Home » Modifikasi » Modifikasi Honda Jazz, Ternyata Tak Sulit Membuatnya Jadi Keren

Modifikasi Honda Jazz, Ternyata Tak Sulit Membuatnya Jadi Keren

Modifikasi Honda Jazz
Modifikasi Honda Jazz

Jakarta – Bicara soal Honda Jazz, pasti akan langsung identik dengan hatchback yang biasa dipakai oleh anak muda. Desainnya yang keren dan sporty membuat banyak orang ingin memiliki mobil berkapasitas 5 penumpang ini. Selain itu, banyak dari mereka juga melakukan modifikasi Honda Jazz kesayangannya.

Tak heran jika mobil yang satu ini masuk ke dalam salah satu mobil yang paling banyak dan mudah untuk dimodifikasi. Di Indonesia, gaya modifikasi Honda Jazz pun bermacam-macam. Ada yang mengusung konsep JDM, street racing, OEM Look, stance, dan masih banyak yang lainnya.

Kira-kira, apa saja cara untuk membuat Honda Jazz tampil lebih keren?

Mengganti Pelek

Salah satu cara yang paling mudah dilakukan saat memodifikasi mobil agar terlihat lebih keren adalah dengan mengganti pelek. Pelek bawaan atau pelek orisinal mobil dianggap memiliki desain yang membosankan dan kurang sedap dipandang mata. Enggak heran kalau banyak pemilik Honda Jazz langsung mengganti pelek bawaannya.

Untuk mengganti pelek Honda Jazz ini, kamu sebelumnya harus memahami dulu fitment velg mobil yang tepat. Memahami dan memilih fitment velg mobil dimulai dengan hal-hal seperti ukuran diameter dan lebarnya pelek. Kemudian ada lagi soal centerbore, offset dan berakhir dengan apakah kombinasi sejumlah elemen tersebut akan membuat pelek pas dipakai dan enak dilihat pada mobil Anda.

Modifikasi Honda Jazz
Honda Jazz memakai pelek merek aftermarket

Angka-angka pada sejumlah elemen tersebut jika dihitung dengan benar, akan menjaga ban dan fender tidak saling memakan antara satu sama lain yang tentu akan berpengaruh besar pada pengendaraan mobil dan umur pemakaian komponen kaki-kaki.

Jumlah lubang baut dan pola yang dibentuk adalah hal pertama yang perlu dipikirkan ketika Anda bertanya-tanya apakah pelek incaran cocok dengan spesifikasi mobil Anda. Pola lubang baut dijelaskan menggunakan dua angka dan dikenal dengan istilah PCD (Pitch Circle Diametre)

Misalnya 4×100. Angka pertama mewakili jumlah lubang baut yang cocok dan angka selanjutnya memberitahu Anda seberapa jauh jarak antara satu lubang dengan lainnya. 4×100 berarti memberitahu Anda bahwa pelek tidak hanya memiliki empat lubang baut, tetapi jarak antara tiap lubang dengan lainnya yaitu 100 mm. Pelek dengan lubang baut 4×100 tidak akan bisa dipasang ke mobil yang memiliki PCD 4×114.3, kecuali harus menggunakan tambahan adaptor.

Memakai Lowering Kit

Setelah mengganti pelek, keinginan untuk memperpendek mobil pastinya akan semakin timbul. Karena pelek yang sudah diganti biasanya memiliki jarak yang cukup jauh dengan fender, atau masih terlihat tinggi. Untuk membuat manis tampilan tersebut, banyak orang melakukan potong per atau bahasa kerennya potkit, potong sedikit.

Potkit tentunya akan menjadi solusi mudah, murah, dan cepat bagi mereka yang memiliki bujet terbatas. Namun jika mereka masih memiliki bujet lebih, akan lebih memilih lowering kit.

Lowering kit merupakan komponen aftermarket dari pabrikan yang memang memproduksi berbagai macam suspensi. Lowering kit bisa membuat mobil menjadi lebih pendek dari standarnya dengan ketentuan yang lebih aman.

