Home » Tips dan Trik » Mobil Terendam Air, Berapa Biaya Servis atau Mengganti ECU?

Mobil Terendam Air, Berapa Biaya Servis atau Mengganti ECU?

ECU mobil jadi bagian yang wajib diganti saat mobil terendam banjir
ECU mobil jadi bagian yang wajib diganti saat mobil terendam banjir

Jakarta – Electronic Control Unit (ECU) merupakan komponen terpenting dalam sebuah mobil. ECU ini bisa dibilang menjadi otak kelistrikan yang mengatur semua bagian. Pada saat banjir yang melanda Jabodetabek beberapa waktu lalu, banyak mobil terendam air. Hal ini tentu saja berpotensi merusak ECU dari mobil itu sendiri. Lantas, apakah ECU bisa diperbaiki atau harus diganti?

Kira-kira berapa kisaran biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti sebuah ECU? Sebelum mengganti ECU, lebih baik bawa dulu mobil yang terdampak banjir ke bengkel resmi. Hal tersebut persis seperti yang dikatakan Didi Ahadi, Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM). Didi mengatakan jika sebisa mungkin mobil terkena banjir dibawa dulu ke bengkel resmi.

Servis ECU dan kisaran harga ECU mobil.
Biaya servis ECU dan kisaran harga ECU mobil tergantung pada jenis dan tipenya.

“Mobil kena banjir ya? Harusnya dibawa ke bengkel resmi dulu karena ECU ini salah satu bagian penting. Harus di cek secara keseluruhan apakah ECU-nya ini kena banjir apa tidak,” buka Didi kepada Carmudi, Rabu (15/1/2020).

Harga ECU berbeda-beda setiap mobil dan variannya. Memang, terkadang harga ECU dirasa cukup mahal oleh para pengguna, oleh karena itu tak jarang banyak orang yang lebih memilih untuk melakukan servis ECU.

Servis ECU Mobil yang Terkena Banjir

Apakah servis ECU memiliki efek samping? Lalu, apakah servis ECU di luar bengkel resmi mematikan garansi kendaraan?

“Kalau ECU diservis ke bengkel yang memang khusus atau bisa, sebenarnya bisa-bisa saja. Tetapi hal tersebut sudah pasti menghilangkan garansi karena diperbaiki di luar bengkel resmi. Kalau dibilang direkomendasikan atau tidak lebih baik kalau kena banjir seperti itu dibawa saja ke bengkel resmi,” tutur Didi.

Servis ECU dan kisaran harga ECU mobil.
ECU yang terendam banjir masih bisa diservis

Ia menambahkan,”ECU yang pernah kena banjir itu sebenarnya bisa di cek. Di bengkel resmi itu ada alatnya, nanti akan dicek secara menyeluruh apakah harus ganti. Tapi kalau kena banjir seperti itu, dicek lagi. Apakah ECU-nya kena atau tidak.”

Didi mengatakan ada beberapa hal yang bisa menghilangkan garansi mobil yang terkena banjir. Jika hanya komponen itu yang terendam maka garansinya akan hilang.

“Kalau kena banjir itu biasanya komponen yang terendam saja yang garansinya langsung hilang. Misalnya joknya terendam, itu hilang garansi. Tapi kalau tidak terendam ya tidak hilang,” ujarnya.

Biaya Servis ECU Mobil

ECU yang sudah rusak akibat faktor usia atau terendam banjir sebenarnya masih bisa diperbaiki. Bengkel Atak ECU yang berlokasi di Cengkareng, Jakarta Barat jadi salah satu bengkel yang biasa menangani hal tersebut. Atak, pemilik bengkel mengatakan jika biaya servis ECU yang dilakukan di tempatnya bervariasi. Ia tidak bisa memberikan banderol pasti berapa biayanya.

Bengkel Atak ECU, menerima perbaikan ECU yang rusak dan bergaransi
Bengkel Atak ECU, menerima perbaikan ECU yang rusak dan bergaransi

“Untuk servis ECU, kita enggak bisa lihat mobil tua atau mobil tahun muda. Kita enggak bisa begitu. Tapi buat melihat biaya servisnya kita lihat dari berapa harga baru dari ECU mobilnya. Harga ECU kan beda-beda, apalagi mobil Eropa harganya lebih mahal. Biasanya biaya servis ECU di kita 25% dari harga ECU baru mobil yang mau diservis,” buka Atak via telpon kepada Carmudi.

