Berita

Mobil Terlaris Suzuki Masih Harus Impor, Ini Sebabnya.

Suzuki Ignis

Suzuki Ignis SE membantu torehan penjualan hingga kuartal ke dua. Foto/Carmudi.

Cikarang – Mobil terlaris Suzuki varian CBU yakni Ignis, Baleno dan S-Cross cukup tinggi. Minat terhadap ketiga mobil besutan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia ini terus meningkat. Meskipun begitu, pihak pabrikan ternyata belum menunjukkan tanda bahwa model tenar tersebut akan dibuat secara lokal alias CKD. Seperti yang diketahui, ketiga model tadi diimpor atau masuk ke Tanah Air dengan status CBU dari India.

Presiden Direktur PT SIS, Seiji Itayama mengatakan ini karena adanya faktor strategi produksi secara global. Namun, pihaknya mengklaim bukan berarti tidak mampu untuk memproduksi ketiganya sebagai mobil terlaris Suzuki varian CBU di Indonesia.

“Pabrik-pabrik itu punya misi yang berbeda. Ini bisa disebut mapping strategi produksi. Bukan hanya kita (Suzuki) saja, tapi juga semua merek”, ujar Seiji di sela peluncuran ekspor All New Suzuki Ertiga dan Nex II kemarin (22/10)

Selain tiga pilar besar manufaktur Suzuki di pasar global yakni Jepang, India dan Indonesia, Seiji mengatakan jangan lupa dengan pabrik-pabrik yang ada di Thailand dan Hungaria. Dari setiap pabrik ini memiliki misi masing-masing di pasar internasional.

“Kita tidak bisa lupa di Thailand, kita sudah memiliki pabrik yang cukup besar serta pabrik di Hungaria, Eropa. Itu juga cukup besar, bisa produksi sekitar 250 ribu unit per bulan,” paparnya ke awak media.

Baca Juga: Ekspor All New Suzuki Ertiga ke Filipina, Siap Tembus Target 12.000 Unit

Berdasarkan catatan Gaikindo, dengan status CBU, Suzuki Ignis menjadi model terlaris Suzuki dengan torehan 8.245 unit terjual hingga kuartal ke dua 2018. Angka tersebut sekaligus menahbiskan Suzuki Ignis menguasai 50,4% pasar city car di Tanah Air.

Peningkatan ini pun ditengarai berkat kemunculan varian baru Suzuki Ignis Sport Edition. Kemunculannya membawa penjualan Ignis meningkat sangat pesat yakni 199,7% dibandingkan tahun lalu dan berkontribusi sebesar 14,3% dari total penjualan Suzuki Indonesia.

Nasib Suzuki Jimny Masih Abu-Abu

Mobil Suzuki

Penggemar jip penasaran dengan harga Suzuki Jimny di GIIAS 2018 (Foto: Carmudi)

Pada kesempatan yang sama, Seiji pun memaparkan status SUV alit Suzuki Jimny di Indonesia yang berpotensi masuk sebagai mobil terlaris Suzuki suatu saat nanti. Suzuki Jimny generasi terbaru telah menjalani debutnya di Jepang pada Juli kemarin. Suzuki kemudian membawanya ke Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 Agustus lalu. Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi terhadap unit pameran Jimny kala itu tidak membuat PT SIS lantas latah meluncurkannya di Indonesia.

Meski Suzuki Jimny diklaim untuk uji pasar saja dan sebenarnya sudah menunjukkan potensi yang sangat baik, Seiji mengatakan tetap dalam status “under study”.

“Saya sudah sampaikan waktu di GIIAS bahwa memang kami mau mendengar suara dan permintaan masyarakat bagaimana,” kata Seiji. “Yang kami bisa jawab saat ini adalah Jimny sedang under study, apakah masuk CBU atau CKD atau dtidak masuk sama sekali,” tandasnya.

Sinyal kuat mengenai Suzuki Jimny generasi terbaru pun datang dari Direktur pemasaran PT SIS Donny Saputra. Dirinya menambahkan bahwa Jimny sangat berpotensi meluncur di Indonesia. Bahkan menurutnya Jimny juga berpotensi besar dirakit secara lokal.

“Kalau enggak ada potensi kenapa lanjutkan lebih detail? Kami melihat potensi-potensi itu makanya kami studi lebih lanjut,” tutup Donny.(dol)

Dimas Hadi

Memulai karir sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di Carmudi Indonesia. Sebelumnya aktif menulis bermacam esai sosial-budaya dan beberapa karya tulis lainnya sejak 2009. Email : [email protected]
Follow Me:

Related Posts