Home » Berita » Sikap Honda Menghadapi Kemunculan All New Suzuki Ertiga

Sikap Honda Menghadapi Kemunculan All New Suzuki Ertiga

Honda Mobilio (Foto: Santo/Carmudi)

Jakarta – Belum lama Mitsubishi Xpander meluncur pada Agustus 2017, pasar otomotif di Indonesia kembali diramaikan lagi dengan model baru disegmen low multi purpose vehicle (MPV) yaitu All New Ertiga. Kedatangan keduanya sudah pasti membuat was-was para pesaingnya di segmen yang sama.

Namun bagi Honda Prospect Motor (HPM) soal kehadiran produk baru merupakan hal biasa. Semua itu tergantung dari konsumen mau memilih produk yang mana.

“Kompetisi bukan pertama kali bagi kita, semua tergantung konsumen kalau konsumennya senang (melihat model baru) dia akan berpindah kesana, itu sudah pasti. Kondisi sekarang ini marketnya tidak bertumbuh artinya dia (konsumen) harus ambil kanan dan kiri karena enggak ada kesempatan untuk nambah konsumen,” kata Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director, belum lama ini di Jakarta.

Namun lanjut Jonfis tidak semua konsumen suka terhadap model baru. Ada juga sebagian mungkin yang tidak suka melihat produk baru sehingga pilihannya tertuju kepada mobil low MPV yang sudah ada sebelumnya.

HPM tidak mau gegabah menghadapai kedatangan All New Suzuki Ertiga, pihaknya lebih bersikap tenang. Belum ada rencana untuk menyiapkan Mobilio berwajah serba baru sebagai tindakan “melawan” pendatang.

“Kita (HPM) sering mengalami turun-naik penjualan. Tapi kalau kita terus memberikan penyegaran pada Mobilio mungkin akan mendapat komplian dari masyarakat,” terang Jonfis.

Sebagai informasi Honda Mobilio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada gelaran IIMS 2013. Mobil ini resmi meluncur pada Januari 2014. HPM memproduksi Mobilio secara lokal di pabrik yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat.

Ketika mulai di pasarkan Honda Mobilio mendapat sambutan yang positif dari masyarakat di Indonesia. Angka penjualan wholesales-nya selalu tinggi. Untuk lebih merangsang penjualan, pada awal 2016 HPM melakukan penyegaran terhadap tampang mobil yang juga bersaing dengan Toyota Avanza, dan Daihatsu Xenia itu.

Wajah baru Mobilio hanya bertahan kurang lebih satu tahun saja. Tepat pada Januari 2017 HPM kembali mempercantik tampilan eksterior dan interior dari salah satu model andalannya itu.

Tidak Mempersalahkan Model Baru

Dibanding Mitsubishi Xpander, Honda Mobilio memang telah lebih dahulu mencicipi “ganasnya” pasar low MPV di Indonesia. Meski sekarang ini Mitsubishi Xpander tengah naik daun, tapi tidak membuat HPM berkecil hati. Justru pihaknya bangga sebab telah menjual ratusan ribu Mobilio ke seluruh Indoensia.

“Kita enggak masalah waktu Mitsubishi Xpander datang. Jika datang hari ini mereka harus mulai dari nol, kalau Honda datang dengan Mobilio dan BR-V sudah 3 tahun lalu kami sudah dapat penjualan 200 ribu unit. Kalau produk baru waktunya masih panjang tiga sampai enam bulan kedepan Masih harus banyak berusaha lagi untuk memperoleh penjualan banyak. Kita wajar saja konsumen berpindah ke model lain karena model baru,” pungkas Jonfis.

Langkah HPM untuk menarik kosumen yang tidak begitu suka dengan tampilan model baru, perusahaan mendatangkan New Honda Mobilio 1.5L Special Edition. Peluncurannya dilakukan bersamaan dengan ajang IIMS 2018 yang sudah berakhir beberapa hari lalu.

Edisi khusus tersebut hadir dengan nuansa lebih mewah berkat perubahan desain di beberapa bagian seperti grille, Fog Garnish baru. Serta penambahan Exhaust Pipe Finisher pada bagian belakang serta desain Alloy Wheel yang kian premium.

Di bagian interior, New Honda Mobilio 1.5L Special Edition tampil dengan sistem audio baru 8 inci yang canggih. Serta penambahan Armrest Console untuk mendukung kenyamanan pengemudinya di sepanjang perjalanan.(dol)

Previous post
Mercedes-Benz E 350 e EQ Power Jadi Magnet Peminat Mobil Listrik di IIMS 2018
Next post
Porsche Cayenne E-Hybrid Resmi Diperkenalkan, Tenaganya Tembus 455 Hp