Sumber informasi

Over Kredit Mobil Rupanya Tak Sesimpel yang Kita Kira

Bagi mereka yang membeli mobil dengan skema cicilan, tentu tak asing mendengar kata over kredit.

Apa sih over kredit mobil itu?

Over kredit merupakan cara transaksi jual-beli mobil yang masih berada dalam masa angsuran.

over kredit mobil

Ilustrasi asuransi mobil. (Foto: Outlook India)

Biasanya penjual mobil secara over kredit merasa kesulitan dalam membayar cicilan. Tindakan ini dinilai menjadi salah satu solusi memperbaiki keuangan dengan cara melepas mobil yang masih berada dalam angsuran.

Si pemilik mobil nantinya akan menjual mobil yang masih diangsur kepada orang lain untuk melanjutkan cicilan tersebut hingga lunas.

Skema seperti ini cukup lumrah di Indonesia. Bagi sebagian orang membeli mobil dengan cara over kredit dianggap sesuatu yang menguntungkan sebab pihak penerusnya cukup membayar sisa cicilan yang ada.

Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum paham mengenai skema seperti ini. Agar lebih paham, yuk kita kupas bersama mengenai skema over kredit lebih lanjut.

Keuntungan Over Kredit Mobil

  • Harga Bisa Lebih Murah

Salah satu keuntungan memilih over kredit mobil adalah bisa mendapatkan harga lebih murah. Biasanya pemilik mobil akan melakukan negosiasi dengan calon pembeli untuk meneruskan cicilan.

over kredit mobil

Syarat kredit mobil baru.

Biasanya harga yang ditawarkan akan lebih murah karena orang yang tidak kuat membayar cicilan akan rela melepas kendaraan tersebut dengan harga di bawah pasaran.

Bagi pengangsur pertama yang penting mobil tersebut segera berpindah tangan ke orang lain.

  • Masih Garansi

Keuntungan kedua membeli mobil dengan cara ini adalah garansi. Mobil yang masih dalam masa cicilan jelas memiliki garansi yang masih panjang.

Mobil yang dijual dengan over kredit umumnya berusia masih muda. Sehingga garansi yang diberikan oleh pabrikan terkadang masih cukup panjang.

  • Masa Cicilan Pendek

Pembeli biasanya hanya perlu melanjutkan masa cicilan dengan usia yang tidak terlalu lama.

Misalnya, penjual masih memiliki cicilan hingga setahun ke depan. Secara otomatis, calon pembeli hanya perlu memikirkan sisa masa cicilan tersebut.

Bagi sebagian orang, hal ini jelas cukup menguntungkan. Sebab mereka tak perlu repot memikirkan lamanya masa cicilan yang bisa sampai 5-6 tahun.

  • Premi Asuransi Murah

Keuntungan lain dari over kredit mobil adalah premi asuransi yang cenderung lebih rendah. Hal ini dikarenakan kendaraan tersebut usianya masih di bawah lima tahun.

Usia kendaraan segitu rata-rata belum ada potensi kerusakan yang besar, sehingga premi yang diberikan perusahaan asuransi tidak terlampau tinggi.

Kerugian Over Kredit Mobil

Selain punya keuntungan, membeli dengan cara over kredit tetaplah memiliki kerugian. Berikut ini beberapa kerugian membeli dengan cara over kredit mobil.

  • Tidak Tahu Kondisi Mobil

Salah satu kerugian yang mengintai adalah kita sebagai pembeli tidak akan pernah tahu kondisi mobil tersebut. Ibaratnya untuk membayar cicilannya saja orang tersebut sudah menyerah.

Apalagi untuk merawat mobilnya. Kondisi mobil terkadang ditutup-tutupi oleh penjual, yang penting mobil bisa cepat laku terjual.

Terkadang ada juga yang ‘mengoplos’ terlebih dahulu komponen mobil tersebut. Misalnya ia menawarkan komponen di mobil miliknya yang masih bagus dengan yang sudah jelek dari orang lain.

