Reviews

Suzuki APV 2008, Mobil Keluarga yang Lincah

Ada beberapa hal yang patut dicatat ketika menguji coba Suzuki APV 2008. Kendaraan MPV lansiran Suzuki tersebut meninggalkan kesan tersendiri, di mana ada banyak hal yang bisa disodorkan dibandingkan dengan kendaraan-kendaraan mungil. APV secara jujur merepresentasikan diri sebagai kendaraan pengangkut orang yang paling efisien. Saat dilakukan uji coba, APV sanggup mengangkut 6 orang dewasa dan disertai dengan kapasitas bagasi yang cukup luas.

Uji Coba Pengendaraan Suzuki APV 2008

Suzuki APV 2008

(Suzuki APV 2008)

Ketika memulai perjalanan, AC berhembus cukup sejuk dan sistem audio berfungsi dengan baik. Tapi sayang, audio yang disematkan tak bisa membaca format MP3. Dengan model mesin tengah untuk penggerak roda belakang, APV mampu membuktikan sebagai kendaraan pengangkut yang sangat tangguh, meskipun dijejali dengan banyak barang. Sementara penggunaan mesin berkapasitas 1.6 liter SOHC 16 katup yang sudah dipergunakan sejak dulu, sebenarnya lebih tepat jika disematkan pada model Vitara JLX.

Meskipun APV lebih cenderung digunakan untuk area perkotaan, tapi mesin kecil yang dipergunakan bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros jika bagasinya penuh. Sedangkan sasis model ladder bar yang dipergunakan, ternyata berfungsi memerkokoh bodi untuk menghadapi kondisi jalanan yang sangat buruk.

Kesimpulan

Rekomendasi untuk Suzuki APV 2008 adalah meningkatkan sistem audio yang terintegrasi dengan setir kemudi, mampu digunakan untuk memutar file MP3/WMA , dan menambah dua spiker di baris ketiga. Langkah berikutnya adalah mengganti per daun belakang dengan model independent multi-link, kemudian diikuti dengan menyematkan sistem pengereman ABS dan mengganti rem tromol di bagian belakang dengan model cakram.

Lakukan hal itu sebelum menanam kantung udara, tapi tetap memertahankan model mesin tengah dengan penggerak roda belakang. Namun, tenaga yang dihasilkan harus didongkrak menggunakan mesin EFI 16 katup berkapasitas 1.6 liter, yang mampu mengantarkan tenaga hingga 125 bhp. Sementara itu, jika menggunakan mesin berkapasitas 2.0 liter 16 katup DOHC seperti yang disematkan pada Suzuki SX4, maka tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 145 bhp.

Suzuki APV 2008 - Tampak Samping

(Suzuki APV 2008)

Suzuki APV Tipe II

Salah satu keunggulan memiliki mobil yang di desain dan dibangun di kawasan ASEAN adalah bisa merasakan sensasi seperti berada di rumah sendiri. Contoh yang paling sederhana adalah Suzuki APV yang dibuat oleh PT Indomobil Suzuki International. Memahami tingkat kebisingan yang terjadi di kota-kota kawasan ASEAN, maka disodorkan APV 1.6 SGX A/T dengan klakson ganda.

Satu hal yang cukup menarik adalah klakson yang diletakkan di bawah kap mesin yang cukup besar, tepat di bawah pelindung angin. Fungsinya tak hanya sebagai zona penyerap benturan saja, tapi juga seperti sebuah boom box. Tapi di bawah kap mesin tersebut diisi dengan dongkrak, rem tambahan, dan sistem pendingin. Namun, kompartemen itu tak diisi dengan mesin, karena letak mesin berada di belakang kursi depan.

Mobil Lapang untuk Keluarga

Dalam sebuah iklan yang ditampilkan pada kisaran 2005 lalu, Suzuki APV digambarkan sebagai mobil yang tinggi dan ramping. Awalnya, APV digambarkan sebagai Asian Project Vehicle dan kemudian berkembang menjadi All Purpose Vehicle (APV). Suzuki juga ingin mendapatkan sebanyak mungkin ruang dari produk-produk mobil keluaran mereka. Ruang dan kenyamanan ergonomis untuk pengemudi memang di desain untuk mengemudi jangka panjang, di mana hal tersebut menjadi keunggulan APV.

Sementara itu, Suzuki juga menjadi salah satu pabrikan modern yang cukup langka menerapkan model pintu dengan bukaan lebar, sehingga mudah untuk masuk atau keluar. Selain itu, model pintu rectangular seperti yang terdapat pada Vitara, tampak sangat memengaruhi pintu-pintu yang terdapat pada APV.

Interior Suzuki APV 2008

(Interior Suzuki APV 2008)

Mobil ini juga kendaraan yang nyaman untuk anak-anak, asalkan mereka ditempatkan di kursi baris ketiga. Model APV terbaru ini sudah memiliki fitur audio yang lengkap, bisa untuk memutar kaset dan file MP3 denga kualitas tinggi. Pada baris kedua, kursinya menggunakan model pesawat yang bisa diatur posisinya, dan dilengkapi dengan sandaran tangan.

Fitur Keamanan

Dibandingkan dengan para rivalnya yang menggunakan model rangka ladder frame, APV lebih memilih model monokok. Suzuki secara jelas ingin menerapkan sistem keamanan yang pasif, yang lebih memprioritaskan penyerapan dampak benturan pada metal padat. Seluruh produk keluaran Suzuki, termasuk APV, dirancang sebagai kendaraan yang tangkas. Kombinasi penggerak roda belakang, di mana kemudi dan tenaga pendorong disandingkan, memberikan jaminan APV sebagai kendaraan yang lincah.

Suzuki APV ditampilkan untuk bersaing dengan produk-produk lansiran Toyota di segmen pasar kendaraan-kendaran MPV atau AUV. Mobil ini terlalu berorientasi pada para insinyur yang membuatnya. Selain itu, pendekatan APV masih terlalu individual untuk bisa mengatasi masalah pengendaraan dan juga dengan isu-isu penjualan di pasar konservatif.

Mesin Suzuki APV 2008

(Mesin Suzuki APV 2008)

Kesimpulan

Mengemudikan mobil ini sudah seperti di mobil van, dengan lokasi mesinnya yang berada di tengah dan distribusi berat yang tak merata, membuat APV akan kehilangan calon pembeli dari kalangan keluarga dan pebisnis karena tak berani mencoba seuatu yang berbeda. Sementara keunggulan lain yang ditawarkan adalah mesin 16 katup yang digunakan, suaranya tak berisik, mampu mengangkut beban hingga 800 kg, dan menampung penumpang hingga 7 orang.

Suzuki APV 2008 diperkenalkan sebagai suksesor dari generasi pertama, dan meninggalkan sistem suspensi menggunakan per daun. Di segmen kendaraan MPV, APV ingin menyaingi kepopuleran dari Toyota Avanza. Kenyamanan APV dibandingkan dengan Avanza, diharapkan menjadi daya pikat utama mobil ini. (C! Magazine)

Galih Rachdityo

Memulai karir sebagai jurnalis otomotif di media cetak MODIF dan Classic+ pada akhir 2007. Sempat beralih menjadi jurnalis olahraga pada akhir 2010 di media online, bolanews.com. Terhitung sejak akhir September 2014, bergabung dengan tim editorial Carmudi Indonesia sebagai content writer yang mengulas berita-berita otomotif terkini. E-mail: [email protected]

Related Posts