Lowering kit cara memperpendek mobil dengan cara benar
Lowering kit cara memperpendek mobil dengan cara benar

Mereknya pun bermacam-macam mulai dari Eibach, Tein, H&R, Triple S, dan masih ada beberapa merek lainnya. Lowering kit ini biasanya akan membuat mobil menjadi lebih pendek dan bersifat plug and play. Sehingga perhitungannya akan jauh lebih pas dan masih terasa nyaman pada saat mobil dikendarai.

Berbeda dengan sistem potkit, per aslinya akan dipotong menyesuaikan selera oleh sang pemilik. Biasanya hasil yang akan didapatkan dari potkit ini mobil akan menjadi kurang nyaman dan mantul-mantul di jalan yang tidak rata.

Selain memakai lowering kit, ada juga per coilover yang dapat diatur tingkat ketinggian dan keempukannya. Model per ini lebih disukai, karena dapat menyesuaikan kebutuhan dari pemilik Honda Jazz. Soal harga, untuk memperpendek mobil ini bervariasi. Mulai dari Rp2 jutaan hingga belasan juta rupiah tergantung per yang dipakai.

Menambah Bodykit

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk modifikasi Honda Jazz lainnya adalah dengan memasangkan bodykit, atau tambahan bodi. Bodykit ini biasanya dipasang untuk menyesuaikan dengan aliran modifikasi yang akan diambil. Ada bodykit dengan tema elegan, racing, hingga menyesuaikan tuner dari pabrikan. Biasanya pengguna Honda Jazz ini menyesuaikan dengan tuner yang ada pada Honda.

Beberapa bodykit yang disukai untuk Honda Jazz terdiri dari Spoon, Mugen, Noblesse, JS Racing, Modulo ataupun upgrade ke varian Honda Jazz tertinggi, yakni RS. Semua itu kembali lagi kepada selera si pemilik mobil. Karena pemasangan bodykit tentunya akan menyesuaikan konsep modifikasi yang akan diusung.

Penambahan bodykit jadi salah satu cara modifikasi Honda Jazz
Penambahan bodykit jadi salah satu cara modifikasi Honda Jazz

Kisaran harga untuk bodykit ini pun bervariasi. Ada yang hanya dijual seharga ratusan ribu, ada juga yang memiliki banderol hingga jutaan rupiah. Jika ingin memakai bodykit yang asli sesuai dengan part number, harganya tentu akan berbeda dengan versi cetakan yang dibuat oleh rumah modifikasi lokal. Kembali lagi, bujet modifikasi menyesuaikan pemilik mobil.

Mengganti Kaliper

Biasanya sih, pemilik Honda Jazz ini masih memiliki jiwa kebut-kebutan yang tinggi. Makanya enggak heran kalau mereka ini doyan banget kebut-kebutan. Buat mengatasi hal tersebut, biasanya mereka bakal mengganti kaliper rem aslinya dengan model big brake kit (BBK) atau kaliper dengan ukuran yang lebih besar.

Tujuannya apa sih? Supaya sampai dengan selamat? Bukan itu keleus.

Big brake kit pada velg
Big brake kit pada pelek

Tujuannya supaya pengereman bisa jadi lebih baik dan lebih pakem. Ibaratnya nih, kalo ngerem hari Senin bisa langsung berhenti hari Senin juga, bukan berhentinya hari Kamis. Harga BBK sendiri juga enggak murah, lho. Harganya bisa Rp10 jutaan sampai Rp100 jutaan tergantung tipe dan merek. Mahal enggak sih? Ya, tergantung.

Jawaban tersebut bakalan terasa klise, sama halnya seperti ada cewek yang bilang ‘kamu terlalu baik buat aku’, halah gombal!

Harga bisa jadi alasan yang relatif bagi para penggila aksesoris ini. Bagi sebagian orang berduit, harga enggak jadi masalah, yang jadi masalah adalah kelangkaan barang tersebut di pasaran. Jika pun ada spesifikasi yang sesuai, sudah pasti menjadi incaran. Namun bagi yang kantongnya pas-pasan, barang ‘ajaib’ tersebut hanya bisa menjadi impian.

