Home » Berita » Polisi Siapkan Skema Penutupan Jalan Saat Operasi Mudik Lebaran

Polisi Siapkan Skema Penutupan Jalan Saat Operasi Mudik Lebaran

Mudik Lebaran (Foto: Ilustrasi)

Jakarta – Tak terasa sebentar lagi memasuki bulan puasa. Setelah melakukan puasa satu bulan penuh, kemudian dilanjutkan dengan merayakan hari Idul Fitri. Tradisi yang melekat di masyarakat Indonesia begitu jelang hari raya Idul Fitri adalah mudik atau pulang ke kampung halaman.

Akan tetapi tahun ini nuansa mudik lebaran akan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab pemerintah pusat sudah memperigatkan dan menganjurkan sejak jauh-jauh hari supaya menunda mudik guna memutus penyebaran virus corona (covid-19).

Terkait hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan skema pengawasan mudik Lebaran Idul Fitri 2020 selama pandemi corona.

“Untuk saat ini tentunya kita sudah menyiapkan dua antisipasi atau dua pola operasi,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri Kombes Asep Adisaputra, dikutip dari laman KorlantasPolri.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, skenario pertama yaitu apabila pemerintah mengeluarkan larangan mudik, polisi akan menutup akses jalan kendaraan bermotor. Penutupan meliputi jalan di dalam tol ataupun non-tol. Khusus kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat akan tetap diperbolehkan melintas.

“Kami membuat ketentuan pada akses-akses keluar Jakarta yang akan ditutup baik di dalam jalan tol maupun non-tol kecuali kendaraan-kendaraan yang mengangkut sembako misalnya, Bahan Bakar Minyak (BBM), alat kesehatan dan lainnya yang terkait kepentingan untuk memutus penyebaran COVID-19 ini,” terang Asep.

Sedangkan skenario kedua, apabila pemerintah hanya mengeluarkan larangan atau imbauan tidak mudik, Polri akan menerapkan skema operasi seperti tahun sebelumnya. Namun, operasi tersebut akan disesuaikan dengan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Untuk itu peran dari checkpoint-checkpoint itu menjadi sangat penting bisa mengawasi pelaksanaan,” jelas Asep.

Keputusan Pemerintah Pusat

Dari dua skenario yang telah disiapkan, operasi mudik lebaran akan dilakukan dengan merujuk pada peraturan yang akan dikeluarkan pemerintah pusat.

“Keputusan pemerintah pusat akan memengaruhi tindakan yang dilakukan kepolisian juga kementerian dan lembaga terkait bagaimana kami menghadapi itu dengan pola-pola yang berdasarkan kebijakan yang diambil pemerintah,” tandasnya.

Penulis: Santo

Editor: Lesmana

meembersihkan kendaraan dengan baby oil
Previous post
Bila Terpaksa Berkendara Saat Wabah Corona, Perhatikan Hal Ini
Bursa otomotif di kawasan Blok M Square basement sepi pengunjung akibat covid-19
Next post
Efek Pandemi Covid-19, Bursa Otomotif Blok M Sepi Pengunjung