Atak mengaku kerap mendapatkan pengerjaan servis ECU yang rusak karena usia maupun banjir. Biayanya pun jelas berbeda, apalagi ECU yang terkena banjir akan dibanderol lebih mahal dibanding rusak akibat faktor usia.

“Kalau ditanya sih lebih enak kerjain ECU yang rusak biasa dibanding yang kena banjir. Biaya servisnya juga beda, dan waktu pengerjaan ECU kena banjir juga bakalan lebih lama,” sambung Atak.

Mobil Jepang yang lumrah di jalanan biaya servis ECU ada di kisaran Rp1,3-2 jutaan. Jika ECU tersebut terkena banjir, akan lebih mahal Rp200-400 ribuan dari harga normal.

“Pengerjaan servis ECU biasa itu sekitar  sehari selesai. Tapi kalau buat ECU yang kena banjir bisa lebih lama lagi bisa sampai 3 atau 4 harian. Karena pengerjaan ECU bekas banjir lebih fokus pada pengecekannya,” katanya.

Servis ECU dan kisaran harga ECU mobil.
Proses servis ECU

Dalam servis ECU, Atak mengaku tak mau sembarangan. Ia memberikan jaminan atas hasil servis yang sudah dilakukannya. Jaminan perbaikan ini juga bervariasi.

“Garansi itu ada, biasanya kalau servis ECU yang enggak kena banjir 3-4 bulan. Tapi kalau ECU kena banjir garansinya lebih pendek, cuma 1 bulan aja. Karena kan kita enggak tahu faktor karatnya itu menyebar ke bagian ECU kapan. Mobil yang kena banjir pasti ECU-nya lembab dan itu potensi karat,” pungkasnya.

Harga ECU Mobil Baru

Kisaran harga ECU mobil baru tentunya berbeda-beda setiap varian dan modelnya. Namun, kami akan memberikan sedikit gambaran mengenai harga ECU di pasaran. Mobil Jepang seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia memiliki harga ECU di kisaran Rp2-3,5 jutaan. Harga tersebut merupakan harga ECU baru yang dijual di toko online. Tentunya harga bengkel resmi akan lebih mahal dibandingkan dengan harga toko online.

Sedangkan untuk Toyota Kijang Innova Reborn Diesel, ECU-nya dijual dengan kisaran harga Rp6 jutaan. Bagaimana dengan mobil Eropa? Berdasarkan pantauan, mobil Eropa memiliki harga ECU yang sedikit lebih mahal dibanding mobil Jepang. BMW seri 523i E39 contohnya, memiliki harga ECU di kisaran Rp3,5 jutaan. ECU yang ditawarkan pun merupakan barang copotan dari mobil lain setipe, bukan barang baru.

All new daihatsu sirion
Mesin All New Sirion

Lain lagi dengan BMW yang berusia lebih muda. Harga ECU-nya sendiri bisa mencapai belasan bahkan hingga puluhan juta tergantung tipe mobil. Mercedes-Benz yang juga cukup banyak populasi mobilnya di Indonesia punya harga ECU yang cukup mahal pula. Mercedes-Benz W212 atau E-Class lansiran 2009-2011 misalnya. Tipe ini memiliki kisaran harga ECU mencapai Rp7 jutaan hingga belasan juta. Harga tersebut merupakan harga yang dijual di pasaran toko online. Jika membeli di bengkel resmi, sudah pasti harganya akan jauh lebih mahal.

Terkadang, ada beberapa hal yang menyebabkan harga ECU menjadi mahal. Faktor harga mobil dan kelangkaan mobil juga menjadi salah satu penyebab harga ECU mobil menjadi mahal. Sayangnya, banyak orang yang kurang menjaga kondisi ECU.

Contoh mudahnya adalah pada saat melewati banjir. Banyak orang yang memaksakan diri melibas banjir yang di mana hal tersebut berpotensi dapat merusak mobil. Akan lebih baik menjaga ECU dari hal-hal tersebut agar masa pakainya bisa jauh lebih lama.

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Baca Juga:

Bedah Kelemahan Nissan Serena C24, MPV Boxy Mewah Murah Meriah

4 Produk Baru Autovision LED Carbon Sudah Dirilis.
Previous post
Autovision Rilis 4 LED Carbon, Apa Kelebihannya?
Djody James Rawung, kesetiaanya memakai Daihatsu selama 20 tahun,
Next post
20 Tahun Pakai Daihatsu, Orang Ini Dihadiahi Pergi ke Jepang