Berita

Pelabuhan Patimban Resmi Beroperasi, Langsung Ekspor 140 Kendaraan

Subang – Pelabuhan Internasional Patimban telah resmi beroperasi pada Minggu kemarin dan langsung melayani kegiatan ekspor.

Acara soft launching dan pengoperasian perdana Pelabuhan Patimban disaksikan langsung oleh Presiden secara virtual dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara langsung, Subang, Jawa Barat, Minggu (21/12/2020) kemarin.

Presiden dan Menhub turut menyaksikan pengangkutan 140 unit kendaraan merek Toyota, Suzuki, dan Daihatsu menuju Brunei Darussalam. Kendaraan-kendaraan tersebut diekspor dengan Kapal MV. Suzuki Express milik PT Toyofuji Shipping Co.,Ltd.

“Di tengah pandemi, salah satu proyek strategis nasional, Pelabuhan Patimban fase pertama telah kita selesaikan,” kata Presiden Joko Widodo dikutip dari situs web Kemenhub.

Presiden pun menyampaikan bahwa Pelabuhan Patimban ini berperan sangat strategis dalam pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Barat dan nasional.

Letaknya yang dekat Bandara Internasional Kertajati dan kawasan industri Bekasi, Karawang, dan Purwakarta, pelabuhan ini pun diyakini akan menjadi kunci penghubung antara kawasan industri, manufaktur, dan sentra-sentra pertanian, serta percepatan ekspor.

Sementara menurut Menteri Perhubungan, Pelabuhan Patimban dibangun dengan berbagai pertimbangan, salah satunya untuk mengurangi biaya logistik dan memperlancar arus barang, serta mengurangi beban kendaraan barang di jalan raya.

“Pelabuhan Patimban yang disinergikan dengan Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat mengefisiensikan waktu dan biaya logistik,” kata Menhub Budi Karya.

“Khususnya untuk menekan biaya logistik nasional dan meningkatkan efisiensi biaya ekspor produk Indonesia ke luar negeri, salah satunya produk otomotif,” imbuhnya.

Dibangun Bertahap Hingga 2025

pelabuhan patimban resmi beroperasi

Soft launching Pelabuhan Internasional Patimban resmi beroperasi. (Foto: Jurnas)

Pembangunan Pelabuhan Patimban dilakukan dalam tiga tahap hingga 2025.

Kini baru masuk tahap I fase 1, yaitu meliputi pembangunan area terminal, pembangunan Breakwater, Seawall, dan Revetment, Back Up Area, jalan akses, dan jembatan penghubung dengan Terminal Kendaraan seluas 25 Ha dengan kapasitas kumulatif sebesar 218.000 CBU, Terminal Peti Kemas seluas 35 Ha dengan kapasitas kumulatif sebesar 250.000 TEUs untuk tahap I secara keseluruhan.

Sedangkan untuk tahap I fase 2 akan dikerjakan pada 2021-2024 sebelum masuk tahap II yang dilaksanakan pada 2024-2025.

 

Penulis: Dimas Hadi

Baca Juga: Pelabuhan Patimban Resmi Beroperasi, Langsung Ekspor 140 Kendaraan

Dimas Hadi

Menjadi jurnalis dan merangkap sebagai penulis konten otomotif di Carmudi sejak 2016. Masih terobsesi Toyota Starlet meski lebih sering mengemudikan Suzuki Ertiga karena cinta keluarga. Email: [email protected]

Related Posts