Berita

Peraturan Formula E, Balapan Dibatasi Waktu 45 Menit Bukan Hitungan Lap

Jakarta — Peraturan Formula E unik karena balapannya dibatasi waktu. Bukan menggunakan hitungan lap seperti yang berlaku di Formula 1.

Peraturan Formula E

(Foto: fiaformulae.com)

Kota Jakarta sedang bersiap untuk menjadi tuan rumah balapan Formula E yang menurut rencana akan berlangsung di Sirkuit Ancol pada Sabtu, 4 Juni 2022 nanti.

Bagi masyarakat yang hendak menikmati balapan internasional ini ada baiknya mengetahui peraturan-peraturannya terlebih dahulu.

Balapan Formula E dikenal dengan memiliki sejumlah keunikan. Salah satunya penggunaan format balapan “45 minutes plus 1”.

Itu artinya balapan dibatasi waktu selama 45 menit. Begitu durasi tersebut berakhir, setiap pebalap masih memiliki kesempatan melakukan 1 putaran lagi sebelum akhirnya benar-benar finish.

Penerapan format balapan “45 minutes plus 1” ada hubunganya dengan kapasitas baterai yang digunakan mobil balap Formula E.

Fanboost dan Attack Mode

Bukan hanya itu, peraturan Formula E juga memiliki masih memiliki keunikan lain. Sebagai contoh adanya Fanboost yang dapat diibaratkan sebagai energi tambahan bagi pebalap.

Tak semua memilikinya, Fanboost hanya dimiliki 5 orang pebalap. Penentuannya berdasarkan survei yang dilakukan di situs web Formula E sebelum balapan.

Fanboost akan memberi energi tambahan sebesar 25 kW yang bisa digunakan selama 5 detik. Kemampuan ini hanya bisa digunakan satu kali dalam satu balap, tepatnya setelah balapan berlangsung lebih dari 20 menit.

Energi tambahan dari Fanboost akan sangat berguna ketika seorang pebalap ingin menyalip rival di depannya.

Formula E Attack Mode

(Foto: fiaformulae.com)

Kemudian ada juga yang dinamakan dengan Attack Mode. Berbeda dengan Fanboost, semua pebalap bisa mengaktifkan Attack Mode, tapi hanya di titik-titik lintasan yang sudah ditentukan.

Uniknya, titik pengaktifan Attack Mode diumumkan hanya beberapa saat sebelum balapan berlangsung. Dengan begitu setiap tim harus segera memperhitungkan strateginya.

Pengaktifan Attack Mode juga akan memberi energi tambahan sebesar 25 kW untuk beberapa saat.

Penonton bisa mengetahui pebalap yang sedang mengaktifkan Fanboost atau Attack Mode melalui nyala lampu yang mengelilingi halo (pelindung di bagian atas pebalap).

Jika lampu warna ungu menyala artinya pebalap sedang menggunakan Fanboost. Sementara untuk Attack Mode ditandai nyala lampu berwarna merah.

Penulis: Mada Prastya
Editor: Dimas

Mada Prastya

Bergabung sebagai penulis di Carmudi Indonesia sejak Februari 2021. Menyukai kendaraan roda dua karena simpel, cepat, dan memberi rasa kebebasan dalam berkendara. Email: [email protected]

Related Posts