Mobil

Mengupas Perbedaan All New Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S EyeSight

Tangerang — All New Subaru Forester varian 2.0i-L dan 2.0i-S EyeSight memiliki sejumlah perbedaan. Hal ini sengaja dilakukan untuk menyesuaikan segmentasi pasar yang dituju Subaru.

Perbedaan antara Subaru Forester varian 2.0i-L dan 2.0i-S EyeSight cukup banyak. Sebelum membahas lebih jauh ke arah sana, simak dahulu pembaruan utama yang terjadi pada All New Forester yang baru saja mendarat di Indonesia.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

All New Subaru Forester 2.0i-S EyeSight (Foto: Santo/Carmudi)

Eksterior

Generasi kelima dari Forester ini mengusung bahasa desain terbaru Dynamic x Solid. Berkat bahasa desain baru tampilan luar All New Subaru Forester tampak kokoh.

Bagian depan dari eksterior SUV Jepang ini sudah menggunakan fascia dan bumper baru, lampu depan dengan motif daytime running light baru, serta projector LED dengan Adaptive Driving Beam (ADB) dan Steering Responsive Headlight (SRH).

>>>>> Cek daftar harga mobil Subaru Bekas 2022

Tersemat pula underguard yang menyatu dengan under-body flat panel yang berada di bawah mobil, sedangkan atapnya terdapat roof rail berwarna silver untuk memperkuat tampilan sebuah SUV.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

All New Subaru Forester 2.0i-L (Foto: Santo/Carmudi)

“Roof railnya menyatu dengan konstruksi Subaru Global Platform, ia dapat menahan beban sampai 300 kg,” terang Ismail Ashlan, Marketing & Communication Manager, Subaru Indonesia, di acara peluncuran All New Subaru Forester, di Tangerang, Rabu (18/5/2022).

Interior

Masuk ke bagian interior, nuansa mewah begitu terasa berkat penyematan material berkualitas dan dukungan fitur-fitur terkini sebagai penunjang kenyamanan berkendara.

Di mulai dari bagian dasbor, kini tampilannya lebih segar dan didominasi oleh warna hitam.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

Dasbor Forester 2.0i-S EyeSight (Foto: Santo/Carmudi)

Masih di bagian dasbor terpasang lingkar kemudi yang dipenuhi oleh berbagai tombol untuk memudahkan pengemudi mengoperasikan fitur- fitur tertentu.

Ada juga head unit layar sentuh berukuran 8 inci yang bisa terkoneksi ke smartphone lewat Apple CarPlay dan Android Auto.

Tepat di atas head unit ada layar berukuran 6 inci yang menampilkan berbagai informasi mengenai kendaraan, seperti konsumsi bahan bakar, temperatur, off road display, Subaru EyeSight, dan Kompas.

Beranjak ke bangku baris kedua, terdapat hand-rest, cup-holder, dan dapat direbahkan sesuai kebutuhan.

“Di bangku baris kedua leg room-nya luar biasa dengan head rest di tengah serta cup holder, colokan USB 2.1 Ampere ada dua serta ada kisi AC juga untuk memastikan suhu yang nyaman untuk semua penghuni kabin,” terang dia.

Interior All New Subaru Forester (Foto: Santo/Carmudi)

Menariknya, pintu baris kedua mobil dapat dibuka hingga 90 derajat sehingga memberikan kemudahan dalam memasukkan atau mengeluarkan barang ke atau dari kabin.

Mesin

All New Subaru Forester yang dijual di Indonesia dibekali mesin Boxer berkode FB20. Kapasitas mesinnya 2.0L Naturally Aspirated yang menghasilkan tenaga 153 hp pada 6.000 rpm dan torsi 196 Nm pada 4000 rpm.

Tenaga dari mesin tersebut disalurkan ke semua roda atau All Wheel Drive (AWD) melalui transmisi Lineartronic CVT 7-percepatan. Perpindahan gigi juga dapat dilakukan secara manual melalui paddle shift yang terdapat di lingkar kemudi.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

Mesin All New Subaru Forester (Foto: Santo/Carmudi)

Perbedaan All New Subaru Forester varian 2.0i-L dan 2.0i-S EyeSight

Bila ditelisik lebih dalam perbedaan antara All New Subaru Forester varian 2.0i-L dengan 2.0i-S EyeSight cukup banyak.

Perbedaan yang paling kentara terdapat di bagian eksterior dan interiornya.

Untuk lebih jelasnya berikut rincian perbedaan Forester 2.0i-L dengan 2.0i-S EyeSight.

