Mobil

Sejarah Honda Jazz, Hatchback Idaman Kaum Muda pada Masanya

PT Honda Propect Motor (HPM) telah menghentikan produksi Honda Jazz di Indonesia pada 2021 lalu. Mobil hatchback ini digantikan posisinya oleh Honda City Hathcback. Mungkin ada dari Carmudian yang penasaran dengan sejarah Honda Jazz.

Meski sudah dihentikan produksinya, mobil ini masih tetap diminati. Mereka yang menginginkan Honda Jazz pastinya akan membeli versi bekas mobil ini sebagai satu-satunya pilihan.

Biaya Perawatan Honda Jazz

Honda Jazz telah dihentikan produksinya. (Foto: Honda)

Honda Jazz termasuk salah satu hatchback yang populer di Tanah Air. Mobil tersebut menawarkan berbagai keunggulan yang dibutuhkan sebagian besar konsumen.

Mulai dari ruang kabin luas yang dapat memberikan ruang gerak leluasa, fitur cukup canggih dan lengkap untuk menjamin kenyamanan pengguna, serta konsumsi bahan bakar irit.

Berdasarkan uji coba yang sudah dilakukan Carmudi, Honda Jazz memiliki konsumsi bahan bakar 11,7 km per liter di dalam kota dan 18 km per liter untuk rute luar kota.

Maka, tidak heran jika Honda Jazz masih diminati meskipun sudah tidak dihadirkan lagi karena mempunyai keunggulan-keunggulan ini yang mungkin tidak dimiliki mobil keluaran kini.

>>>>> Cari mobil Honda Jazz baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

Sejarah Honda Jazz

Honda Jazz Konsumsi BBM

Sejarah Honda Jazz. (Foto: YouTube Carmudi)

Hadir selama 20 tahun, Honda Jazz dihadirkan dalam tiga generasi di Indonesia sebelum akhirnya di’pensiunkan’. Carmudi telah rangkum sejarah mobil tersebut yang dilansir dari berbagai sumber.

Honda Jazz Generasi Pertama

Honda Jazz generasi pertama. (Foto: otomotifnet)

Honda Jazz pertama kali dihadirkan pada 2001 silam, di mana saat itu mobil ini hanya dipasarkan di negara asalnya, Jepang. Honda Jazz diberi nama lain di Jepang, yaitu Honda Fit. Di tahun 2002, Honda Jazz mulai diekspor ke beberapa negara seperti Australia dan Eropa.

Setahun kemudian, ekspor mobil tersebut diperluas jangkauannya ke negara-negara lain, mulai dari Asia Tenggara, Amerika Selatan, Afrika Selatan. Di tahun 2004, Honda Jazz baru diluncurkan di Indonesia. Mobil ini didatangkan dalam bentuk utuh alias CBU (Completely Built Up) dari Thailand.

Honda Jazz generasi pertama di Indonesia ditawarkan dalam dua tipe mesin, yaitu i-DSI (Intelligent Dual & Sequential Ignition) dan VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control) yang merupakan tipe tertinggi. Keduanya berkapasitas 1.500 cc.

Untuk transmisinya sendiri, Honda Jazz generasi pertama disematkan transmisi manual dan CVT. Karena ini, Honda Jazz disebut pionir kendaraan mobil dengan pilihan transmisi CVT di Indonesia.

Mobil ini pun dianggap pemain kuat di kelasnya sehingga di tahun 2006, Toyota meluncurkan Yaris untuk bersaing dengan Honda Jazz di pasar Indonesia.

Menariknya, Honda Jazz generasi pertama mempunyai isu mengenai logo titik di huruf J pada pelat mobil tersebut. Berdasarkan kabar beredar, titik ini mengandung emas maupun berlian sehingga banyak orang yang ingin mencongkelnya.

Generasi Kedua

Generasi kedua Honda Jazz. (Foto: Otomotifnet)

Honda Jazz generasi kedua dihadirkan pada ajang Tokyo Motor Show 2007 di Jepang dengan kode GE8. Jika dibandingkan dengan sebelumnya, bodi Honda Jazz generasi kedua terlihat lebih ‘melar’ dari lebar, panjang, serta wheelbase (jarak sumbu roda).

Sebagai informasi, Honda Jazz generasi kedua mempunyai panjang 3.900 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.595 mm, serta jarak sumbu roda 2.500 mm. Dengan demikian, ruang kabinnya luas yang menjadi salah satu keunggulan utama dari mobil tersebut untuk memberi kenyamanan secara lebih bagi pengguna.

Honda Jazz generasi kedua memang mengalami pembaruan di bagian depan, samping, hingga belakang yang membuat mobil ini jadi terlihat lebih modern dan menarik dibanding sebelumnya.

