Home » Mobil » Mudahnya Perawatan Isuzu Panther, ‘Kucing Besar’ yang Tangguh

Mudahnya Perawatan Isuzu Panther, ‘Kucing Besar’ yang Tangguh

Isuzu Panther
Perawatan Isuzu Panther tidak perlu rajin ke bengkel

Jakarta – Isuzu memastikan bila nasib Panther bakal berhenti produksi. Nasib sebagai anak tiri membuat Isuzu Panther harus mati secara perlahan tanpa ada pembaharuan. Di mata orang Indonesia, Perawatan Isuzu Panther terkenal mudah dan rancangan mobil yang tangguh.

Isuzu Panther termasuk mobil yang sangat digemari dari awal keluar sampai sekarang. Mobil dengan mesin diesel ini sudah hadir sejak 1991 dan tetap digemari sampai saat ini. Bahkan hingga tahun 2000, Isuzu Panther bersaing ketat dengan Toyota Kijang. Si kucing besar digemari karena  mengusung mesin diesel yang terbukti sangat tangguh dan juga irit.

Isuzu Panther yang diproduksi di bawah tahun 2000 dengan kapasitas mesin 2500cc jadi primadona mobil bekas. Kelebihan yang dicari dari sosok Panther yaitu: muatan banyak, mesin diesel yang tangguh, irit BBM, suspensinya empuk, tahan banjir, AC dingin, dan mudah perawatannya.

Karakter mesin diesel dengan torsi melimpah membuat Isuzu Panther enteng saat melalui jalan menanjak. Perawatan Isuzu Panther tidak sesulit mobil bermesin bensin. Anda pun bisa melakukan perawatan teknis sendiri di rumah dengan bantuan tutorial dari YouTube atau forum-forum otomotif.

Sekalipun keluaran baru masih keluar, perawatan Isuzu Panther tetaplah sama seperti versi lawas. Sebagaimana diketahui, facelift terakhir Panther hadir pada 2005 dan sejak saat itu Isuzu belum lagi merilis penyegaran si kucing besar.

Perawatan Isuzu Panther untuk Harian

Isuzu Panther generasi pertama teknologinya masih sederhana

Saat kamu menjtuhkan pilihan membeli Panther, konsekuensi yang kamu akan hadapi yaitu akan memelihara mobil rasa truk karena bermesin diesel. Perawatannya juga sama saja, perlu memeriksa beberapa bagian secara rutin agar kondisinya prima. Beberapa bagian perlu dicek secara detail karena kerja mesin diesel yang cukup berat.

Panasi mesin sebelum dipakai

Untuk mobil sekelas Panther alangkah baiknya lakukan pemanasan mesin terlebih dahulu sebelum digunakan. Tujuannya, agar oli mesin bisa melumasi seluruh komponen yang ada didalam mesin secara merata sehingga meminimalkan keausan.

Bagi kamu yang mobilnya jarang dipakai, sebaiknya panaskan mesin selama 5 sampai 10 menit seminggu dua kali, hal ini bertujuan untuk menjaga agar aki mobil tetap dalam kondisi prima.

Pemeriksaan air radiator

Kebanyakan mobil bermesin diesel ini seringkali bermasalah pada bagian sistem radiatornya. Bisa karena ada kebocoran air atau saluran radiator membuat mesin berisiko overheat. Sebaiknya lakukan pemeriksaan ketinggian air radiator yang ada pada tabung reservoir harus dalam level up.

Pemeriksaan baut mobil

Karakter dari mobil bermesin diesel adalah tingginya getaran saat mesin hidup. Getaran terus menerus bisa membuat baut-baut jadi kendor, apalagi kalau mobil sering digeber dalam putaran tinggi. Oleh sebab itu, lakukan pemeriksaan rutin sendiri dirumah terhadap baut baut mobil setidaknya tiap 2 bulan sekali.

Bila ada yang kendor kencangkan kembali demi keamanan dan juga kenyamanan anda dalam berkendara. Jangan lupa, periksa dan kencangkan pula baut dashboard karena posisinya yang dekat dengan mesin.

Perawatan Isuzu Panther di Rumah

Mesin DIsel Isuzu Panther.Foto/Carmudi Indonesia/Ben
Mesin Diesel Isuzu Panther.Foto/Carmudi Indonesia/Ben

Siapa bilang perawatan Isuzu Panther itu sulit, kamu bisa kok melakukan perawatan sendiri di rumah asalkan punya peralatan atau kunci-kunci memadai. Perawatan Isuzu Panther mencakup penggantian dan penambahan cairan lalu filter di mesin. Bila tetap dibiarkan tidak diganti dalam waktu lama, berdampak pada borosnya penggunaan bahan bakar dan performa kurang bertenaga.

Sebaiknya luangkan waktu anda untuk rutin memeriksa ketinggian oli mesin mobil tiap 2 minggu atau 1 bulan sekali. Alasannya, kompresi mesin diesel Isuzu Panther ini tinggi dan oli sedikit demi sedikit ikut terbakar dan volumenya berkurang.

