HomeBeritaRenault Climber Resmi Dijual, Urban SUV yang Sasar 2 Segmen

Renault Climber Resmi Dijual, Urban SUV yang Sasar 2 Segmen

Renault Climber indonesia
Renault Climber resmi dijual dengan harga Rp158,9 juta. (Foto: Renault)

Jakarta – Baru dua hari memastikan kehadiran Triber untuk mengisi segmen low MPV, Renault Indonesia langsung meresmikan kehadiran New Climber secara virtual, Rabu (20/5/2020). PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) membanderol Climber dengan harga Rp158,9 juta (OTR Jakarta).

Renault Climber sejatinya adalah sosok Kwid Climber yang sempat dipajang di GIIAS 2019 lalu. Kini dengan mengusung nama New Climber, mobil kompak berkapasitas 5 penumpang ini disebut bisa menyasar dua segmen sekaligus.

Dari segi desain, dimensi, serta fitur, Climber disebut sebagai mobil Urban SUV. Sehingga bisa dikatakan akan head-to-head dengan Suzuki Ignis dengan kapasitas mesin lebih kecil.

Sementara itu, dari segi harga, Renault Climber diklaim menyasar segmen LCGC.

“Namun dari sisi harga jual, pesaing terdekat Renault Climber adalah Toyota Agya dan Daihatsu Ayla,” ujar Davy

Renault Climber mendapat beberapa ubahan di bagian muka. Sebut saja lampu utama yang diposisikan jadi lebih rendah, dan lampu sein serta DRL ada di posisi atas. Demi mendapat kesan SUV yang kokoh, desain gril pun diubah. Terakhir, Renault Climber juga disematkan list depan baru.

Menariknya, di sisi kosmetik baik eksterior maupun interior mendapat aksen oranye. Aksen oranye ini sendiri akan ada di semua pilihan warna Climber. Warna oranye dipilih karena warna ini kerap digunakan untuk berbagai keperluan kendaraan off road.

Spesifikasi dan Fitur Renault Climber

Interior Renault Climber. (Foto: Renault)

Secara keseluruhan, Renault Climber memiliki dimensi panjang 3.731 mm, lebar 1.579 mm, tinggi 1.474 mm (1.490 mm dengan roof rail). Menunjang stabilitasnya, mobil ini juga memiliki jarak sumbu roda 2.422 mm, serta ground clearance yang mencapai 184 mm untuk mampu melibas medan jalan non-aspal.

Di bagian interior juga tak kalah menarik, pasalnya ada beberapa fitur yang disebut sebagai yang pertama di kelasnya. Head unit Renault Climber berukuran 8 inci dan sudah dilengkapi dengan konektivitas Android Auto & Apple CarPlay serta voice command.

Di sektor dapur pacu Renault Climber dibenamkan mesin 1.000 cc dengan tenaga maksimum 66 Hp pada 5.500 rpm dan torsi maksimum 91 Nm pada 4.250 rpm. Tenaga disalurkan ke roda melalui transmisi AMT.

Transmisi AMT Model Dial

Renault Climber Indonesia
Transmisi AMT Renault Climber model dial. (Foto: Renault)

Menariknya, transmisi AMT milik Renault Climber cukup unik lantaran menggunakan model dial.

Soal transmisi ini Davy J. Tuilan selaku COO MRI mengatakan tadinya ada di dasbor, namun demi akses yang lebih mudah maka dipindah ke bawah.

“Tadinya ada di dasbor (transmisi model dial), sekarang kita pindahkan ke bawah supaya kesannya lebi modern, mewah, dan secara akses lebih mudah,” jelas Davy.

Kendati cukup rawan tersenggol sehingga bisa berpindah transmisi, After Sales Director MRI, Sabung Priyadi menjawab bahwa mobil ini dilengkapi safety feature, sehingga posisi gigi tetap pada posisi gigi saat itu.

“Ada fitur safety lain, misalnya, saat pertama kali mesin mobil dinyalakan, pada saat pintu mobil pengemudi masih terbuka, saat kita pindahkan gigi, juga posisi gigi tetap pada netral,” ujarnya.

Renault Climber masuk ke Tanah Air dengan status CBU alias impor utuh dari India. Oleh karenanya masyarakat yang tertarik untuk membeli Renault Climber harus menunggu.

“Untuk Renault Climber ada inden 1-2 bulan, sedangkan Kwid ready stock di diler-diler kami,” ujar Davy.

 

Penulis: Dimas Hadi

Penjualan Honda Brio
Previous post
Brio Jadi Penyelamat Honda di Tengah Pandemi Virus Corona
Next post
Toyota Ingin Menjadi Pemain Utama Kendaraan Listrik Berbasis Baterai di Indonesia