HomeBeritaSuzuki : Peluang Model SUV di Indonesia Masih Menjanjikan

Suzuki : Peluang Model SUV di Indonesia Masih Menjanjikan

Penulis : Santo Evran
Suzuki S-Cross Facelift
Suzuki S-Cross Facelift hari ini resmi meluncur di Indonesia (Carmudi Indonesia/Rosano)
Jakarta – Pertarungan kendaraan  segmen Sport Utility Vehicle (SUV) di Indonesia kian ketat dengan banyaknya agen pemegang merek (APM) yang mencoba peruntungannya di segmen tersebut.
Salah satu APM yang juga bermain di segmen tersebut adalah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang baru saja meluncurkan SX4 S-Cross terbaru.  Suzuki sendiri sengaja mendatangkan model ini dari India untuk memberikan pilihan tambahan ke konsumen pecinta SUV Tanah Air.
Padahal usia Suzuki SX4 S-Cross di Indonesia belum terlalu lama, tepatnya pada pelaksanaan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016.
Lalu apa alasan SIS membawa SX4 S-Cross facelift dalam jarak waktu yang tidak terlalu jauh dengan model sebelumnya?
“Ini adalah salah satu strategi kami untuk mencoba meraih angka penjualan yang lebih besar,” ujar Setiawan Surya, Deputy Managing Director 4W SIS di sela peluncuran SX4 S-Cross facelift, Jumat (10/11).
Diakuinya kehadiran SX4 S-Cross facelift ini diharapkan bisa mendongkrak penjualan SUV Suzuki, meski target yang diterapkan tidak terlalu banyak, sekitar 500 unit perbulan. Paling tidak Suzuki punya produk SUV yang segmennya setara Honda HR-V.
“Kita siasati dan amati dari segi mana yang bisa tetep eksis dan tumbuh. Untuk jadi pemain yang besar, angka penjualan harus lebih besar dulu, baru bisa jadi penantang. Saat ini kita masih mencoba bagaimana caranya agar semua tiap-tipe yang kita punya di segmen ini bisa tumbuh,” terang Setiawan.

Menakar Pasar SUV Kedepan

Kendati disebutkan bahwa persaingan cukup ketat di segmen SUV, namun menurut Setiawan masih sangat menjanjikan. Meski tidak sebesar pangsa pasar untuk segmen Low MPV, akan tetapi jika ditilik dari angka penjualan model SUV sampai saat ini masih terbilang tinggi.
“SUV tidak kecil pasarnya. Sekarang ini rata-rata total medium SUV secara nasional terjual 7.000 unit perbulan. Itu yang di medium, kalau di SUV high-nya sekitar 5.000 unit perbulan. Jadi rata-rata hampir 12.000 unit total SUV terjual setiap bulan,” ucap Setiawan.
Ditambahkan, meski tren sekarang orang banyak beralih ke LCGC 7-seater dan bertahan di segmen Low MPV. Namun kans model SUV untuk berkembang masih sangat terbuka.
“SUV masih punya penggemar. Jadi menurut saya masih menjanjikan untuk pasar SUV,” jelas Setiawan.
Tapi faktor yang menentukan kata Setiawan akan kembali lagi ke soal harganya. “Kalau murah pasti peluangnya lebih besar,” pungkasnya.
Mesin mobil
Previous post
TIPS: Isi Libur Akhir Pekan untuk "Manjakan" Mobil Anda
JBTC 2017
Next post
Honda Umumkan "King" Jazz & Brio Tuning Contest 2017