Bila berkurang sedikit tambahkan oli mesin secukupnya. Tapi bila berkurangnya cukup banyak dalam waktu singkat, ini jadi sinyal kamu harus ke bengkel untuk memeriksa kebocoran bagian piston dan head. Biasanya piston dan ring piston hingga linernya sudah mengalami kerusakan.

Mesin Diesel Rawan Terkena ‘Masuk Angin’

Sistem kerja mesin diesel jelas berbeda dengan mesin bensin. Pada mesin diesel tangki tidak boleh dibiarkan nyaris kosong. Sebaiknya, isi bahan bakar selalu dalam keadaan setengah penuh agar mesin panther tidak gampang masuk angin.

Pompa pembuangan udara

Kondisi ini sering terjadi saat mobil melewati tanjakan atau turunan. Apabila kondisi tangki solar terisi sedikit bahan bakar, pada saat posisi menanjak maka otomatis solar akan mengumpul di bagian belakang tangki. Akibatnya, pompa bahan bakar hanya akan menghisap udara saja sehingga mobil pun menjadi mogok.

Udara akan ikut terhisap naik melalui selang bahan bakar. Sebagian akan masuk kedalam tabung sedimenter dan sebagian lagi gelembung gelembung udara tersebut tetap bersarang didalam pipa atau selang bahan bakar.  Jika dibiarkan akan membuat tekanan bahan bakar menjadi melemah atau ngempos.

Padahal, di mesin diesel tekanan injeksi bahan bakar harus tinggi. Berikut ini ciri-ciri Isuzu Panther masuk angin:

  • Masuk angin ditandai dengan tenaga mesin yang tiba-tiba turun bahkan bisa sampai mati, padahal pedal gas sudah diinjak dalam-dalam.
  • Kendaraan susah untuk dinyalakan, kalaupun bisa dinyalakan tidak dapat bertahan lama dan mobil akan segera mati lagi.
  • Terakhir, setelah mengalami los power kemudian mesin akan mati dan tidak dapat dinyalakan kembali. Ini sangat berbahaya jika hal ini terjadi tiba-tiba disaat anda sedang dalam kondisi mendaki tanjakan, mobil anda bisa melorot.

Mengatasi gejala masuk angin

Saat kamu menyadari beberapa hal tadi, segeralah menepi. lakukan beberapa hal untuk mengatasi mesin Isuzu Panther yang terlanjur masuk angin:

  • Matikan mesin mobil dan buka kap mesin
  • Cari pompa bahan bakar tabung sedimenter yang posisinya berada pada samping kiri kendaraan didalam ruang mesin dekat dengan filter bahan bakar.
  • Kendurkan baut pada pompa tersebut memakai kunci ring 10 hingga terlihat lubang kecil pada body baut.
  • Pompalah secara manual pompa bahan bakar tersebut menggunakan tangan sampai terlihat adanya solar yang mengalir keluar
  • Bila yang keluar hanyalah solar dan tidak tercampur gelembung udara, menandakan tidak ada lagi udara yang terjebak di dalam.
  • Kencangkan kembali baut tersebut dan kemudian cobalah starter kembali mesinnya. Bila berhasil maka mesin akan menyala normal.

Jangan lupa, lakukan pemeriksaan kondisi dari tangki bahan bakar setiap setahun sekali. Dikhawatirkan, banyak terjadi endapan lumpur di tangki solar. Bila terdapat banyak endapan, kamu perlu lakukan pembersihan tangki yang dikenal dengan istilah OH tangki.

Kaki-kaki ‘Keseleo’, Penyakit Utama Isuzu Panther

Penyakit yang sampai saat ini sering menjangkiti mobil isuzu panther adalah kerusakan pada bagian kaki-kaki. Rancangan kaki-kaki yang bantingannya empuk malah membuat usia pakainya kurang awet. Kerusakan bisa terjadi pada bearing, bushing strutbar, shockbreaker, ball joint , tierod dan long tierod, hingga bushing per daun.

Isuzu Panther jadi idola karena irit dan murah biaya perawatannya

Salah satu komponen yang seringkali mengalami kerusakan yang pertama adalah bearing roda baik bagian depan maupun bagian belakang. Selanjutnya yaitu shockabsorber, dengan gejala seringkali mengalami kebocoran.

Kebocoran pada shock absorber ini biasanya terjadi karena faktor usia, faktor cara pengguna mengemudikan mobil sering main hajar jalanan yang tidak mulus, dan juga karena faktor kelebihan muatan.

Masih seputar gaya mengemudi yang asal-asalan, bagian Bushing fullcrumb atau upper arm juga bisa bermasalah. Ciri yang dirasakan bila bagian ini rusak yaitu setir kemudi menjadi liar dan mobil narik kiri dan kanan tidak jelas akibat bushing yang jebol tidak mampu menahan beban. Untuk menghindari perawatan kaki-kaki yang biayanya cukup tinggi, perilaku berkendara santun sebaiknya kamu terapkan saat di balik kemudi.

Mercedes-Benz E350 AMG Line EQ Boost (Fransiscus Rosano/Carmudi)
Previous post
Mercedes E-Class Ini Nyaris Setara S-Class, Tenaganya Sadis Banget!
Next post
Mengenang Suzuki Carry dan Mitsubishi Colt T120SS yang Segera "Disuntik Mati"