Home » Sumber informasi » Naik Mobil Saat Hujan Lebat, Bisa Tersambar Petir?

Naik Mobil Saat Hujan Lebat, Bisa Tersambar Petir?

Penumpang di mobil tetap aman saat tersambar petir (Foto: Arnold Clark)

Jakarta – Saat hujan lebat turun, tak jarang disertai petir yang ikut menyambar. Mobil sebagai benda yang dibuat dari bahan logam juga berpotensi ikut tersambar petir. Lantas, apakah berbahaya bila kita di dalam mobil saat hujan deras turun?

Petir memang sangat berbahaya untuk manusia karena sambarannya sangat kuat, mengandung arus listrik jutaan Volt. Untuk itu, sebaiknya kita melindungi diri saat hujan disertai kilat yang menyambar.

Lalu, bagaimana dengan orang yang ada di dalam mobil? Apakah tetap aman atau kita harus menepi dan keluar dari mobil di tengah hujan dan petir?

Berdasarkan penelitian komunitas mobil terbesar di Jerman, ADAC, mobil bisa berfungsi sebagai sangkar Faraday. Artinya, bodi mobil mampu menangkal listrik. Bahan logam pada bodi mobil mampu mengalirkan muatan listrik dari petir, yang dayanya bisa mencapai ratusan juta volt, langsung ke tanah.

Perlu diketahui, saat mobil tersambar petir, situasi ini tidak akan berdampak pada orang yang ada di dalamnya. Dengan kata lain, orang yang berada di dalam mobil tetap aman jika kendaraan tersambar petir. Biasanya dalam kasus yang umum terjadi, sambaran petir bisa mematikan sistem kelistrikan, cat, dan ban.

Mobil berfungsi sebagai Faraday Cage (Foto: Drivekool)

Petir tidak berpengaruh atau menyetrum orang yang ada di dalam interior mobil. Hal ini bisa terjadi karena struktur mobil berfungsi sebagai Sangkar Faraday yang dapat menangkal petir. Sangkar Faraday adalah sebuah benda yang mampu menahan atau mengalihkan aliran listrik, termasuk aliran listrik dari petir yang dayanya bisa mencapai ratusan juta volt.

Antisipasi Mobil Saat Tersambar Petir

Jika kita berkendara di tengah hujan deras dan badai petir, ADAC menyarankan agar jendela ditutup rapat dan antena radio ditarik. Selain itu hindari bersentuhan langsung dengan benda logam yang terhubung dengan bodi, misalnya panel bodi bagian dalam. Ketika mobil tersambar petir, arus listrik jutaan Volt akan turun melewati ban.

Ini karena roda mobil posisinya adalah yang paling dekat dengan tanah. Saat kita berkendara dan sedang banyak petir, kecepatan maksimal sebaiknya dibatasi pada 60 km/jam. Tujuannya, kita bisa sigap dan mengantisipasi apabila saat terjadi pecah ban akibat sambaran listrik, mobil tidak terbalik.

Penulis: Yongki

Editor: Lesmana

Previous post
Pameran Otomotif GIIAS Diundur Oktober, Begini Sikap Toyota
Next post
Tukar Tambah Mobil Baru, Suzuki XL7 dan Ertiga Jadi Incaran Konsumen