All New Subaru Forester

Pelek Forester 2.0i-S EyeSight (Foto: Santo/Carmudi)

Ukuran Pelek

Pada All New Subaru Forester 2.0i-L terpasang pelek ring 17 inci dengan ban berukuran 255/65/17.

Sedangkan Forester 2.0i-S EyeSight pakai pelek berukuran 18 inci dan ban 225/55/18.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

Pelek All New Subaru Forester 2.0i-L (Foto: Santo/Carmudi)

Aksen Krom dan Silver

Forester 2.0i-S EyeSight tampil lebih manis berkat sentuhan krom di rumah fog lamp, dan frame jendela. Selain itu, terdapat pula warna silver di cover kaca spion, roof rail, side skirt, diffuser bumper belakang dan underguard bumper depan.

Sementara di Forester 2.0i-L, cover kaca spionnya mengikuti warna bodi. Untuk rumah fog lamp, frame jendela, roof rail, side skirt, diffuser bumper belakang dan underguard bumper depan dibalut warna hitam.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

Diffuser Forester 2.0i-S EyeSight (Foto: Santo/Carmudi)

Jok

Pelapis jok di varian 2.0i-S EyeSight menggunakan kulit Nappa, sedangkan varian dibawahnya pakai bahan fabric.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

Jok Nappa (Foto: Santo/Carmudi)

Sunroof

Fitur sunroof hanya terdapat di varian 2.0i-S EyeSight saja. Penyematan sunroof berimbas penyempitan ruang kepala bagi penumpang yang duduk di bangku baris kedua. Namun tidak sampai mengurangi kenyamanan.

“Bagian bangku baris kedua ruang kepala sedikit tidak seluas varian 2.0i-L karena sunroof-nya melipat ke dalam,” terang Ismail.

Subaru Forester 2.0i-L dan 2.0i-S

Sunroff Forester 2.0i-S EyeSight (Foto: Santo/Carmudi)

Subaru EyeSight

Satu lagi yang tidak bisa ditemukan di varian 2.0i-L yaitu Subaru EyeSight.

Fitur keselamatan aktif tersebut membantu pengemudi berkendara lebih baik dan dapat mengurangi kecelakaan. Fitur satu ini mengandalkan sensor dan radar yang letaknya berada di samping kaca spion kabin.

Adapun fitur-fitur keselamatan yang masuk dalam paket Subaru EyeSight seperti Adaptive Cruise Control, Pre-Collision Braking, Pre-Collision Throttle management, Lead vehicle start alert, Lane departure warning, Lane sway warming, Lane keep assist dan Subaru Rear-vehicle detection (RSVD).

Subaru EyeSight (Foto: Subaru)

“Kenapa yang varian 2.0i-L tidak ada Subaru EyeSight, karena kami memang secara konvensional ingin masuk ke dalam market yang sama sekali baru. Setelah absen selama 7 tahun kami masuk ke market yang membutuhkan Boxer engine, AWD, dan Subaru Global Platform. Ada ceruk konsumen yang membutuhkan tiga ini saja tanpa EyeSight,” papar Ismail.

Speaker

Untuk memanjakan telinga pegemudi dan penumpang selama berkendara dengan Foster varian 2.0i-S EyeSight, Subaru menyematkan sistem Audio Harman Kardon 9-speaker, 576 watt.

Audio Harman Kardon (Foto: Santo/Carmudi)

X-Mode

X-Mode hadir di kedua varian Subaru Forester. Fungsi dari fitur tersebut untuk meningkatkan kemampuan jelajah di segala medan jalan.

Khusus Forester varian 2.0i-S EyeSight terdapat mode Snow/Dirt dan Deep Snow/Mud yang dapat diganti dalam satu sentuhan saja.

X-Mode Subaru Forester 2.0i-S EyeSight (Foto: Santo/Carmudi)

Sedangkan saudaranya hanya memiliki mode off dan normal.

Demikian penjelasan singkat mengenai perbedaan All New Subaru Forester varian 2.0i-L dan 2.0i-S EyeSight. Jika disuruh memilih Carmudian lebih suka varian yang mana?

>>>> Cari deretan mobil baru maupun bekas di seluruh Indonesia dari penjual terpercaya di sini!

Penulis: Santo Sirait
Editor: Dimas

Santo Sirait

Santo Sirait sebelumnya Jurnalis di Okezone.com, pindah ke Carmudi.co.id sebagai Reporter pada November 2017. Fokus di sektor otomotif, terutama meliput tentang mobil, motor dan industri otomotif. Santo dapat dihubungi di [email protected]

Related Posts