Komunitas

Nongkrong Online Teruci: Memahami Bahaya Merokok di Dalam Mobil

Jakarta – Merokok di dalam mobil masih jadi pemandangan yang sering dijumpai. Terlepas dari risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan, aktivitas ini juga dapat berpengaruh negatif pada kondisi kendaraan.

Merokok di Dalam Mobil

(Foto: Imperial.ac.uk)

Untungnya, makin banyak pemilik mobil yang menunjukkan kepedulian akan hal ini. Contohnya, para pemilik Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang tergabung dalam komunitas Terios Rush Club Indonesia (Teruci).

Belum lama ini komunitas tersebut mengadakan kegiatan Nongkrong Online Komunitas (NOS) dengan tema Perawatan Kendaraan dalam Keseharian Komunitas dan Hidup Sehat, Sabtu, 4 September 2021.

Kegiatan ini dihadiri puluhan anggota dari chapter Jakatarubs, Teruci Chapter Bekasi, Chaploks Depok, dan Chapter Tangerang.

Selain itu, turut hadir Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) yang diwakili langsung oleh ketuanya, yakni Arrio Bimmo.

Dalam kesempatan ini, Ariyo menyampaikan bahwa kebiasaan merokok di dalam mobil sering dianggap sepele. Padahal kenyataannya sangat berbahaya jika ditinjau dari aspek keselamatan berkendara ataupun kualitas udara di dalam kabin.

TeRuCI Nongkrong Online (1)

Risikonya bukan hanya dapat berdampak pada pengemudi, tetapi juga mereka yang berada di posisi penumpang.

Ariyo menegaskan, jalan terbaik untuk mengurangi risikonya adalah tidak merokok sama sekali saat berkendara.

Namun, jika hal tersebut dirasa belum dapat dilakukan maka bisa menggunakan produk alternatif tembakau, contohnya rokok elektrik atau produk tembakau yang dipanaskan.

Efek Negatif pada Kendaraan

Di sisi lain, merokok di dalam mobil juga dapat menimbulkan efek negatif pada kendaraan. Interior mobil menjadi bagian yang terdampak secara langsung.

“Merokok di dalam mobil bisa menimbulkan bau, merusak interior, dan berpengaruh pada harga jual mobil nantinya,” kata Reza Syailendra, Humas Pengurus Pusat Teruci (2017-2019) dalam sambutannya.

Oleh karena itu, dirinya juga mengajak para anggota Teruci untuk menghentikan kebiasaan merokok di dalam mobil.

Terlepas dari hal tersebut, kabin mobil juga memerlukan perhatian terkait sirkulasi udaranya. Terlebih lagi pada masa pandemi seperti sekarang karena mobil jarang digunakan.

Untuk hal ini Reza menyarankan untuk sesekali membuka kaca jendela dan pintu guna memberikan sirkulasi udara segar ke dalam interior mobil.

Baca Juga:

Penulis: Mada Prastya

Editor: Dimas

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *