Home » Tips dan Trik » Perhatikan Ini Sebelum Berkendara Sepeda Motor di Masa AKB

Perhatikan Ini Sebelum Berkendara Sepeda Motor di Masa AKB

Ilustrasi mengendarai sepeda motor (Foto: Santo/Carmudi)

Jakarta – Mamasuki masa penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sejumlah tempat keramaian seperti pasar, hotel, pertokoan, mall, hingga kantor mulai beroperasi kembali. Masyarakat pun sudah diperbolehkan melakukan aktivitas berpindah-pindah tempat. Ada yang memilih menggunakan kendaraan pirbadi ada juga yang menggunakan transportasi umum.

Tidak sedikit masyarakat memilih menggunaan kendaraan pribadi karena dinilai lebih aman, praktis dan bisa menghindari kerumunan serta bersentuhan dengan orang lain. Salah satu kendaraan pribadi yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari adalah sepeda motor.

Kendati terbilang lebih aman ketimbang menggunakan transportasi umum, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengemudi sebelum berkendara dengan sepeda motor. Berikut ini pemaparan Manager Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), Johannes Lucky terkait apa-apa saja yang perlu diperhatikan pengemudi.

1. Penting

Sebelum memutuskan untuk keluar rumah menggunakan sepeda motor, sebaiknya pastikan dahulu seberapa penting aktivitas yang hendak dijalani. Apabila tidak begitu penting dan tidak mengharuskan kita berada di lokasi sebaiknya pertemuan atau pekerjaan dilakukan secara online.

“Jadi di masa AKB ini kita harus konfirmasi terlebih dahulu sebenarnya penting enggak untuk kita berkendara,” kata Johannes saat Diskusi Virtual Forum Wartawan Otomotif (Forwot) belum lama ini.

2. Regulasi

Pasien yang terpapar virus corona di Indonesia belum menunjukkan penurunan. Ditambah lagi beberapa daerah masih dalam status zona merah covid-19.

Oleh karena itu, jika sudah memutuskan untuk berkendara sepeda motor, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu daerah-daerah mana saja yang termasuk zona merah. Bila sudah mengetahuinya sebaiknya menghindari atau mencari alternatif jalan lain.

“Ketika berkedara harus melihat regulasi yang ada dan zonasi yang ada di masing-masing area, baik itu pada saat memulai berkendara maupun di lokasi yang ingin dituju. Pastikan jalan yang akan dilalui tidak zona merah. Kita harus ikut berkontribusi menekan angka pertumbuhan positif corona,” sambung dia.

3.Sehat

Ketika mau berangkat menggunakan sepeda motor pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gejala covid-19 seperti batuk, deman, dan sebagainya.

Mudik Lebaran
Pengguna sepeda motor saat musim lebaran. Foto/Carmudi Indonesia.

4. Riding Gear

Sebagai pengemudi sepeda motor jangan pernah lupakan riding gear. Tujuannya untuk menguragi cedera ketika terlibat kecelakaan di jalan.

Riding gear yang disarankan dipakai selama berkendara seperti helm, jaket, dan celana panjang. Di masa AKB sekarang ini ada tambahan satu lagi riding gear yang wajib dikenakan yaitu masker.

Jangan lupa membawa cadangan karena penggunaan masker saat berkendara sepeda motor mudah sekali kotor.

Johannes juga menyarankan pakailah helm yang sudah memiliki visor. “Menggunakan helm yang bervisor untuk menghindari paparan virus langsung ke bagian wajah. Visor juga bermanfaat menghindari pengemudi menyetuh muka atau mengosok mata,” terangnya.

5. Kendaraan

Tidak hanya pengemudi, kendaraan juga harus dipastikan ‘sehat’. Sebelum memulai berkendara cek terlebih dahulu kondisi bahan bakar, ban hingga instrumen kelistrikan.

Hal ini untuk memastikan kendaraan tidak mengalami masalah pada saat digunakan, sehingga pengemudi tidak pelu berhenti atau mampir ke bengkel.

“Semakin banyak berhenti berarti kita semakin banyak potensi untuk kontak dan interaksi dengan orang lain. Itu yang harus kita hindari,” imbuh Johannes.

6.Rute

Cari rute perjalanan yang tidak terlalu macet dan bisa menjaga jarak dengan pengguna jalan lain.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

Previous post
Indomobil Grup Kuasai Kepemilikan Saham Mayoritas Nissan Indonesia
Next post
Tilang Elektronik Akan Berlaku Di Depok, Di Sini Kamera Pengawasnya