ReviewsSumber informasi

Sejarah Suzuki Jimny, dari Jangkrik hingga Kekaguman Presiden Jokowi

Infografis Sejarah Suzuki Jimny di Indonesia

Suzuki Jimny yang hadir di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 kemarin benar-benar memikat penggemar SUV Tanah Air dengan penampilan generasi terbarunya. Penampilan sosok legendaris ini dinilai sangat fenomenal, karena membangkitkan nostalgia era tahun 70-80an.
Munculnya Suzuki Jimny jelas saja bikin penasaran, banyak pengunjung bertanya-tanya berapa kisaran harganya saat masuk ke Indonesia.
Kendati demikian, dari bocoran yang didapatkan tim jurnalis Carmudi, Suzuki Jimny Sierra di GIIAS 2018 kemarin hanya upaya PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk memuaskan kerinduan pecintanya saja. Selebihnya mobil berpenggerak 4×4 ini belum ada rencana untuk dijual.
“Saat ini kami masih mempertimbangkan peluncurannya di Indonesia. Melalui display ini kami ingin mendengar pendapat dari bapak-ibu sekalian,” ujar Seiji Itayama, President Director PT SIS.

Presiden Jokowi Kagumi Penampilan Suzuki Jimny Terbaru

Belum habis cerita, sosok Suzuki Jimny tersebut pun menarik perhatian dan decak kagum Presiden Joko Widodo. Presiden yang akrab disapa Jokowi tersebut pun dikabarkan pernah memiliki Jimny ‘Jangkrik’ sebagai mobil pertamanya.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Subronto Laras selaku Presiden Komisaris PT SIS usai menerima kunjungan Presiden Jokowi saat pembukaan GIIAS 2018. Jokowi sangat tertarik dengan Suzuki Jimny yang mejeng di booth Suzuki.
“Saat ngobrol dengan Presiden Jokowi, dia bilang ‘Wah ini Jimny terbaru ya? Mobil pertama saya Suzuki Jimny,” cerita Subronto Laras.
Subronto sendiri mengharapkan agar saat Jimny kembali ke Indonesia, jip mungil ini bisa diproduksi secara lokal. Sebab, mesin yang digunakan yaitu K15B yang juga digunakan pada Ertiga terbaru.
Tapi keinginan tersebut (produksi Jimny Sierra di Indonesia) tentunya harus melihat seberapa besar animo masyarakat nantinya. Dengan diproduksi sendiri, harga Suzuki Jimny pasti jauh lebih murah.
“Kita sebagai pelaku industri mimpinya bisa diproduksi di sini. Saya mengalami saat memperkenalkan Jimny 4×4 dan itu sangat sukses, ini akan kita kembalikan lagi,” tutup Subronto.

Sejarah Suzuki Jimny di Indonesia

Sebelum Suzuki Jimny baru datang, SUV ini lazim dilihat di pasar mobil bekas. Melihat ke belakang, Suzuki Jimny memulai debut di Indonesia pada tahun 1979. Menggunakan nama Suzuki Jimny LJ80, mini SUV yang lebih dikenal dengan sebutan Jimny “jangkrik” ini langsung mendulang kesuksesan dan menjadi salah satu pendongkrak imej Suzuki di Indonesia.
Mengapresiasi kesuksesan tersebut, Suzuki melakukan penyegaran total pada Jimny LJ80 mulai dari eksterior, interior, dan sektor mesinnya. Alhasil, Suzuki Jimny SJ410 pun lahir. Mobil inilah yang kemudian menjadi basis untuk Suzuki Katana ke depannya.
Seolah ingin mengulang masa-masa keemasan, PT SIS membawa lagi Suzuki Jimny ke Tanah Air dengan format sistem penggerak 4 roda GIIAS 2017 lalu. Jadi, meski tampilannya biasa, kemampuan jelajah mobil inilah yang jadi incaran. Menurut PT SIS, jatah Suzuki Jimny yang disediakan hanya ada 88 unit, warna hitam dan putih saja.
Jimny juga didukung ground clearance 190 mm dan overhang pendek di depan dan belakang yang membuatnya sangat percaya diri ketika melintasi medan jalan yang terjal. Mobil ini pun memiliki Limited Slip Differential (LSD) yang berfungsi menjaga mobil tetap stabil meski salah satu roda kehilangan traksi.

Tutus Subronto

Tutus Subronto memulai karirnya di dunia otomotif sebagai jurnalis di Media Indonesia. Sejak 2008, telah meliput beragam kegiatan otomotif nasional. Terhitung Januari 2014 masuk sebagai tim Content Writer di Carmudi Indonesia. Kini terlibat di tim editorial Journal Carmudi Indonesia untuk mengulas dan publikasikan berita-berita otomotif terbaru. Email: [email protected]

Related Posts