HomeSepeda motorRoyal Enfield Putuskan Tutup Sementara, Sampai Kapan?

Royal Enfield Putuskan Tutup Sementara, Sampai Kapan?

Royal Enfield Continental GT 650 dan Interceptor 650
Royal Enfield Continental GT 650 dan Interceptor 650 di IIMS 2019

Jakarta – PT Distributor Motor Indonesia (DMI) selaku diler resmi merek Royal Enfield di Indonesia telah menutup sementara bisnisnya. Hal tersebut dilakukan sebagai tindakan preventif terkait wabah virus corona (Covid-19) yang terus meluas di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Didi Fauzie, Marketing & Partnership Manager PT Distributor Motor Indonesia (DMI). Ia mengatakan bahwa pihaknya akan tutup sementara, baik diler maupun bengkel. Langkah ini diambil Royal Enfield sebagai salah satu tindakan pencegahan penyebaran virus corona yang mulai merebak di Jakarta.

“Iya, tutup mas,” ujarnya singkat saat dihubungi Carmudi, Senin (16/3/2020) malam.

Lebih lanjut, ia pun mengatakan jika penutupan ini bersifat sementara. Ketika ditanya lebih lanjut sampai kapan akan ditutup, Didi mengaku hingga 22 Maret 2020 mendatang atau seminggu dari Senin (15/3/2020) kemarin.

Biaya Perawatan Royal Enfield
Biaya Perawatan Royal Enfield

Di saat yang bersamaan, Yudhis Yudhistira Adi Nugroho selaku Technical Workshop Manager Royal Enfield Pejaten-Jakarta Selatan pun mengakui hal tersebut.

“Semua aktivitas diliburkan dulu. Semua tutup, sampai diler juga tutup,” tambah pria yang akrab disapa Yudhis ini kepada Carmudi. Adapun penutupan sementara ini berarti akan berlangsung selama satu minggu.

Gandeng Mitra Utama Baru di Indonesia

Beberapa waktu lalu, Royal Enfield sendiri telah resmi menunjuk PT Nusantara Batavia Internasional (NBI) sebagai mitra diler utama baru di Indonesia. Joe Ferry, Presiden Direktur PT Nusantara Batavia Internasional menyampaikan, bahwa pihaknya akan mengakomodir bisnis Royal Enfield di Tanah Air.

“Kami sangat menyambut baik kemitraan dengan Royal Enfield. Ini merupakan salah satu merek motor tertua di dunia dengan produksi yang masih berlangsung. Visi kami adalah untuk mengembangkan bisnis melalui perluasan diler yang ada di Indonesia ini,” ujar Joe Ferry.

PT Nusantara Batavia sendiri menilai Indonesia merupakan pasar yang potensial dan penting bagi Royal Enfield. Apalagi didukung dengan banyaknya kemunculan komunitas merek motor bergaya retro yang solid dan loyal ini. Kondisi pasar potensial bagi Royal Enfield ini pun diharapkan segera membaik dari wabah virus corona.

Royal Enfield
Mengajak para penggiat modifikasi atau custom builders di tanah air berpartisipasi dalam kompetisi modifikasi. Foto/Istimewa.

Bersama dengan mitra utama barunya ini, diharapkan pertumbuhan merek sepeda motor asal India akan semakin besar. Selain jumlah penjualan yang naik, diharapkan juga memberikan perluasan jaringan, dan layanan untuk melayani konsumen yang jauh lebih baik. Sayangnya, kedua pihak tersebut tidak membeberkan secara detail mengenai jumlah diler yang akan dibangun.

 

Penulis: Rizen Panji

Editor: Dimas

Baca Juga:

Kawasaki Bike Week di Ancol Batal, Bagaimana Nasib Ninja ZX-25R?

Previous post
Ada Virus Corona, DFSK Tegaskan Produksi Mobil di Banten Tidak terganggu
Next post
Kini Servis Mobil BMW Bisa Dilakukan Langsung di Rumah