Selain itu, fiturnya pun juga bertambah. Tidak seperti generasi pertama yang minim fitur, Honda Jazz generasi kedua disematkan lebih banyak fitur yang cukup canggih.

Mobil tersebut sudah disematkan fitur-fitur keselamatan cukup mumpuni seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), dan Brake Assist (BA).

Di Indonesia, Honda Jazz generasi kedua dihadirkan pada 2008 yang mempertahankan mesin i-VTEC dengan kapasitas 1.500 cc di mana dapat mengeluarkan tenaga maksimal 120 hp serta torsi puncak 145 Nm.

Di sisi lain, mobil ini mulai menawarkan varian S dan RS (Road Sailing) yang menjadi varian tertinggi. Pada 2010, Honda Jazz bermesin hybrid dihadirkan, namun hanya dijual di beberapa negara tertentu, termasuk salah satunya Jepang.

Honda Jazz ini dimunculkan pertama kali di ajang Paris Motor Show 2010, lalu setahun setelahnya, mobil tersebut mulai dijual. Mengenai dapur pacunya, Honda Jazz hybrid 2010 dibenamkan mesin 1.3L serta motor elektrik dengan efisiensi bahan bakar sekitar 3,3 liter per 100 km.

>>>>> Cari mobil Honda Jazz baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

Generasi Ketiga

Honda Jazz generasi ketiga punya kode GK5 yang dimunculkan pada 2013 lalu. Pihak Honda Jepang kembali memberi pembaruan pada mobil ini di bagian eksterior maupun interiornya.

Honda Jazz generasi ketiga terlihat berbeda dibandingkan model sebelumnya, di mana disematkan beberapa garis yang membuat mobil jadi terlihat sporty.

Untuk pencahayaan pada Honda Jazz generasi ketiga, sudah mengandalkan sistem proyektor beserta DRL (Day Running Light) LED yang diklaim dapat memberi cahaya terang, khususnya di malam hari atau saat cuaca berkabut.

Honda Jazz generasi ketiga baru dipasarkan di Indonesia pada 2014. Meski tampilan luar dan interiornya berubah, mesin mobil hatchback ini masih tetap mengandalkan mesin yang sama dengan generasi sebelumnya.

Selain itu, mobil tersebut ditawarkan tipe A, S, dan RS yang merupakan tipe tertinggi. Kemudian di tahun 2017, PT HPM menghadirkan Honda Jazz versi facelift di pasar otomotif Nasional.

Spesifikasi Singkat dan Harga Honda Jazz Bekas 2022

Honda Jazz GD3

Harga Honda Jazz bekas. (Foto: Ilustrasi)

Seperti diketahui, Honda Jazz di Tanah Air mempunyai desain yang sporty sebagai mobil hatchback. Selain disematkan garis-garis yang sudah disebutkan sebelumnya, mobil tersebut memiliki velg (pelek) baru yang membuat tampilan luarnya semakin sporty serta lebih stylish.

Untuk bagian samping Honda Jazz ini, sebenarnya tidak mendapat banyak pembaruan. Beralih ke bagian belakang, terlihat ada penyegaran di bagian bumper belakang khas Jazz series yang menyempurnakan kesan sporty pada mobilnya.

Di sisi lain, interior Honda Jazz generasi terakhir di Tanah Air juga tak kalah sporty serta modern meski tidak mendapat terlalu banyak pembaruan. Panel AC di mobil ini sudah diganti dengan panel digital.

Turut disematkan head unit touch screen (layar sentuh) seluas 8 inci yang sudah dilengkapi beragam fitur lain, yaitu sistem konektivitas USB serta AUX di bagian depan head unit tersebut.

Tak hanya itu, terdapat juga beberapa fitur keamanan yang cukup lengkap dan canggih, mulai dari fitur dual SRS front airbags, side impact beam, pedestrian protection, seatbelt adjuster, dan seatbelt 3P ELR serta pretensioner with load limiter.

Berikut ini adalah harga Honda Jazz Bekas yang dilansir dari situs jual beli mobil Carmudi Indonesia.

  • Honda Jazz tahun 2016 berkisar Rp170-230 jutaan
  • Honda Jazz tahun 2017 berkisar Rp190-235 jutaan
  • Honda Jazz tahun 2018 berkisar Rp207-245 jutaan
  • Honda Jazz tahun 2019 berkisar Rp221-330 jutaan
  • Honda Jazz tahun 2020 berkisar Rp250-300 jutaan

>>>>> Cari mobil Honda Jazz baru dan bekas terbaik dari Carmudi di sini!

Penulis: Nadya Andari
Editor: Dimas

Nadya Andari

Memulai karir sebagai Content Writer di Carmudi Indonesia sejak awal tahun 2019. Lulusan Desain Komunikasi Visual yang suka sekali menulis, seperti cerpen, artikel, dan sebagainya.
Follow Me:

Related Posts