Home » Berita » Bocoran Rencana Toyota jika Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

Bocoran Rencana Toyota jika Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

Auto2000 Jatiwangi Majalengka
Auto2000 Jatiwangi Majalengka.

Jakarta – Setelah menjadi teka-teki, akhirnya Presiden Jokowi umumkan wilayah yang akan menjadi Ibu Kota Indonesia menggantikan Jakarta. Panajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur terpilih sebagai wilayah ibu kota baru. Sejumlah pihak mendukung penuh usulan Jokowi, termasuk PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Toyota di Indonesia.

“Pada dasarnya Toyota akan selalu siap mendukung rencana pemerintah. Saat menentukan kebijakan pasti pemerintah telah memikirkan secara matang dampak yang akan dihasilkan dari kebijakan tersebut,” ungkap Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto dalam keterangan resminya yang dikirimkan ke Carmudi melalui pesan singkat.

Menurut pria yang akrab disapa Soerjo itu, tentunya perpindahan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur sudah melalui berbagai pertimbangan. Langkah ini sangat positif sebab diperkirakan dapat mengurangi beban yang dialami DKI Jakarta dan Pulau Jawa.

“Melihat alasan yang dijelaskan oleh pemerintah untuk membantu mengurangi beban Pulau Jawa yang saat ini menjadi pusat segala kegiatan baik dari sisi bisnis maupun pemerintahan, maka kami melihat ini sebagai suatu rencana yang positif,” sambung Soerjo.

Menambah Jaringan Penjualan dan Aftersales

Meski baru diumumkan, Toyota sudah memiliki strategi dalam menyambut kehadiran ibu kota baru. Salah satu yang akan dipersiapkan adalah menambah jaringan penjualan dan aftersales di wilayah Kalimantan Timur.

“Kemungkinan mobilitas yang akan berubah dengan berpindahnya ibu kota tentu saja ada. Ekspansi jaringan di Toyota didasari oleh banyak faktor, salah satunya ialah jumlah market-nya baik dari sisi pembelian atau pun sisi perawatan. Maka apabila rencana pemindahan ibu kota sudah berjalan dan seiring hal tersebut juga dibarengi dengan semakin besarnya kebutuhan market yang lebih besar di Kalimantan, tentu hal tersebut akan masuk ke dalam studi kami untuk menambah jaringan agar bisa melayani konsumen dengan baik sebagai bagian dari spirit Beyond Service Toyota,” terang Soerjo.

Penjualan Diprediksi Mengalami Peningkatan

Saat ini Toyota sudah memiliki tujuh diler resmi di Kalimantan Timur. Walaupun tidak sampai belasan diler, tapi Kalimantan Timur turut memberikan kontribusi positif bagi penjualan Toyota secara nasional.

“Secara penjualan nasional di tahun 2019 ini, Kalimantan Timur berkontribusi sekira 2% terhadap total penjualan nasional. Sementara Kalimantan berkontribusi sekira 5,4% terhadap total penjualan nasional Toyota,” tuturnya.

Soerjo berkeyakinan dengan perpindahan ibu kota diperkirakan penjualan mobil terutama merek Toyota akan mengalami peningkatan. Tidak hanya di wilayah yang menjadi ibu kota baru saja tapi melebar ke seluruh wilayah di Kalimantan.

“Tentu ada aktivitas mobilitas yang juga turut berpindah, yang bisa berdampak pada peningkatan penjualan mobil di Kalimantan. Tapi proporsi meningkatnya sebesar apa, itu yang perlu di studi. Basic-nya kami di Toyota pasti akan terus berusaha memenuhi permintaan dari masyarakat. Jika nantinya kebutuhan masyarakat di sana meningkat, tentu akan kami penuhi,” tutup Soerjo.

Baca juga:

Para “Pembantu Presidesn” Jokowi Pakai Mobil Toyota Crown 2.5 HV G-Executive

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Previous post
Biaya Tune Up Mercy Boxer, Tak Semahal yang Dikira
Next post
Pameran Diecast Tomoci Fair 6, Pajang Porsche Langka di Dunia