Berita Mobil

Nasib Mobil Listrik Buatan Mahasiswa Masih Belum Jelas

Mobil listrik Mahasiswa (Foto: Santo/Carmudi)

Jakarta – Mobil listrik hasil karya Mahasiswa kembali hadir di pameran IIMS 2018. Bila tahun lalu hanya sekedar diperlihatkan dan di pamerkan saja, tapi sekarang mobil listrik karya mahasiswa bisa langsung dikemudikan oleh pengunjung di area test drive.

Pada pembukaan IIMS, Kamis lalu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sempat berkunjung ke booth mereka.

“Jokowi cuma berikan apresiasi ke masing-masing karya mahasiswa. Karena sebelumnya ada dari dari tim mahasiswa sudah pernah bertemu Jokowi menyampaikan mengenai mobil listrik. Tim mahasiswa juga minta dukungan ke pemerintah, tapi waktu itu rencananya terlalu mendadak jadi Jokowi mengatakan bila bisa dimatangkan rencannya lagi bersama Kementerian Perindustrian silahkan di diskusikan dulu ke arah industrinya,” ujar Yanuar Anaba kordinator electrical student di IIMS 2018, kepada Carmudi, Jumat (26/4/2018).

Pada saat yang bersamaan Jokowi juga mengapresiasi sepeda listrik karya mahasiswa. Tak tanggung-tanggung dirinya memberikan tanda tangan di rangka sepeda.

Mobil listrik Mahasiswa (Foto: Santo/Carmudi)

“Kemarin dia (Jokowi) bilang konsep sepeda listriknya bagus, kagum juga karena bisa menempuh jarak 60 kilometer karena selama ini maksimal cuma sampai 40 kilometer. Kebetulan motor listrik yang di pakai Jokowi di Asmat itu cuma bisa mampu berjalan maksimal 50 kilometer makanya dia kagum,” ucap dia.

Tidak Hanya untuk Kontes

Biasanya mahasiswa membangun mobil listrik hanya untuk dilombakan dan sebatas penelitian saja. Setelah itu tidak ada pembahasan ke arah produksi.

Yanuar ingin membentuk sebuah wadah berupa komunitas yang mempersatukan seluruh mahasiswa yang membuat mobil listrik.

“Saat ini kita bangun dulu electrical student nanti kita bikin komunitasnya kita kejar bola ke pemerintah. Kita bangun komunitasnya apa yang bisa kita kerjakan. Salah satu contohnya kita bikin sepeda listrik ini bisa di komersialkan, misalnya dari Universitas Islam Indonesia (UII) siapkan desainnya lalu dari Universitas Gajah Mada siapkan riset baterainya atau kontrolnya. Masing-masing riset ke produknya apa yang di hasilkan. Dari situ nanti kita kolaborasi dari situ pasti pemerintah dukung,” tutur dia.

Jadi lanjut dia kedepannya tidak hanya membawa nama satu kampus saja. Tapi membawa komunitas mahasiswa pembuat mobil listrik.

“Kalau ini (komunitas) ada akan ada kolaborasi, karena di tiap tim punya keahlihan masing-masing yang bisa disatukan dan kembangkan,” pungkas Yanuar.

Mobil listrik Mahasiswa (Foto: Santo/Carmudi)

Setidaknya ada empat mobil listrik karya mahasiswa yang dipamerkan dan bisa dikemudikan. Berikut data singkatnya:

1. Aristo Evo5

Mobil yang masuk kategori prototype battery electric itu dikerjakan oleh mahasiswa Brawijaya, membentuk tim bernama Apatte 62 Brawijaya.

Mobil ini dibekali baterai lithium 28V 10ah, motor listrik 1.000 watt, dan berat 40 kilogram.

2. Marsela 3 EVO 1

Mobil ini juga dikembangkan oleh mahasiswa Brawijaya. Kategori dari mobil tersebut Urban Concept Battery Electric. Sudah dibekali baterai Lithium 28V20 ah, motor listrik 1.000 w, dan berat 80 kilogram.

3. Arjuna IPC E13

Nama Arjuna IPC E13 diambil dari salah satu namatokoh wayang. Mobil listrik tersebut hasil karya para mahasiswa Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sumber penggerak dari mobil listrik tersebut dari baterai lithium ion berkapasitas 2500Ah 3,7 V, mobil ini mempunyai torsi 80 Nm.

4. Kaliurang Formula UNISI

Mobil listrik garapan mahasiswa Universitas Islam Indonesia yang tergabung dalam Ulil Albab Student Center Universitas Islam Indonesia (UASC UII) ini diberi nama Kaliurang Formula UNISI.

Mobil yang dilucnurkan pertama kali pada 2014 ini dirancang seperti mobil balap Formula 1 (F1) pada umumnya. Panjangnya mencapai 2.880 milimeter, lebar 1.400 mm.

Sumber tenaganya berasal dari baterai Lithium 48V 30Ah bertenaga 2.000 Watt dengan torsi 100 N. Beratnya mencapai 175 kg dan menggunakan steering system rack and pinion.(dol)

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts

/