Transmisi: manual 6-percepatan
  • Daya Maksimal: 108 HP
  • Torsi Maksimal: 245 Nm
  • Sistem Bahan Bakar: Common Rail Direct Injection (dCi)

Segera Punya Low MPV Murah

Lodgy MPV Murah Renault

Masih seputaran strategi produk mobil Renault 2019 ini, PT MRI pun sempat membeberkan keterangan mengenai akan masuknya model low MPV. Namun sayang, kabar terbaru belum berhasil diungkap model MPV apa yang akan diboyong Renault untuk menantang mobil merek lain asal Jepang dan Cina di kelasnya.

Ditengarai, Renault akan mencoba menarik minat publik dengan menghadirkan LMPV berbasis Kwid. Di India, nama MPV murah ini adalah RBC. Tapi jika benar model ini yang akan masuk, berarti bisa jadi terwujud di semester ke dua 2019.

Selain RBC, Renault sebenarnya punya Lodgy yang bermain di LMPV sejak lama. Namun banyak pihak meragukan model ini bisa masuk ke Indonesia, mengingat harganya yang bisa naik jadi lebih mahal dibandingkan kompetitor di sini.

Dimas Hadi

Memulai karir sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di Carmudi Indonesia. Sebelumnya aktif menulis bermacam esai sosial-budaya dan beberapa karya tulis lainnya sejak 2009. Email : [email protected]
Follow Me:

Related Posts