Tujuannya agar pemilik mobil tersebut bisa mendapatkan sedikit keuntungan. Cara ini cukup sering dijumpai bagi orang-orang yang kepepet butuh uang cepat.

Sebisa mungkin Carmudian yang mau membeli mobil dengan cara over kredit harus punya sedikit kemampuan memeriksa dan menganalisa kondisi mobil agar terhindar dari penipuan.

  • Melibatkan Banyak Pihak

Untuk melepas kredit dari satu orang ke orang lain butuh prosedur hukum yang jelas. Pihak penjual sejatinya wajib melaporkan pihak pembeli sebagai pemilik baru ke pihak leasing.

cara over kredit mobil bekas

Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui kreditur yang sah secara hukum. Jika baik penjual maupun pembeli tidak menginformasikan hal ini, bisa dipastikan di kemudian hari akan terjadi masalah.

Sebab pihak kreditur A dianggap tidak konsisten dalam membayarkan kewajibannya. Sedangkan kreditur B bisa dianggap sebagai orang yang tidak sah.

  • Bisa Ditolak Asuransi

Jika pihak pemilik mobil pertama tidak memberikan informasi bahwa mobil sudah dioper ke pihak B, bisa-bisa di kemudian hari asuransinya ditolak.

Misalnya mobil mengalami kecelakaan, nantinya yang akan menanggung biaya adalah kedua pihak, baik pihak pemilik mobil pertama, maupun pihak yang membeli mobilnya.

over kredit mobil

Klaim Asuransi Mobil (Foto: Adira)

Asuransi tidak dapat membantu segala kerugian selama asuransi tersebut masih atas nama pemilik lama. Untuk itu, penting sekali memberikan informasi jika mobil tersebut sudah berpindah tangan.

  • Blacklist BI Checking

Bagi penjual, usahakan mencari informasi sejelas-jelasnya kepada pembeli yang akan meneruskan cicilan. Jika pembeli ternyata di kemudian hari mengalami kredit macet dan nama pemilik masih atas nama Anda, nantinya Anda bisa tercoreng sebagai kreditur macet.

Efeknya nama Anda akan buruk ketika BI Checking.

Apa itu BI checking?

BI checking adalah riwayat kreditur yang dialamatkan kepada seseorang.

Jika Carmudian dianggap sebagai kreditur macet, ke depannya bisa dipastikan bakal susah ketika ingin mengajukan cicilan. Pihak Bank Indonesia nantinya bisa menilai jika Anda bukanlah orang yang bisa dipercaya untuk diberikan cicilan.

Asuransi Mobil

Ilustrasi Asuransi Mobil

Proses Over Kredit Mobil yang Benar

Sebelum menjatuhkan pilihan untuk over kredit, sebaiknya pahami dulu proses yang benar. Jangan sampai ada yang terlewat, ya!

  • Pemilik mobil wajib melaporkan ke pihak leasing atau bank terkait over kredit.
  • Penjual nantinya akan dianalisa keuangannya. Jika penjual dianggap masih mampu, pihak bank bisa menolak permintaan pembeli untuk over kredit
  • Jika penjual dinilai tidak mampu membayar, pihak bank akan memproses permintaan tersebut dengan biaya yang sudah ditetapkan kepada pembeli.
  • Kedua belah pihak akan melakukan perjanjian yang disaksikan pihak bank dan pihak pembiayaan

Cara di atas merupakan cara yang sah ketika akan melakukan over kredit mobil. Sebelum menjual atau membeli, sebaiknya pahami dulu konsekuensi kerugiannya.

Jangan terlalu ingin membeli lantaran dianggap untung. Pastikan kerugiannya terlebih dahulu agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Alangkah baiknya jika Carmudian yang mau membeli mobil membeli dengan cara cash (tunai).

Jika mau membeli dengan cara over kredit seperti ini, pastikan Anda sudah paham risikonya.

Selamat berburu mobil idamanmu, Carmudian!

Baca Juga:

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *