Berita Mobil Sumber informasi

Nissan Evalia Tak Laku Jualan di Indonesia, Berhenti Produksi

Penulis: Santo Evren Sirait

Jakarta – Nissan Evalia pertama kali meluncur di Indonesia pada 2012. Kehadirannya untuk mengisi celah kosong antara Serena dan Livina. Di awal kemunculannya mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) mendapat sambutan yang positif dari konsumen di Indonesia.

Sempat merangsang kembali penjualan, pada 2014 Nissan Motor Indonesia (NMI) Agen Pemegang Merek (APM) mobil Nissan dan Datsun di Indonesia melakukan penyegaran terhadap Evalia.

Tapi sayang seiring berjalannya waktu, pesaing Daihatsu Luxio dan Suzuki APV terus mengalami keterpurukan. Akibatnya perusahaan memutuskan untuk menghentikan produksinya. Namun pihak NMI berkilah bahwa pemberhentian produksi sekaligus penjualan Evalia murni bagian dari strategi perusahaan.

“Evalia kita sudah tidak produksi lagi. Di dealer masih ada beberapa unit. Itu (berhenti produksi) strategi perusahaan, tidak hanya Nissan perusahaan lain juga pernah menerapkan hal itu. Kapan line up di stop atau kapan dilanjutkan lagi,” ujar Davy Jeffry Tuilan, selaku Vice President Director of Marketing and Sales NMI,beberapa waktu lalu (19/1/2018).

Davy menambahkan, kalau Nissan Evalia diperkirakan sudah tidak diproduksi lagi sejak Juni tahun lalu. Belum diketahui pasti apakah kedepannya akan ada yang menggantikan posisi Evalia atau tidak.

“Belum bisa saya share untuk di segmen ini apakah ada penggantinya, tunggu sajalah pasti kami infokan,” ujarnya singkat.

Ini artinya umur Nissan Evalia sangat singkat sekali di dalam negeri, kurang lebih hanya enam tahun. Selain Indonesia, rupanya nasib yang sama juga dialami oleh Nissan India.

Pada 2015, perusahaan tersebut memutuskan untuk menghentikan produksi Evalia. Alasannya mobil keluarga model boxy itu belum bisa meraih penjualan yang positif. Padahal produsen mobil asal pabrikan Jepang itu telah melakukan sejumlah perbaikan dan penyegaran, namun nampaknya usaha tersebut sia-sia.

Sepanjang 2017 Hanya Jualan 17 Unit

Berdasarkan data penjualan wholesales (pabrik ke dealer) yang diolah oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tercatat Evalia hanya terjual sebanyak 17 unit saja. Bila dirinci, sebanyak 11 unit terjual pada Januari, sedangkan pada bulan berikutnya turun menjadi 4 unti saja.

Kemudian pada September hanya terkirim dua unit kendaraan saja. Selain dari tiga bulan yang telah disebutkan tadi, Nissan sama sekali tidak melakukan pengiriman.

Walaupun sudah berhenti produksi, Nissan Evalia masih terpajang di halaman website NMI. Dipasar Indonesia Nissan menawarkan lima varian untuk Evalia. Meliputi 1.5 ST OPTION, 1.5 SV MT, 1.5 SV AT, 1.5 XV MT, 1.5 XV AT.

Varian terendah ditawarkan dengan harga RP195,45 juta sedangkan varian tertinggi Rp238,7 juta. Semua varian sudah dibekali dengan mesin bensin tipe 1.5L DOHC, 4 CYL, IN-LINE, 16-VALVE, DUAL CVTC. Mesin ini mampu mengeluarkan tenaga maksimal 109 PS pada 5.600 rpm dan torsi puncak 134 Nm pada putaran 4.000 rpm.

Nissan Evalia memiiki beberapa keunggulan di antaranya pintu geser untuk penumpang, kabin lega, hemat bahan bakar, jok kulit, center console, center & side armrest, 3rd Row Rear Cooler, hingga Tray Table untuk perjalanan yang lebih mudah dan menyenangkan bagi keluarga. Evalia memiiki radius putar 5.2 meter yang memungkinkan mobil untuk melakukan beloka tajam. (dol)

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts

/