Mengganti Knalpot

Naaaaah, komponen yang satu ini jadi bagian yang enggak boleh dilupain buat modifikasi. Ibaratnya nih, cewek udah pakai highheels, tapi nggak pakai dress. Kalau dilihat gimanaaa gitu. Biasanya para pemilik Honda Jazz ini bakalan mengganti knalpot biar suaranya makin berisik. Kalau bisa, dibuat seberisik mungkin kayak omongan tetangga. Duh!

Knalpot modifikasi

Knalpot yang biasanya dipakai juga macam-macam. Ada yang bunyinya ‘braktaktaktaktaktaktak’, ada yang suaranya bass bulat, ada juga yang suaranya bas kering, ada juga yang dibuat kalem seperti suara mobil Eropa. Semuanya tergantung dari modifikasi si pemilik mobil itu tadi. Biasanya kalau si pemilik itu anak muda, suara knalpotnya harus dibuat seberisik mungkin. Asal jangan dibuat kaya Honda BeAT aja, mbeeerrr gedek.

Mengganti Setir

Bagi pecinta aliran racing, stir juga jadi bagian yang wajib diganti seperti knalpot. Tampilan eksterior dan interiornya pun harus dibuat se-racy mungkin supaya memperkuat nilai modifikasinya. Setir yang digunakan pada modifikasi Honda Jazz pun bermacam-macam. Ada yang memakai motif kayu, memakai stir model racing, atau mengganti stir dengan kepunyaan mobil lain biasa dilakukan.

Mengganti Audio

Karena berkendara di dalam mobil memakan waktu yang cukup lama, biasanya sektor audio pun tak kalah mendapatkan rombakan. Audio dalam mobil bisa memanjakan si pemilik mobil pada saat berkendara. Dan biasanya modifikasi audio ini juga bisa dibilang sebagai modifikasi yang mahal. Untuk memodifikasi audio ini biaya yang dikeluarkan bisa mencapai hingga puluhan juta atau ratusan juta.

Modifikasi audio
Modifikasi audio

Tergantung keinginan dan ketersediaan bujet dari pemilik mobil. Tapi beberapa tahun belakangan, aliran modifikasi audio yang sedang tren adalah OEM Look. Audio di dalam mobil dibuat seminimal mungkin, atau bahkan tetap terlihat standar. Tapi sebenarnya komponen audio di dalam mobil sudah memakai kualitas terbaik. Sehingga mobil tetap terlihat simpel, bersih, dan ternyata mengagetkan jika didengarkan.

Banyak Mencari Referensi Modifikasi Honda Jazz

Bagi kamu yang baru memulai untuk melakukan modifikasi, ada baiknya mencari banyak referensi mengenai tema modifikasi. Hal tersebut bertujuan supaya modifikasi yang kamu lakukan enggak norak atau terlihat ricer.

Modifikasi ricer atau norak merupakan gaya modifikasi yang terlihat memaksakan. Sehingga tampilannya benar-benar enggak enak dipandang. Pastinya kalian bakal sering dicela atau di-bully orang.

Terus, bagaimana biar enggak dicela orang? Banyak-banyak melihat referensi. Referensi itu bisa datang dari melihat gambar di media sosial, datang ke event modifikasi, atau bergabung dengan komunitas. Di situ kamu bisa bercengkerama, ngobrol mengenai modifikasi dengan orang yang sudah berpengalaman. Makanya, usahakan kamu supaya memperbanyak referensi modifikasi yang mau diambil.

Beberapa hal di atas merupakan cara modifikasi Honda Jazz yang bisa dilakukan. Tapi harus diingat, pastikan modifikasi yang kamu lakukan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara, ya.

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Baca Juga:

Ketahui Kelemahan Sedan Timor, Mobil Kontroversial yang Bandel

Bengkel suzuki
Previous post
Suzuki Pastikan Belum Ada Aduan Hoaks Promo Perawatan Mobil Gratis
brio laris
Next post
Lima Merek Mobil Paling Banyak Dicari di Indonesia Selama Pandemi Corona