Berita

Pebalap Nasional Kembali Mentas di Ferrari Challenge Trofeo Pirelli 2018

Ferrari Challenge Trofeo Pirelli 2018

Pebalap nasional siap adu skill di Ferrari Challenge 2018. (Foto: Carmudi.co.id)

Jakarta – Pebalap Indonesia kembali meramaikan kancah balap Ferrari Challenge Trofeo Pirelli 2018. Tim Ferrari Jakarta akan mengirimkan tiga mobil teranyar serta lima pebalapnya. Dua pebalap diantaranya merupakan pebalap pro Tanah Air, Renaldi Hutasoit dan Rama Danindro. Seri one-make race yang menggunakan Ferrari 488 Challenge ini akan berlangsung di sejumlah trek terkenal di dunia.

Pebalap nasional Renaldi Hutasoit yang sempat merengkuh Juara 2 Ferrari Challenge APAC 2016, meyakini kompetisi bergengsi ini akan semakin ketat.

“Dibandingkan sebelumnya, balapan ini sepertinya akan lebih berat karena mobilnya jadi lebih kuat dan (hadirnya) trek baru di ajang ini,” ujarnya di Jakarta hari ini, Rabu (7/2).

Ferrari Challenge Trofeo Pirelli 2018

Dua pebalap nasional yang akan berlaga di ajang Ferrari Challenge 2018; Rama Danindro (kiri) dan Renaldi Hutasoit (kanan). (Foto: Carmudi.co.id)

Ferrari Challenge Trofeo Pirelli 2018 akan dibuka di Melbourne, Australia pada 22 Maret 2018. Pembukaan ini dilakukan sebelum menyambangi trek balap di Hampton Downs (Selandia Baru), Shanghai (China), Fuji (Jepang), Suzuka (Jepang), Singapura dan Monza (Italia) sebagai penutup seri November mendatang.

“Kami sangat bangga dapat membawa tiga mobil dan lima pebalap sekaligus,” tutur Arie Christopher selaku CEO Ferrari Indonesia.

“Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi sejauh ini di ajang yang sama,” terangnya.

Ferrari 488 Challenge Jadi Tantangan Baru Para Pebalap di Ferrari Challenge Trofeo Pirelli 2018

Ferrari Challenge Trofeo Pirelli 2018

Ferrari 488 menjadi mobil generasi ke enam Challenge. (Foto: Carmudi.co.id)

Ferrari 488 Challenge merupakan mobil besutan anyar Ferrari di ajang Challenge Trofeo Pirelli 2018. Ferrari 488 Challenge ini adalah generasi terbaru yang menggantikan mobil sebelumnya, 458 Challenge EVO.

“Mobil ini merupakan tantangan baru karena punya gap tenaga yang cukup jauh dengan sebelumnya,” tutur Aldi.

Soal persiapan, pebalap yang sempat vakum di 2017 lalu ini menuturkan bahwa kini materi latihan terkendala oleh unit Ferrari 488 Challenge yang belum bisa digunakan. Kabarnya, unit hanya bisa dicoba pada beberapa hari jelang seri balapan dimulai.

“Tapi itu tidak jadi masalah. Meskipun spesifikasi dan keluaran tenaganya lebih besar, saya rasa adaptasi bisa dilakukan secepat mungkin. Dalam balapan, kan bukan hanya soal skill tapi juga fisik, mindset serta yang terpenting adalah kalkulasi. Perhitungan yang matang. Mau ambil resiko di tikungan pertama atau kedua bisa mengubah hasil akhir,” kata Aldi.

Ferrari 488 Challenge dijejali mesin V8 3.9 liter turbo yang mampu memuntahkan 670 tenaga kuda. Mobil generasi keenam sepanjang sejarah Ferrari Challenge ini diakui, disamping spesifikasi teknis yang lebih mumpuni,  juga memiliki tingkat aerodinamika yang lebih efisien dari 458 Challenge EVO. (dna)

Dimas Hadi

Memulai karir sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di Carmudi Indonesia. Sebelumnya aktif menulis bermacam esai sosial-budaya dan beberapa karya tulis lainnya sejak 2009. Email : [email protected]
Follow Me:

Related Posts

/