Tips dan Trik

Penyebab Kerusakan Mobil, Waspadai Lubang di Jalan Pasca Musim Hujan

Lubang Jalanan penyebab kerusakan mobil (Foto: Autoevolution)

Jakarta – Musim hujan mulai memasuki periode akhir. Biasanya setelah musim hujan ini menyisakan masalah baru bagi pengguna jalan, yaitu jalan berlubang. Ceruk-ceruk di beberapa bagian aspal bisa menjadi penyebab kerusakan mobil bagi pengemudi yang apes atau kurang hati-hati.

Bagaikan ranjau, lubang di jalanan bisa berakibat fatal pada komponen yang bersinggungan langsung. Mobil yang kerap menghantam lubang, berpotensi mengalami kerusakaan di sektor kaki-kaki. Bahkan bila kondisi rusak itu diabaikan, bisa mengurangi aspek keamanan bekendara.

Lubang di jalanan terbentuk karena struktur kepadatan tanah di bawah aspal melemah, bisa juga karena struktur aspalnya tidak lagi padat. Ini disebabkan karena permukaan aspal terus diguyur hujan dan terendam air dalam beberapa waktu.

Saat mobil menginjak bagian ini menyebabkan deformasi atau retakan aspal hingga akhirnya membuat lubang di permukaan jalan. Lubang yang awalnya kecil semakin membesar karena terus diinjak kendaraan yang lewat. Ini kian diperparah apabila dalam ruas jalan tersebut sering dilalui kendaraan berat sehingga lapisan aspal tadi lebih cepat hancur tergilas.

Lubang-lubang terkenal karena mendatangkan malapetaka pada mobil. Kerusakan jalan ini tidak cuma menjadi gangguan berkendara, mulai dari guncangan hingga menimbulkan kerusakan di mobil yang jika dibiarkan biayanya juga cukup mahal.

Kerusakan Komponen Mobil Akibat Menghantam Lubang Jalan

Saat mobil Carmudian menghantam lubang, perlu memeriksa kerusakan di bagian kaki-kaki. Kerusakan apa saja? Berikut penjelasannya.

Ban Benjol dan Bocor

Uji Ban Turanza di Trek Basah Proving Ground Bridgestone (Foto: Bridgestone Indonesia)

Ban menjadi satu-satunya bagian mobil yang menyentuh atau berinteraksi dengan permukaan jalan. Jadi, tidak mengherankan jika bagian ini rentan terhadap kerusakan akibat lubang.

Akibat benturan dengan permukaan jalan yang rusak dapat menimbulkan tonjolan dinding samping alias benjol, pemisahan tapak, atau kempis. Ini bisa terjadi karena lubang sering memiliki tepi yang keras yang menekan ban.

Untuk ban yang hanya sekadar bocor atau kempis masih bisa diperbaiki. Alangkah berisiko bila ban sampai benjol atau tapaknya terkelupas hingga kawat penyangga di dalamnya keluar.

Pelek Peyang

Small MPV Mitsubishi

Pelek mobil bisa peyang saat membentur lubang di jalan. (Foto/Carmudi Indonesia).

Hantaman keras yang diterima ban saat melewati lubang energinya juga disebar ke pelek. Guncangan ini bisa membuat pelek penyok, retak, atau bahkan pecah. Dua masalah tadi jelas membuat roda tidak bisa bergulir maksimal.

Pelek yang pecah ini bisa terlihat dari adanya bekas cuilan di salah satu bagian yang hilang. Pada kasus pecah serta retak parah tidak disarankan untuk diperbaiki dan sebaiknya diganti. Perbaikan pelek bisa dilakukan untuk kerusakan seperti penyok atau retak rambut.

Kerusakan Kaki-kaki Mobil

Pemeriksaan kaki-kaki dan rem pasca perjalanan jauh

Bantalan yang berperan untuk mengubah sudut roda akibat pergerakan suspensi atau lingkar kemudi juga rentan mengalami kerusakan. Kerusakan yang paling sering muncul terdapat di baagian lower arm dan ball joint sebagai kesatuan dari kaki-kaki.

