Home » Berita » Pertashop, Cara Pertamina Rangkul Pedagang Bensin Eceran

Pertashop, Cara Pertamina Rangkul Pedagang Bensin Eceran

Pertamina kini gandeng pedagang bensin eceran
Pertamina kini gandeng pedagang bensin eceran

 

Jakarta – PT Pertamina (Persero) kini mulai merangkul pedagang bensin eceran yang sebelumnya menjamur. Melihat hal tersebut, Pertamina kini membuka peluang kerjasama bisnis dengan nama Pertashop. Pertashop ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Desa, Koperasi serta pelaku usaha UMKM di seluruh Indonesia.

Kini, para pedagang eceran yang sebelumnya menjual bensin Pertamina bisa bergabung dengan Pertashop. Diharapkan kedepannya akan ada 7.196 kecamatan di Indonesia yang akan membuka Pertashop. Pertamina sendiri telah melakukan Kick Off Pertashop di Nusa Dua, Bali pada Kami s(27/2) pekan lalu. “Pertashop ini akan menghadirkan produk dan kualitas yang sama. Konsep ini diharapkan bisa membuat Pertamina makin terasa manfaatnya,” beber Mas’ud Khamid, Direktur Pemasaran Retail Pertamina.

Pertashop Terdiri dari 3 Jenis

Bagi masyarakat yang ingin membuka bisnis Pertashop ini, akan ada 3 jenis yang disediakan. Mulai dari Gold, Platinum dan Diamond. Perstahop Gold memiliki kapasitas 400 liter per hari dengan luas lahan yang dibutuhkan sekitar 144 meter persegi. Jenis Platinum akan disalurkan 1.000 liter per hari dengan luas lahan minimal 200 meter persegi. Untuk tipe Platinum, hanya boleh dibuka di Kecamatan yang belum terdapat SPBU.

Pertashop diharapkan bisa membantu distribusi bahan bakar di kecamatan tanpa SPBU
Pertashop diharapkan bisa membantu distribusi bahan bakar di kecamatan tanpa SPBU

Lalu tipe Diamond akan disalurkan 3.000 liter per hari dengan luas lahan minimal 500 meter persegi. Konsumen yang hendak membuka bisnis ini nantinya akan disurvey untuk melihat kelayakan omset dan jarak SPBU terdekat. Sedangkan kontrak yang bisa dijalin adalah 10 hingga 20 tahun. Di sisi lain, bisnis yang diajukan oleh Pertamina ini tentunya tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Karena hanya diperbolehkan bagi mereka yang memiliki lahan yang sudah diatur.

Nata Irawan selaku Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri menyatakan dukungannya terhadap program ini. Ia menilai bisnis ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, ia pun berpesan kepada seluruh jajarannya untuk memberikan kemudahan dalam pengurusan perijinannya. Langkah Pertamina ini diharapkan dapat membantu penyebaran distribusi yang merata bagi daerah yang tidak terdapat SPBU.

Penulis: Rizen

Editor: Lesmana

Previous post
Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Mazda CX-30 dengan Mazda3
Next post
Fungsi Lain Suzuki Carry Tak Hanya Sekedar untuk Bisnis