Home » Berita » Pabrik Suzuki di Cakung, Tambun, dan Cikarang Batal Beroperasi

Pabrik Suzuki di Cakung, Tambun, dan Cikarang Batal Beroperasi

All New Ertiga di pabrik Suzuki Cikarang. (Foto: Carmudi/Dimas)

Jakarta – Pabrik mobil dan sepeda motor Suzuki yang terletak di wilayah Cakung, Tambun, dan Cikarang batal beroperasi. Sebelumnya Suzuki Indonesia berencana mengakhiri masa penutupan pabrik pada 8 Mei 2020, tapi urung dilakukan. Suzuki malah memperpanjang masa penutupan pabrik hingga 22 Mei 2020 mendatang.

Keputusan ini terpaksa diambil sebagai langkah Suzuki mendukung pemerintah yang tengah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah, termasuk Jakarta dan Jawa Barat. Dampak dari penutupan pabrik sepeda motor dan mobil Suzuki membuat distribusi kendaraan ke diler maupun ekspor mengalami gangguan.

Walaupun pabrik belum beroperasi, namun diler mobil dan sepeda motor Suzuki masih melayani konsumen. Suzuki Indonesia menerapkan kebijakan “Hygiene Commitment” di lingkungan perusahaan dan diler sebagai upaya antisipatif mencegah penyebaran Covid-19.

“Suzuki akan mematuhi perpanjangan PSBB dari pemerintah. Di luar itu, Suzuki juga memiliki kebijakan ‘Hygiene Commitment’ yang berlaku bagi perusahaan dan semua diler. Jadi pedoman keamanan, kesehatan, dan interaksi antarmanusia sangat ketat. Untuk itu, selama dua minggu ke depan kami akan kembali menghentikan sementara semua kegiatan di pabrik,” kata Seiji Itayama, President Director PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales dalam keterangan resminya.

Suzuki berharap pademi corona cepat berlalu dan pabrik kembali beroperasi agar bisa terus berkontribusi secara aktif bagi perekonomian Indonesia. Saat ini Suzuki Indonesia tengah melakukan kajian tentang protokol kesehatan dan keselamatan dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona di area pabrik.

“Saat ini kami merencanakan untuk melakukan studi dan mempertimbangkan bagaimana agar operasional pabrik bisa berjalan dengan tetap menerapkan protokol keamanan dan keselamatan yang ketat, seperti pengaturan jarak aman di line produksi atau interaksi di antara karyawan. Pada prinsipnya kami sangat berhati-hati dan mengikuti aturan pemerintah demi keselamatan bersama,” tambah Itayama.

Dua Kali Mundur

Jalur perakitan di pabrik sepeda motor Suzuki Tambun. (Foto: Carmudi Indonesia/Ben)

Suzuki Indonesia telah dua kali memperpanjang masa penutupan operasional pabrik. Penutupan pabrik pertama kali diumumkan pada awal April. Adapun periode penutupannya berlangsung selama dua minggu, 13-24 April 2020. Melihat kondisi pademi corona yang belum juga menunjukkan tanda-tanda pelemahan, maka Suzuki memutuskan memperpanjang penutupan pabrik.

Periode pemberhentian sementara pabrik berlanjut sampai dua minggu ke depan tepatnya mulai 24 April hingga 8 Mei 2020. Sehubungan dengan adanya perpanjangan status PSBB, maka Suzuki kembali menunda pengoperasian pabrik yang seharusnya mulai dibuka 11 Mei.

“Ini merupakan langkah terbaik yang bisa kami ambil demi kesehatan semua pihak. Di samping itu, ini adalah komitmen kami mendukung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Maka dari itu, kami akan memperpanjang penghentian aktivitas pabrik Suzuki di Indonesia,” kata Itayama.

Penghentian operasional pabrik pembuatan kendaraan Suzuki masih berlanjut hingga dua minggu ke depan atau mendekati akhir bulan.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Selama PSBB, Jasa Poles Mobil Juga Bisa Panggilan ke Rumah

Previous post
Daftar Mobil Bekas Suzuki dengan Harga Murah di Bawah Rp100 Juta
TDA Luxury Toys akui alami penjualan selama masa pandemi
Next post
Bagaimana Tipikal Pembeli Mobil Klasik Langka di Indonesia?