Berita

Software Eror, Hyundai Recall 10.729 Unit Ioniq 5

Amerika Serikat — Hyundai dan Kia di wilayah Amerika baru saja mengumumkan penarikan unit (recall) mobil listrik andalannya Hyundai Ioniq 5 dan Kia EV6 karena masalah pada sistem perangkat lunak (software).

Menurut laman Insideevs, Hyundai Ioniq 5 terkena recall karena adanya kesalahan pada perangkat lunak dan kontrol shifter. Kerusakan tersebut membuat mobil listrik berdesain futuristik tersebut berpotensi berjalan sendiri.

Hyundai Motor America dan Kia Motors America pun telah melayangkan surat recall kepada seluruh konsumen di sana. Mereka mengirimkan email kepada para pemilik Hyundai Ioniq 5 dan Kia EV6 terkait dengan adanya kerusakan pada sistem rem parkir.

recall hyundai ioniq 5

(Foto: Hyundai)

Jika didiamkan, mobil bisa berjalan sendiri walaupun sudah diposisikan menggunakan rem parkir. Menurut laman tersebut dikatakan jika kerusakan pada perangkat lunak ini disebabkan malfungsi bagian shifter control unit (SCU).

Malfungsi tersebut mengakibatkan untuk memutus mekanisme sistem parkir sehingga mobil bisa berjalan maju atau mundur kapanpun.

“Sistem shift-by-wire di kendaran ini terdapat SCU dan electronic parking pawl actuator. Walaupun kendaraan mati dan dalam posisi P, tetap berpotensi untuk berjalan,” kata pabrikan asal Korea Selatan tersebut.

Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, Hyundai merekomendasikan penggunaan electronic parking brake saat parkir. Nantinya pihak diler akan melakukan update menyeluruh pada perangkat lunak tersebut agar tidak terjadi kerusakan.

Sementara Kia menyarankan agar pemilik EV6 untuk memarkirkan kendaraan listrik tersebut di tempat yang datar. Bahkan Kia juga menyarankan kepada para pemilik untuk menghindari parkir di area yang miring seperti turunan atau tanjakan.

recall hyundai ioniq 5

Hyundai Korea Selatan lakukan recall Ioniq 5 lantaran kasus malfungsi perangkat lunak

Langkah recall tersebut membuat 10.729 unit mobil Hyundai Ioniq 5 dan 9.014 Kia EV6 wajib datang ke diler. Kedua merek tersebut mengimbau kepada setiap pemilik untuk mendatangi bengkel resmi guna diperiksa bagian perangkat lunaknya.

Hyundai Korea Selatan sendiri hingga saat ini sudah menerima 4 laporan insiden Ioniq 5 yang tiba-tiba berjalan saat sedang diparkir. Kabar baiknya, di Amerika Serikat belum ditemukan kasus serupa seperti apa yang diterima di Korea Selatan.

Kendati demikian, Hyundai tetap akan memeriksa komponen shifter control unit yang eror pada seluruh Ioniq 5 yang ada di Amerika Serikat.

Hingga berita ini dibuat belum ada indikasi apakah Ioniq 5 di Indonesia ikut terdampak atau tidak.

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Rizen Panji

Hobinya jelas, menghabiskan bahan bakar mesin 6 silinder di akhir pekan. Seleranya juga sudah jelas, mobil tua yang pintunya cuma dua. Oh iya, dirinya sangat mencintai interior mobil yang bersih dan simpel. Kalau ada yang mau ngasih mobil dengan ciri tersebut, akan diterima dengan senang hati..

Related Posts