Berita Produk

Suzuki Jamin Baterai Ertiga Hybrid Awet Hingga 10 Tahun

GIIAS, Tangerang — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjamin baterai yang tertanam pada All New Ertiga Hybrid punya daya tahan yang kuat dengan masa pakai hingga 10 tahun.

Adhi Prasojo, 4W Technical Service Section Head PT SIS mengatakan beberapa fakta menarik tentang baterai All New Ertiga Hybrid.

“Jika harus diganti, masa pakainya ini cukup lama di kisaran 5-10 tahun. Itu pun sangat kecil kemungkinan rusaknya berdasarkan data yang kami punya secara global,” katanya di GIIAS 2022, Kamis (18/8/2022).

baterai ertiga hybrid

Baterai yang digunakan Suzuki Hybrid diklaim pabrikan punya daya tahan kuat dengan masa usia pakai bisa mencapai 10 tahun. (Foto: Carmudi/Dimas)

Suzuki juga memberikan jaminan terhadap baterai tersebut hingga 5 tahun atau setara dengan 100.000 km pemakaian.

Pemilik mobil diimbau tak perlu khawatir jika sewaktu-waktu baterai tersebut rusak karena Suzuki akan mengganti sepenuhnya jika masih dalam masa garansi.

“Selama masih dalam masa garansi 5 tahun, jika baterai ini rusak maka kami akan melakukan penggantian. Itu masih ditanggung oleh Suzuki dengan beberapa catatan, misalnya selalu servis berkala di bengkel resmi tepat waktu,” sambung Purnomo, 4W Service Area Section Head PT SIS.

Pemilik mobil diimbau melakukan tiga hal untuk bisa melakukan klaim jika sewaktu-waktu rusak.

Pertama melakukan servis di bengkel resmi, kedua melakukan perawatan berkala sesuai buku manual, dan ketiga selalu menggunakan mobil tersebut agar baterai tetap awet.

baterai ertiga hybrid

Untuk melakukan penggantian baterainya terbilang tidak rumit, pemilik hanya perlu membawa mobilnya ke bengkel resmi saja.

“Kalau misalnya rusak, penggantian baterainya itu aktual tidak sampai 15 menit dengan cara membuka jok depan kiri bagian bawah,” ujar Adhi.

Lalu bagaimana jika baterai diganti namun mobil sudah melewati masa garansi?

Pabrikan asal Jepang ini mengatakan konsumen bisa melakukan penggantian baterai dengan biaya di kisaran Rp15 jutaan untuk satu set komponen.

“Kalau baterainya rusak, itu tidak bisa di-recharge. Jadi kalau sudah mati ya mati. Sekali rusak maka penggantiannya bersifat assy atau satu set. Untuk penyebab kerusakannya mungkin nanti bisa kami urai dengan investigasi,” kata Purnomo.

baterai ertiga hybrid

Untuk penggantian baterai Suzuki Ertiga Hybrid yang sudah melewati masa garansi akan dikenakan biaya hingga Rp15 jutaan per set. 

Walaupun baterai tersebut sudah rusak Suzuki tetap menjamin mobil akan bisa dipakai secara normal. Mesin bensin akan tetap bekerja seperti pada umumnya hanya saja baterainya tidak akan bisa berfungsi secara normal.

Kondisi baterai sendiri bisa dilihat dari indikator yang ada pada instrument cluster berupa tampilan bar (strip)

“Selama mesinnya ada bensin, ya masih bisa jalan. Kerusakan baterai pasti ada peringatan. Jadi baterainya itu ada indikator bar sendiri. Misal jumlahnya ada 2 bar, untuk mengisinya hanya perlu memanaskan mobil sembari menyalakan seluruh elektrikal,” tegas Adhi.

Sekadar informasi, All New Ertiga Hybrid dibekali dengan baterai Lithium-Ion berkapasitas 6 Ah, 12 volt. Baterai tersebut masuk dalam kategori konvensional (lead acid) yang berpadu dengan integrated starter generator (ISG)

Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas

Rizen Panji

Pikirannya selalu dipenuhi oleh mobil buatan asal Jerman, Swedia, dan Prancis dengan tahun produksi di bawah 2000. Jangan lupa, mesin yang bersemayam di dalam kap mesin tentunya harus 6 silinder guna memompa adrenalin ketika mengendarainya

Related Posts

/