Berita

Honda Berambisi Antarkan Pebalap Indonesia Berlaga di MotoGP

Honda CBR250RR digunakan Pebalap Indonesia yang berlaga di tingkat nasional (Foto: Carmudi.co.id)

Jakarta – Ajang balap MotoGP menjadi kompetisi roda dua yang paling bergengsi. Tiap pebalap Indonesia bermimpi agar bisa berlaga di balap motor prototipe pabrikan tersebut.

Pebalap Indonesia yang akan berlaga di MotoGP harus melewati serangkaian proses yang panjang dan terjal. Mereka harus memulai balap dari level nasional sejak usia belia. Honda membuka kesempatan pebalap Indonesia melalui ajang pembinaan melalui Astra Honda Racing School.

“Balapan di MotoGP akan menjadi result positif dari proses pembinaan balap kami. Kami melihat pebalap Indonesia mempunyai potensi besar untuk ikut serta pada ajang balap motor tertinggi tersebut,” ujar Johannes Loman, Vice President Executive PT Astra Honda Motor di jakarta, Selasa (20/2).

Astra Honda Racing Team (AHRT) memulai jenjang pembinaan pebalap profesional dengan berpartisipasi pada kejuaraan nasional balap 250cc. Rheza Danica yang mengendarai CBR250RR menjadi juara Nasional pada 2017 lalu. Untuk tahun ini, AHRT berupaya mempertahankan prestasi tersebut dengan menurunkan Awhin Sanjaya, Mario Suryo Aji dan Mohammad Adenanta Putra.

Berlanjut ke tingkat regional, AHM juga turut memperkuat pembinaan pebalap pada level Asia di musim kompetisi 2018. Sebanyak 5 pebalap muda Indonesia akan berlaga di ajang Asia Talent Cup (ATC) 2018 yang dipromotori oleh Dorna Sports yang juga penyelenggara MotoGP.

Indonesia menjadi negara dengan perwakilan pebalap terbanyak di ajang ATC 2018 dengan menurunkan Lucky Hendriansyah, Mario Suryo Aji, Mohammad Adenanta Putra, Muhammad Agung Fachrul dan Afridza Syach Munandar.

Selain berlaga di ATC 2018, Honda juga melakukan pembinaan balap di ajang Asia Road Racing Championship. AHM melalui Astra Honda Racing Team (AHRT) mengikutsertakan Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar dan Irfan Ardiansyah di kelas Supersports 600cc.

Pebalap Indonesia di Level Internasional

pebalap indonesia

AHM mendukung pengembangan pebalap Indonesia secara berkelanjutan. (Foto: Carmudi)

Pebalap Indonesia juga akan mendapat tempaan kompetisi internasional dengan berlaga di level Grand Prix yaitu CEV International Championship. Pada ajang tersebut, Honda menurunkan Gerry Salim yang berkompetisi di kelas CEV Moto3 Junior World Championship. Sementara itu, Dimas Ekky Pratama bermain pada level Eropa, CEV Moto2 European Championship.

Gerry dan Dimas dijadwalkan menetap sementara di benua Eropa dan menjalani program latihan balap dan fisik yang intens. Mereka harus mendalami kultur balap CEV yang diterapkan seperti MotoGP.

“Melalui pembinaan balap usia dini yaitu Astra Honda Racing School, kami menempa pebalap muda Indonesia untuk dapat memiliki skill dan karakter balap yang kuat sehingga kelak mampu bersaing dengan pebalap mancanegara di berbagai ajang balap internasional,” tambah Loman. (dna)

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts