Home » Berita » Setelah Tiguan Allspace, Model VW Apa Lagi yang Akan Diproduksi di Indonesia?

Setelah Tiguan Allspace, Model VW Apa Lagi yang Akan Diproduksi di Indonesia?

Harga

VW Tiguan Allspace diproduksi di Indonesia. (Foto: Carmudi/Santo

Jakarta – Tiguan Allspace bukanlah model pertama Volkswagen (VW) yang diproduksi di Indonesia. Sebelumnya VW pernah memproduksi Mitra, Caravelle, Touran, Tiguan, Golf, dan lainnya. Kini model-model tersebut sudah dihentikan produksinya di Indonesia.

Menunjukkan eksistensinya di Indonesia, VW memutuskan kembali memproduksi mobil secara lokal lewat Tiguan Allspace. Pabrik yang belokasi di Cikampek, Jawa Barat ini berdiri di atas lahan seluas 60 ribu meter persegi.

Adapun kapasitas produksinya sebanyak 6 ribu unit setiap tahun. Dari total kapasitas produksi, tidak semuanya diperuntukkan bagi VW Tiguan Allspace. PT Garuda Mataram Motor (GMM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) mobil Audi dan VW berencana akan memproduksi model lain di pabrik yang sama. Akan tetapi apa itu modelnya, GMM masih belum bisa membeberkannya.

“6 ribu unit per tahun itu tergantung, misalnya Tiguan Allspace permintaannya sampai 6 ribu, ya kami akan pakai semua ke Tiguan Allspace. Tetapi kami juga mengerti bahwa secara keseluruhan 6 ribu itu kami berpikir bukan hanya melulu Tiguan Allspace. Yang pasti kapasitas 6 ribu itu artinya mungkin untuk kapasitas normalnya. Nanti kami bicara sama pihak prinsipal, model apa lagi yang nanti akan di produksi, jadi tunggu sabar,” ucap Jonas Chendana selaku Chief Operating Officer PT GMM.

Jonas menambahkan, tidak menutup kemungkinan ke depannya di pabrik yang sama akan memproduksi mobil merek Audi. GMM pernah melakukan hal tersebut beberapa waktu lalu di pabrik milik Indomobil di Pulo Gadung, Jakarta Timur.

“Selama kami pegang merek Audi dan VW kemungkinan balik ke dulu lagi dua-duanya kami rakit. Tapi ini semua masih dalam tahap pembicaraan,” terang Jonas.

Target CKD

Desain interior VW Tiguan Allspace. (Foto: Carmudi/Santo)

VW Tiguan Allspace yang diproduksi di Cikampek, dibawa dalam bentuk terurai atau Medium Knocked Down (MKD) dari Meksiko. GMM belum terpikir untuk membawanya dalam bentuk Completely Knocked Down (CKD). Menurut Jonas, ada sejumlah pertimbangan mulai dari penjualan hingga investasi.

“Ketika kami jual 15 ribu sampai 25 ribu unit baru kami bicara ke CKD. Karena jumlah penjualan itu menentukan, dan juga jumlah investasi,” pungkas Jonas.

VW Tiguan Allspace pertama kali meluncur di Indonesia pada Juli 2019 bersamaan dengan GIIAS. VW Tiguan Allspace masih memboyong mesin yang sama seperti generasi sebelumnya yaitu 1.4 TSi. Mesin ini diklaim mampu hasilkan daya hingga 152 HP dan torsi puncak 250 Nm. Mesin ini pun kemudian disandingkan dengan transmisi 6-percepatan dengan kopling ganda (DGS) plus triptronic.

Di pasar Indonesia VW Tiguan Allspace dibanderol Rp598 juta.

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas

Baca Juga:

Diproduksi di Indonesia, Harga VW Tiguan Allspace Lebih Kompetitif

Previous post
Sasis Truk di Indonesia Paling Kuat di Dunia, Kok Bisa?
Next post
Menperin: Perkembangan Modifikasi Mobil di Indonesia Sudah Cukup Baik