BeritaSepeda motorSumber informasi

Motor Listrik GESITS Tampil Lagi di IIMS 2019, Produksi Masih Abu-abu

Jakarta – Sepeda motor listrik hasil kolaborasi Garansindo Group bersama Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Gesits, dipastikan belum produksi. Hal tersebut diungkapkan oleh Harun Sjech, CEO PT Gesits Technologies Indo (GTI).

Harun mengatakan jika motor listrik tersebut belum melakukan produksi. Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Desember 2018, Gesits mengakui jika sepeda motor listrik tersebut sudah dipesan sebanyak 30 ribu unit.

Lantas, siapakah pemesan sepeda motor tersebut? Dalam pesan singkatnya kepada Carmudi, Harun mengatakan jika Gesits sedang masa persiapan produksi.

Motor Listrik Gesits

Motor listrik pertama buatan Indonesia, jadi kado Hari Kemerdekaan ke-72 (Foto : Carmudi Indonesia/Enda)

“Lagi persiapan produksi mas. Mohon doanya. Insya allah bulan ini produksi,” kata Harun kepada Carmudi, Selasa siang (2/4). Harun mengatakan jika saat ini dirinya sedang berada di China.

Dirinya enggan memberikan informasi lebih lanjut perihal keberadaan dirinya di China. Namun beberapa sumber kami yang enggan disebutkan namanya meyakini jika keberadaan dirinya merupakan proses dari bisnis perusahaan.

Ketidakjelasan Informasi Mengenai Produksi Gesits

Ketika ditanyakan lebih lanjut perihal bulan apa akan segera diproduksi, Harun menutup keran informasi tersebut. “Maaf belum bisa dirilis. Secepatnya ya,” sambung Harun.

Sebelumnya Dyandra Promosindo mengatakan jika Gesits akan ikut meramaikan ajang IIMS 2019. Hal tersebut kami ketahui lewat sebaran press release Dyandra yang mengatakan jika Gesits akan ikut tampil di IIMS.

Sebelumnya pihak PT GTI mengaku jika skuter matik mereka sudah dipesan sekitar 30 ribu unit. “Kalau yang pesan sudah 30 ribuan unit dari sejak awal,” ujar Andre, Deputy Director PT GTI, di Jakarta bulan Desember 2018 lalu kepada Carmudi.

Skuter Listrik Gesits

Skuter listrik yang sebentar lagi akan meluncur. Foto/Istimewa NMSaat itu sempat dikatakan kalau proses produksinya akan dilakukan di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Berlokasi di salah satu fasilitas milik PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKA). Bahkan sempat diungkapkan waktu itu, kalau Januari 2019 akan mulai produksi. Dengan kemampuan kapasitas produksi itu 4.000 unit perbulan.

Sayangnya hingga saat ini masih belum terendus niatan itu, bahkan bisa dibilang masih abu-abu. Meskipun tarik ulur dan masih alot, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sudah sempat mencoba produk Anak Bangsa ini.

Tak tanggung-tanggung, Presiden minta disiapkan 50 unit pertama untuk digunakan di lingkungan Istana Negara. Ini dikatakan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir pada Agustus 2018 lalu.

 

Motor Listrik Gesits

Jajaran manajemen PT GTI bersama motor listrik pertama Indonesia, Gesits (Foto : Carmudi Indonesia)

Di ajang IIMS 2019 nanti, Gesit akan di pamerkan menempati hall C bersama dengan FIN Komodo dan Triumph sebagai brand baru.

“Doakan kita akan muncul di IIMS 2019, kita juga akan buka pemesanan. Pastinya tampilannya nanti sudah siap pakai di pasaran. Mohon doanya saja,” ujar sumber internal Gesit kepada Carmudi yang enggan disebut namannya.

Kita tunggu saja gebrakan yang akan diberikan oleh Gesits kepada masa depan kendaraan listrik di Indonesia. Yang palinhg penting akan lebih cepat masuk proses produksi.(dol)

Rizen Panji

Hobinya menghabiskan bahan bakar di akhir pekan. Dan pastinya tergila-gila dengan mobil tua apalagi mobilnya model pintu dua. Oiya, dirinya juga senang melihat interior mobil yang sangat rapih dan bersih, lho!

Related Posts