Berita Komunitas

Mural Truk Fuso Canter Bikin Sopir Menang, Pemilik pun Senang

MALANG – Mural truk bertulisan “Ku Rindu Gayamu ketika Bercanda, Tawa Lepas Renyah Ceria”, kadang buat pengendara yang baca di belakangnya jadi tersenyum.

Mural Truk Fuso Canter

Pemandangan tersebut banyak kita lihat pada suatu truk yang berseliweran di jalan raya. Apalagi pada gelaran Jambore Nasional Canter Mania Indonesia Community (CMIC) ke IX di Malang, Jawa Timur.

Kreativitas mural truk seperti itu mayoritas nampak pada 1.500 unit Mitsubishi Fuso Canter yang hadir. Kemudian yang jadi pertanyaan adalah, apa alasan para sopir truk tersebut buat hal itu?

“Ide mural itu biasanya dari driver, kreasinya bebas. Biayanya pun dari drivernya itu sendiri. Si pemilik truk sih senang-senang saja karena truknya jadi lebih bagus,” jelas Fiki selaku Gubernur CMIC Jawa Timur.

Mural truk kata bijak

Tidak hanya mural truk, terkadang para sopir juga melakukan modifikasi tampilan agar terlihat lebih mentereng. Prosesnya biasanya dilakukan para sopir truk secara bertahap.

“Biasanya bertahan 3 bulan dulu, setelah itu mereka lakukan tambahan modifikasi kembali. Kalau yang serius bisa habiskan ratusan juta,” tambah Fiki.

Tidak Hanya Mural Truk, Modifikasi Pun Habiskan Ratusan Juta

truk modifikasi canter

Perihal modifikasi, salah satu peserta Jamnas CMIC IX asal Ciamis, Jawa Barat. Pemilik Mitsubishi Fuso Canter lansiran 2009 bernama Ali Sadikin sampai habiskan uang sebanyak Rp150 juta.

Uang sebanyak itu dipakai Ali untuk melakukan ubahan truk Canternya agar jadi pusat perhatian. Pemakaian bodi kit pada bagian depan, samping hingga belakang dilakukan.

Tidak hanya itu, kelir mencolok hijau stabilo dipakai agar truknya jadi semakin menonjol dibandingkan truk lainnya.

Ali yang bekerja sebagai pengantar muatan kelapa ini pun melakukan ubahan yang cukup ekstrim. Penambahan suspensi hidrolik pada Canter-nya dilakukan agar bodi kit yang besar tidak terkena aspal.

Saat melewati polisi tidur atau pada saat jalanan rusak. Sistem suspensi hidroliknya masih manual, Ali tidak mau memakai yang otomatis karena menurutnya cepat rusak.

truk canter modif

Lalu kabin Fuso Canter miliknya juga sudah dilengkapi AC dan setir power steering. “Jadinya bawa truk ini nyaman dan engga bikin capek,” ujar Ali.

Atas usahanya itu, truk kreasi Ali mendapatkan penghargaan dalam gelaran Jamnas CMIC mengambil lokasi di kota Malang, Jawa Timur pada 26 – 27 November 2022 kemarin.

Download Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini! 

Download Carmudi di Google Play StoreDownload Carmudi di App Store

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts