Berita

Nissan Bicara Calon Mobil Baru Berikutnya untuk Pasar Indonesia

Jakarta – Satu tahun belakangan PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) selaku distributor mobil Nissan telah meluncurkan tiga mobil baru. Diawali dengan kemunculan Kicks e-Power pada September 2020, kemudian tiga bulan setelahnya disusul oleh Magnite, dan terakhir NMDI meluncurkan mobil listrik, Leaf pada Agustus 2021.

Ke depan Nissan berencana membawa mobil baru lagi ke Indonesia, sebagai bentuk dukungan dalam memajukan industri otomotif dalam negeri. Selain itu, demi memaksimalkan bisnisnya.

Nissan Magnite

Nissan Magnite meluncur di Indonesia akhir Desember 2020 (Foto: Nissan)

Sejauh ini, pihak NMDI sendiri belum mau membocorkan produk baru apa saja yang nantinya akan di tawarkan ke konsumen di Tanah Air. Hanya saja, pihaknya memastikan bahwa, mobil baru Nissan akan lebih mengedepankan teknologi terkini.

“Kalau ke depan masih ada lagi produk-produknya yang kira-kira mengarahnya juga ke teknologi e-Power untuk menopang penjualan di Indonesia, dan strategi Nissan Indonesia,” ungkap Evensius Go President Director PT NMDI, dalam acara Ngovsan Forwot bersama Nissan Indonesia, Rabu (6/10/2021).

Lebih lanjut, Sales & Marketing Director PTNMDI, Tan Kim Piauw menambahkan, bila ingin tahu mobil Nissan yang sudah menggunakan teknologi e-Power bisa dicari lewat internet.

“Saya belum bisa memberitahukan (mobil) yang mana akan di bawa. Tetapi, kalau bicara e-Power Nissan itu punya Note e-Power, Serena e-Power, X-Trail e-Power dan Nissan masih punya banyak produk-produk yang menggunakan teknologi e-Power,” terang dia.

Dia menambahkan, bila saat ini Nissan Indonesia tengah menyusun strategi bersama dengan Nissan Motor Company untuk memastikan kira-kira produk e-Power mana yang cocok untuk bisa dipasarkan di sini.

Isao Sekiguchi dan Bagus Susanto, saat seremonial peluncuran Kicks e-Power Foto: Nissan)

“Tapi yang pasti Nissan Indonesia dan juga Nissan Motor Company sangat mendukung elektrifikasi di Indonesia. Sehingga akan banyak produk e-Power, selain kendaraan listrik lain dari Nissan yang bisa dibawa ke Indonesia,” pungkas Tan.

Strategi Nissan Indonesia

Nissan memiliki beragam produk yang dipasarkan secara global, kabanyakan merupakan mobil penumpang seperti MPV hingga SUV. Namun, konsumen di masing-masing negara punya selera atau minat yang berbeda-beda, sehingga belum tentu semua lini produk yang dimiliki Nissan ada atau dipasarkan di satu negara.

Untuk itu, strategi Nissan Indonesia ke depan adalah menghadirkan produk yang diminati oleh konsumen.

“Nissan itu produknya banyak sekali, jadi hampir semua segmen kendaraan ada. Tetapi kembali lagi ke strategi kami di Indonesia ke mana, ya sudah pasti kami ingin sesuaikan dengan permintaan dan market di Indonesia,” tutur Evensius.

Mobil Baru Nissan Indonesia

Nissan Leaf menawarkan sejumlah daya tarik bagi konsumen (Foto: Nissan)

Di luar dari jenis kendaraan, keinginan Nissan Indonesia adalah membawa produk-produk yang sudah dibekali dengan teknologi canggih. Keinginan tersebut sudah ditunjukkan sejak tahun lalu melalui Nissan Kicks e-Power.

“e-Power ini merupakan salah satu teknologi yang terbaik yang dimiliki Nissan, kompetitor lain enggak punya teknologi ini. Jadi e-Power ini penggeraknya adalah motor listrik yang mendapat asupan daya dari baterai listrik, tapi enggak perlu dicas. Di dalam mobil sudah ada mesin kecil berbahan bakar bensin yang otomatis hidup untuk ngecas kalau baterainya berkurang,” pungkas dia.

Baca Juga:

 

Penulis: Santo Sirait

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts