HomeSepeda motorPakai Rangka Baru, Spesifikasi Honda Genio Bikin Geleng-geleng

Pakai Rangka Baru, Spesifikasi Honda Genio Bikin Geleng-geleng

Honda Genio
Honda Genio resmi diluncurkan PT AHM, usung spesifikasi baru (Foto: Carmudi/Dimas).

Jakarta – Pada pertengahan tahun lalu, PT Astra Honda Motor merilis skutik entry level Honda Genio untuk Indonesia. Skutik ini dibangun dengan spesifikasi yang benar-benar baru. Secara spesifikasi, bobot Honda Genio bisa jauh lebih ringan karena memakai rangka eSAF.

Proses produksi rangka baru eSAF pada Honda Genio didesain secara khusus untuk menghasilkan kuliatas rangka terbaik dengan bobot yang jauh lebih ringan. Tujuannya, agar rangka tersebut dapat memberikan kemudahan bermanuver di jalan. Secara desain, Genio memadukan gaya retro dan futuristik yang kasual.

Ada tiga konsep yang terdapat pada Honda Genio, Desainnya casual dan fashionable, dimensi yang compact, lalu performa serta ragam fiturnya lengkap. Itulah mengapa AHM menyebut Genio memiliki best value secara menyeluruh dari sisi desain, performa, fitur, maupun konsumsi bahan bakar yang irit, cocok untuk pemakaian harian.

Sebagai skutik untuk aktivitas sehari-hari, Genio memiliki ruang penyimpanan besar berkapasitas 14 liter untuk menyimpan barang. Di dalam bagasi juga disiapkan power charger untuk mengisi ulang baterai gadget.

Teknologi Rangka eSAF, Bikin Honda Genio Makin Lincah

Test Ride Honda Genio 2019 Lengkap. (Foto: Carmudi/Dimas)

Teknologi rangka baru eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) dari Honda dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas handling, sehingga sepeda motor mudah dikendarai, ringan, dan nyaman saat bermanuver. Rangka eSAF diklaim mampu menyuguhkan stabilitas handling dan kenyamanan yang maksimal bagi pengendara Honda Genio.

Teknologi eSAF Honda juga baru diimplementasikan pertama kali di Indonesia. Rangka eSAF pada Honda Genio menggunakan proses produksi mutakhir melalui proses press serta laser welding.
Jenis rangka ini memiliki bobot yang lebih ringan namun tingkat rigid atau kekakuan yang tinggi. Konon, bobot rangkanya ini saja hanya 10 kilogram dan bisa diangkat dengan mudah. Untuk skutik yang sama-sama bermesin 110 cc, perbandingan power to weight ratio di Honda Genio lebih baik.

Ini bisa dilihat dari curb weights atau berat isi motor 90 kilogram. Genio hanya beda satu kilogram dari BeAT baru dengan bobot 89 kilogram. Secara fisik, Honda Genio juga cukup mungil dan ramping dengan dimensi sebagai berikut:

  • Panjang X Lebar X Tinggi 1869 x 692 x 1061 mm
  • Tinggi Tempat Duduk 740 mm
  • Jarak Sumbu Roda 1.256 mm
  • Jarak Terendah Ke Tanah 147 mm

Genio merupakan versi produksi massal dari motor konsep Project G yang diperkenalkan di IMOS 2018 silam. Bahkan, Genio ini menjadi pelopor skutik sebelum lahirnya Honda Beat generasi terbaru. Sang skutik sejuta umat itu mengadopsi platform dan mesin yang sama seperti pada Genio.

Tidak seperti Scoopy yang memakai velg berdiameter 12 inci, Genio ini setia memakai velg khas skutik pasaran dengan diameter 14 inci. Secara klasifikasi, Genio ini diposisikan berada antara Honda Beat dan Scoopy. Jadi, bisa dibilang ini adalah model peralihan dari versi modern ke retro begitu.

Postur Honda Genio, Kecil Ramping dan Cocok Untuk Anak Sekolah

Honda Genio secara resmi diperkenalkan di wilayah Jawa Barat.
Honda Genio secara resmi diperkenalkan di wilayah Jawa Barat.

Zaman sekarang, anak sekolah sudah mengendarai sepeda motor. Ada yang memang sudah punya SIM tapi banyak yang belum. Tapi kita bukan membahas soal itu, melainkan soal postur Honda Genio yang cocok untuk kalangan remaja.

Honda Genio memiliki panjang 1.869 mm, lebar 692 mm dan tinggi 1.061 mm, dengan inggi jok Genio 740 mm membuat pengendara dengan tinggi 165 cm dipstikan tidak bakal kesulitan menjejakkan kedua kaki di tanah. Artinya, kalangan remaja terutama perempuan dapat dengan mudah mengendarainya.

Sayangnya, postur yang mungil dan ramping ini tidak cocok untuk pengendara berbadan tinggi besar di atas 175 cm. Ruang deknya minimalis sehingga akan membuat lutut mentok dek depan.

Spesifikasi Honda Genio, Bikin Hemat BBM dan Lebih Bertenaga

Honda Genio
Spesifikasi mesin Honda Genio. (Foto: Carmudi/Dimas)

Honda melalui Genio memasuki era baru skutik yang serba efisien, baik dari sisi bobot kendaraan, ataupun mesin yang digunakan termasuk konsumsi bahan bakarnya. Transmisi yang digunakan masih tetap CVT tapi dengan jenis belt yang juga baru.

Lebih lanjut, desain mesin yang kompak pastinya turut mengurangi bobot, karena hanya butuh pelumas 700 cc. Artinya, bila kita membeli oli masih ada sisa 100 cc. Sisa oli ini jangan dibuang, karena bisa digunakan untuk ditambah ketika volumenya berkurang sebelum waktu ganti oli tiba.

Honda Genio memakai belt dengan desain W-Cog. Maksudnya, CVT Belt ini punya desain gerigi dua sisi atas dan bawah. V-Belt tersebut jelas memiliki desain berbeda dibandingkan skuter matik honda yang sudah dipasarkan yang memakai gerigi di satu sisi saja.

“Desain V-Belt W-Cog bisa mengurangi gesekan dan suara CVT menjadi lebih hening. V-Belt desainn W-Cog diklaim mampu memberikan peningkatan pada penyaluran tenaga ke roda belakang. Selain itu, W-Cog juga menunjang cengkeraman belt yang lebih baik

Mesin Overstroke Versi Mungil, Irit Oli

Skutik besutan Honda ini dibekali mesin baru 110 cc dengan karakter overstroke. Maksudnya, desain silindernya memiliki perbandingan panjang langkah yang lebih besar dari diameter.

Adapun diameter X langkah silinder Honda Genio yaitu 47,0 x 63,1 mm. Mesin ini di atas kertas mampu hasilkan daya 8,9 Hp/7.500 Rpm, dan torsi puncak mencapai 9,3 Nm/5.500 Rpm.

Mesin long stroke ini berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dan bertenaga. Selain itu, kompresi pada Honda Genio cukup besar, 10,0:1 sehingga minimal memakai bahan bakar RON 92 seperti Pertamax. Bila nekat memakai bensin bersubsidi atau RON 90 maka membuat mesin kurang bertenaga dan muncul gejala ngelitik.

Untuk di kota besar pastinya cukup mudah mendapatkan bensin dengan oktan 92. Namun, motor ini bisa sedikit kesulitan mendapat bahan bakar non subsidi bila digunakan di kota-kota kecil yang lebih banyak menyediakan bensin RON 90 ke bawah.

Desain Honda Genio, Sempat Dikira Pengganti Honda Scoopy

Honda Genio
Penampakan Honda Genio “adik” dari Scoopy. (Foto: Carmudi/Dimas)

Konsep dari Honda Genio sempat dipamerkan pada ajang IMOS 2018 yang dinamai sebagai Project G. Saat itu banyak spekulasi yang menganggap bahwa Project G merupakan calon generasi baru dari Scoopy.

Kemudian, Genio resmi diluncurkan sebagai model tersendiri. Desainnya plek mirip dan mengikuti versi konsepnya, Project G dengan style retro futuristik. Banyak orang yang mengira bila Genio ini adik Scoopy. Sah saja mengatakan demikian karena dari kelasnya pun Genio dijual dengan harga lebih murah dari Scoopy.

Kemiripan Genio dengan Scoopy ini terdapat pada entuk lampu depan besar diapit dua lampu sein dan bantuk fasia belakang. Namun, Genio ini sudut-sudutnya tegas dan tidak membulat seperti pada Scoopy yang membuatnya terkesan futuristik.

Honda Genio pun sudah dilengkapi fitur kekinian yang modern dan canggih, misalnya saja lampu depan sudah menggunakan LED. Desain lampu belakang stylish agar tetap terkesan retro, serta lampu sein terpisah di bagian cover bodi samping, memberikan image modern dan pencahayaan optimal.

Panelmeter digital menyajikan berbagai informasi termasuk penunjuk kecepatan, odometer, bahan bakar, hingga indikator ECO sebagai panduan berkendara efisien. Sentuhan aluminium pada pijakan kaki pembonceng dan grip belakang menyuguhkan penampilan yang stylish.

Penulis: Yongki

Editor: Lesmana

Previous post
Sekarang Beli Mobil DFSK Lebih Mudah, Tak Perlu ke Diler
Next post
Siap-Siap, Honda Forza Terbaru Meluncur Bulan Depan