BeritaMobilSumber informasi

Segmen LCGC Jelang Akhir 2017 Toyota Calya Masih yang Paling Laris

Penulis: Santo Evren Sirait

Jakarta – Mengingat kembali di 2013 ketika pemerintah menerbitkan peraturan tentang mobil murah atau lebih dikenal dengan LCGC (Low Cost Green Car) industri otomotif bersemangat. Sejumlah produsen mobil di Indonesia berlomba-lomba untuk menghadirkan kendaraan di segmen tersebut.

Tidak lama setelah peraturan diterbitkan, Toyota dan Daihatsu langsung mencuri start dengan meluncurkan mobil kembar yang diberi nama Agya dan Ayla. Seakan tak ingin ketinggalan dan mencium manisnya penjualan LCGC, maka beberapa pabrikan seperti Honda, Suzuki, dan Datsun ikut mencoba peruntungan di segmen tersebut.

Honda dengan produknya Brio Satya, Suzuki punya Wagon R, dan Datsun dengan produk multi purpose vehicle (MPV) yang diberi nama GO+ Panca. Dari kelima pabrikan yang bermain di segmen LCGC hanya Datsun saja yang mengeluarkan mobil dengan kemampuan menampung tujuh orang penumpang di kabin. Sedangkan lainnya hanya mendatangkan jenis hatchback dengan lima penumpang.

Walaupun banyak pemain, tapi tetap saja total penjualan tertinggi selalu dipegang oleh Toyota, Daihatsu, dan Honda. Datsun sendiri mendapat ‘kue’ yang cukup besar. Salah satu faktornya adalah karena menawarkan kendaraan dengan dimensi lebih panjang dari lainnya dan hadirnya tipe hatchback .

Melihat peluang pasar mobil LCGC tujuh penumpang sangat besar, maka pada Agustus 2016 Toyota dan Daihatsu secara bersamaan menghadirkan Calya dan Sigra. Tanpa disangka-sangka kehadiran kedua model tersebut langsung berimbas pada Datsun GO dan GO+ Panca.

Dimana penjualan mereka mengalami penurunan yang sangat drastis. Mirisnya penjualan Datsun tidak mengalami perbaikan sampai sekarang ini. Ya, penjualan LCGC di 2017 diwarnai persaingan yang sangat ketat.

Berdasarkan data penjualan wholesales (diler ke pabrik) yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode November 2017, dari delapan mobil LCGC hanya Datsun GO dan GO+ yang paling terpuruk.

Baca juga: Ini Biaya Servis 5 Merek Mobil LCGC Selama 1,5 Tahun

Penjualan Datsun GO Menurun Drastis

Berdasarkan penjualan LCGC wholesales (pabrik ke deale) Gaikindo tercatat total mobil LCGC yang sudah didistribusikan sebanyak 19,095 unit pada November. Kontribusi terbesar dipegang oleh Toyota Calya dengan total mobil yang sudah dikirim sebanyak 5.493 unit,. Kemudian disusul oleh Daihatsu Sigra dengan 4.816 unit.

Sementara itu diposisi berikutnya ada Honda Satya sebanyak 4.647 unit, diikuti Agya 1.487 unit,. Lalu Ayla 1,345 unit, dan Suzuki Wagon R sudah didistribusikan 555 unit. Diposisi paling buncit ada Datsun GO+ Panca dengan raihan sebesar 523 unit. Serta Datsun GO hanya terkirim sebanyak 229 unit saja.

Namun Datsun sedikit beruntung, sebab jika penjualannya ditotal dari Januari sampai November. Satu produknya yaitu GO+ Panca lebih unggul dari Suzuki Wagon R.

Selama 11 bulan, Toyota mampu mengirim sebanyak 68.038 unit Calya, lalu diposisi berikutnya ada Sigra sebesar 41.538 unit. Sedangkan Brio Satya 39.401 unit, Agya 27.640 unit, Ayla 27.291 unit, diikuti oleh Datsun GO+ Panca 5.969 unit. Sementara Wagon R sebesasr 5.001 unit dan terakhir adalah Datsun GO sebanyak 3.753 unit. (dol)

Dony Lesmana

Dony Lesman memulai karirnya di dunia jurnalis di Jawa Pos Surabaya 2003. Hijrah ke Jakarta bergabung di majalah Otomotif Ascomaxx dan Motomaxx di 2010. Sempat bergabung di portal berita Sindonews.com di kanal Autotekno hingga 2016 yang mengupas perkembangan otomotif dan teknologi. Terhitung Januari 2017 masuk sebagai tim Journal Carmudi Indonesia yang mengulas dan mempublikasikan berita-berita otomotif terbaru di Indonesia maupun dunia.

Related Posts