Home » Berita » Recall Toyota di Jepang Berimbas ke Indonesia, Apa Saja Modelnya?

Recall Toyota di Jepang Berimbas ke Indonesia, Apa Saja Modelnya?

recall toyota
Interior Toyota Voxy (Foto: TAM)

Jakarta – Toyota Motor Corporation (TMC) di Jepang mengumumkan penemuan masalah pada sensor airbag di sejumlah produk keluarannya. Setidaknya ada 9 model Toyota yang terkena masalah tersebut. Diantaranya Alphard/Vellfire, Sienta, Noah/Voxy/Esquire, Probox/Succeed, Corolla, Highlander, Prius, Levin dan Hilux.

Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut maka TMC melakukan penarikan (recall) secara global termasuk untuk model yang djual di Indonesia.

PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Toyota di Indonesia, langsung menindaklanjuti pengumuman dari prinsipal dengan menggelar program Special Service Campaign (SSC).

Lewat program recall Toyota tersebut TAM akan memanggil pemilik mobil Toyota yang terindikasi bermasalah. Pemilik mobil agar langsung ke bengkel resmi Toyota untuk melakukan pemeriksaan dan mengganti komponen bila diperlukan.

Mobil Toyota yang mengalami masalah pada sensor airbag ada sebanyak 24.662 unit yang terdiri dalam beberapa model seperti Alphard, Corolla, New Fortuner, New Kijang Innova dan New Hilux. Adapun tahun produkisnya mulai dari 7 Mei 2015 hingga 29 Januari 2016.

Nantinya pemilik mobil akan mendapat undangan dari Toyota melalui surat yang dikirimkan secara resmi dan langsung kepada para pelanggan untuk datang ke dealer atau bengkel terdekat.

Vice President Director TAM, Henry Tanoto dalam keterangan resminya mengatakan, Toyota mengutamakan pelayanan menyeluruh yang baik bagi pelanggan, salah satunya dengan terus meningkatkan kualitas layanan purna jual kendaraan Toyota.

“SSC hadir untuk memberikan layanan yang cepat dan efektif kepada para pelanggan Toyota. SSC kami hadirkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan semangat ‘peace of mind’ bagi pelanggan,” kata Henry.

Penggantian Komponen Gratis

Bagi pelanggan yang belum menerima undangan recall Toyota, Toyota menyiapkan berbagai alternatif seperti menghubungi jaringan outlet resmi Toyota terdekat atau menghubungi Toyota Customer Care di nomor telpon 1-500-315. Selain itu pelanggan juga bisa mengecek nomor rangka kendaraan lewat situs resmi Toyota di www.toyota.astra.co.id/ssc.

Komponen yang perlu diganti telah tersedia di bengkel resmi Toyota. Sedangkan untuk pemeriksaan dan penggantian sensor airbag memakan waktu mulai dari 30 menit hingga maksimal 7 jam. Kemudian pengerjaan pengecekan dan penggantian komponen inflator airbag berlangsung sekira 3,5 jam.

Bila ada komponen airbag yang harus diganti, pelanggan tidak akan dikenakan biaya atau gratis. Hal ini dilakukan sebagai upaya menunjukkan komitmen Toyota dalam memberikan tanggung jawab untuk menjamin keselamatan pelanggan.

Pantauan Carmudi.co.id, hingga berita ini ditulis belum ada laporan kecelakaan ataupun luka-luka yang disebabkan masalah pada inflator airbag maupun sensor airbag di Indonesia. Bagaimanapun Toyota sangat menghimbau pelanggan yang kendaraannya terindikasi untuk melakukan pengecekan segera. (dna)

Bom Teroris
Previous post
Kendaraan Rusak Akibat Serangan Teroris Akan Diganti Asuransi
Mitsubishi Outlander PHEV 2016
Next post
Tanpa Ban Cadangan, Begini Jika Ban Mitsubishi Outlander PHEV Bocor