Berita

NGK Incar 3 Juta Busi Laku di Indonesia

NGK2

DENGAN pengalaman lebih dari 37 tahun di Indonesia, pabrikan suku cadang busi kendaraan NGK optimis menargetkan 3 juta produknya akan laku di industri otomotif nasional tahun ini. Keyakinan itu disampaikan Presiden Direktur PT NGK Busi Indonesia, Tomoharu Suzuki di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014.

Menurut Tomoharu, dengan jumlah unit busi yang banyak itu diyakini bisa tercapai karena pertambahan kendaraan selalu terjadi tiap tahun di sini. Apalagi pangsa pasar busi NGK sebanyak 70% berasal dari jumlah sepeda motor di Indonesia.

“Sudah banyak merek kendaraan di Indonesia menggunakan NGK sebagai suku cadang resmi di dalam kendaraan mereka. Jadi kami bukan pemain baru dan kami pastikan busi kami bisa masuk ke semua jenis mobil,” katanya.

Kelebihan dari busi NGK juga terletak dari kualitas produk yang terjaga. Hal itu terjadi karena hingga saat ini sebanyak 97% busi NGK diimpor langsung dari Jepang, sisanya baru diproduksi di Indonesia. “Kami juga banyak mensponsori dunia balap internasional, mulai dari balap motor hingga ajang Formula satu,” tandas Tomoharu.

Dengan tiga kelas utama busi yang dijual, mulai dari busi standar dengan bahan Nikel, lalu ada juga NGK G-Power berbahan Platinum, terakhir NGK IX dari Iridium. Sebagai informasi yang membanggakan juga adalah busi NGK dipercaya menjadi sistem pengapian mesin untuk produk low cost green car (LCGC) generasi pertama.

NGK (1)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts

/