Ciri kerusakannnya dapat dideteksi saat mobil melaju melewati marka jalan, bila arah mobil bergerak meski lingkar kemudi tidak digerakkan, ada kemungkinan ball-joint mulai rusak.

Bagian kaki-kaki lainnya yang rentan bermasalah pasca melindas lubang yakni tie rod end yang berperan untuk mengatur sudut roda dari lingkar kemudi. Ciri kerusakannya mirip dengan ball joint. Untuk kerusakan ball-joint dan tie rod end ini perbaikannya dengan cara wheel alignment atau spooring.

Suspensi Bermasalah

Honda HR-V

Kaki-kaki belakang Honda HR-V ada bunyi aneh (HCI)

Suspensi mobil dirancang untuk menyerap dampak guncangan, tapi ada batasan untuk berapa tekanan yang bisa diterima. Hantaman keras secara tiba-tiba saat melewati lubang dapat menyebabkan berbagai masalah suspensi. Melemahnya ayunan suspensi saat melewati jalan rusak menjadi ciri termudah untuk mendeteksinya.

Peredam kejut ini menjadi bagian terakhir dideteksi jika kaki-kaki lainnya sudah dibenahi dan duduk dengan sempurna. Suspensi yang rusak biasanya amblas dan membuat posisi mobil jadi miring sehingga bekerja dengan tidak maksimal.

Bila kerusakannya dibiarkan, pengendalian menjadi limbung. Untuk membenahinya, bisa dengan mengganti karet seal yang bocor sekaligus oli shock-nya. Memang, pabrikan lebih merekomendasikan mengganti shockbreaker dengan yang baru, tapi kita pun bisa memperbaikinya di bengkel spesialis bila kantong lagi tipis.

Knalpot Patah dan Ambrol

aksesoris yang dilarang

Knalpot racing dinilai melanggar peraturan aksesoris

Kalian juga patut berhati-hati, sebab saluran pembuangan sisa pembakaran ini juga bisa rusak akibat melindas lubang. Posisinya di kolong mobil membuat pipa knalpot bisa saja terhantam pinggiran lubang apabila mobil amblas cukup dalam.

Efek yang ditimbulkan yang paling sederhana yaitu penyok, namun bisa juga membuat bagian knalpot pecah atau ambrol terlepas dari dudukannya. Mau tidak mau, Carmudian harus segera memperbaiki knalpot karena kerusakannya sangat mengganggu.

Kerusakan knalpot ini bisa membuat suara mobil jadi bising, hingga tenaga mobil yang agak ngempos karena adanya lubang kebocoran. Hal yang cukup riskan lainnya, saluran bocor bisa membiarkan asap knalpot ke kabin, menimbulkan bahaya kesehatan yang berpotensi serius.

Bodi Bawah Penyok

Desain sporty pada body kit Mobilio RS

Kerusakan bodi mobil akibat menghantam lubang memang jarang terjadi, namun bukan berarti tidak bisa. kerusakan bodi ini biasa terjadi pada mobil dengan ground clearance rendah, seperti sedan atau mobil sport.

Bagian yang sering mengalami kerusakan biasanya di bumper atau side skirt. Kerusakan ini memang tidak mempengaruhi performa kendaraan. Namun penampilan mobil jadi korban, karena penyok yang ditimbulkan.

Carmudian yang menjadi pengguna mobil ceper jelas harus ekstra waspada. Manuver lincah perlu dilakukan demi menghindari lubang yang menganga. Selain itu, tekanan udara pada ban yang ideal serta jarak main suspensi bisa mensiasati agar mobil tidak terjeblos terlalu dalam saat menghantam lubang dan menimbulkan kerusakan.

Teknik Mengemudi di Jalan Berlubang

Kualitas jalan akan mempengaruhi tingkat konsentrasimu pada saat mengemudi. Kondisi-kondisi jalan yang keriting dan berlubang tentu mengharuskan kita untuk bisa mengemudi dengan lebih waspada.

Pada saat mengemudi di jalan yang banyak berlubang hal yang paling penting adalah untuk lebih meningkatkan rasa waspada dan konsentrasi. Dengan begini pengemudi akan lebih cepat mengantisipasi kondisi jalan yang rusak.

Ketika menyadari kondisi jalan tidak lagi mulus, sebaiknya jaga jarak yang cukup dengan kendaraan lain. Apabila jarak kendaraan terlalu dekat, dikhawatirkan akan terjadi benturan antar kendaraan. Ini terjadi ketika mobil atau motor di depan melakukan pengereman mendadak dan pengemudi tidak sigap merespon kondisi tersebut.

Saat mobil memasuki jalan berlubang, kemudi akan mengikuti arah roda yang menghantam pinggiran lubang. Akibatnya, kemudi kendaraan akan mengikuti kontur atau arah yang dipengaruhi benturan roda tersebut.

Jika Carmudian tidak sedang memegang kemudi dengan kuat, ada kemungkinan mobil akan berbelok secara mendadak. Sehingga penting untuk memegang setir dengan kuat agar tetap bisa menjaga arah kendaraan saat melewati jalanan berlubang.

Manuver Menghindari Lubang

Pengemudi akan dihadapkan pada pilihan antara melewati atau menghindari lubang tersebut. Jika mengetahui ada lubang, ada baiknya segera dihindari. Memang, sulit dilakukan jika melaju dalam kecepatan tinggi.

Sebab, ketika direm, maka beban mobil akan pindah ke depan. Otomatis, beban pada ban akan lebih berat. Ketika menginjak rem terlalu kuat, ban dan pelek akan menerima benturan yang kuat dari pinggir lubang. Ada baiknya untuk pengemudi mengurangi kecepatan kendaraan secara gradual atau bertahap sebelum sampai di titik jalan yang berlubang.

Jika diharuskan untuk melewati lubang tersebut, sebaiknya perhatikan kedalaman lubang. Bandingkan dengan ketinggian ground clearance kendaraan yang kita kemudikan. Apabila dirasa lubang tersebut terlalu dalam, cobalah untuk mencari area tertinggi lubang tersebut, dan pastikan ban mobil masuk sepenuhnya ke dalam lubang.

Pastikan bahwa telapak ban masuk secara merata ke dalam lubang. Hal ini berguna untuk menghindari ban yang masuk di tepi lubang. Tujuannya, supaya dinding ban tidak tergesek pinggiran lubang.

Hal ini cukup penting, karena sebagian jenis ban tidak mendesain dinding ban sekuat bagian telapaknya. Sehingga ketika ban bergesekkan dengan pinggir lubang, ban akan mudah rusak. Jika Carmudian terlanjur menghantam lubang jalanan dengan kuat saat kecepatan tinggi, segera cari tempat aman untuk menepi. Periksa kerusakan yang terjadi dan langsung terlihat.

Apabila Carmudian memilih untuk bermanuver dan menghindari lubang, jangan lupa untuk tidak melakukannya secara mendadak. Perhatikan kondisi lalu lintas, mulai dari kendaraan di belakang, atau kendaraan yang sedang melaju dari arah yang berlawanan. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kecelakaan yang bisa terjadi saat pengemudi melakukan manuver.

Kondisi jalanan yang keriting dan berlubang menuntut kita ekstra waspada. Kita pun dituntut sigap untuk bermanuver di tengah kondisi jalan yang rusak supaya menghindari kerusakan mobil akibat benturan. Kesigapan kita selama berkendara membuat mobil kesayangan tentu lebih awet sekalipun harus sering berhadapan dengan kondisi jalanan yang rusak.

 

Penulis: Yongki Sanjaya

Editor: Dimas

Baca Juga:

Alasan Posisi Setir Mobil di Indonesia Ada di Kanan

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts