Home » Berita » Suzuki Tampilkan Produk Baru dan Jualan Jimny di GIIAS Bulan Depan

Suzuki Tampilkan Produk Baru dan Jualan Jimny di GIIAS Bulan Depan

Makassar – Tak lama lagi akan di gelar ajang Gaikindo Untuk GIIAS 2019 di Juli 2019 mendatang. Segala persiapan sudah pasti dilakukan oleh Agen Pemegang Merek (APM) untuk memamerkan teknologi atau produk terbaru.

Tak terkecuali dengan PT Suzuki Indomobil Sales selaku pemegang merek Suzuki di Indonesia. Rencananya SIS akan memberikan sesuatu yang benar-benar baru di sana. Tidak hanya dalam konsep product displaynya, tapi juga ambiance yang nanti akan kita di pajang saat GIIAS bulan depan.

Menurut Harold Donnel selaku Head of Brand Development and Marketing Research Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda empat pasti ada yang baru.
Pastinya yang akan ditampilkan di GIIAS itu masih dalam esensi dan tujuan.

“Semuanya masih mengacu pada arahan prinsipal kita, yang pastinya banyak kejutan buat konsumen kita yang ada di GIIAS nanti,” ujarnya beberapa waktu lalu kepada Carmudi (24/6).

Jualan Suzuki Jimny di GIIAS

Bicara model Jimny bagaimana kelanjutannya? Belakangan ini banyak bermunculan beberapa teaser yang muncul di media sosial. Apakah pihak SIS juga akan menjual kembali mobil yang melegenda ini?

“Kalau bicara Jimny proses semuanya masih berjalan, mudah-mudahan di ajang pameran Juli mendatang sudah bisa display, sudah bisa kita sah-kan lah untuk dipasarkan,” ujarnya.

Harold menambahkan kalau untuk kondisi Jimny ini pihaknya masih belum membuka legal inden. Akan tetapi beberapa dealer sudah secara inisiatif menarik inden. Variabelnya DP-nya pun beragam, ada yang Rp 5 juta ada yang sampai Rp 20 juta, istilahnya seperti itu karena SIS belum announce secara resmi.

“Memang sudah kita pelajari itu demand lebih tinggi dari supplay. nah kalau average global inden itu kan 8 bulan sampai 1 tahun itu average global inden ya, jadi inden yang ada di Indonesia kalaupun itu benar-benar kita rilis tidak akan bisa kita hindari. Tinggal abgaiman konsumen benar-benar sabar untuk mendapatkan barangnya,” ujarnya.

Timbul kabar kalau 1 dealer dibatasi hanya 5 unit saja, terkait hal ini Harlord menanggapi. Menurutnya
kalau komposisi supplaynya belum bisa resmi diputuskan.

“Karena semuanya kita masih diskusi dengan prinsipal bagaimana kondisi supplay dan demand karena eforianya benar-benar secara global ya jadi semua negara minta, mungkin nanti di waktu peluncurannya kita akan ada informasi yang lebih resmi karena semuanya masih tentatif,” pungkasnya.

Previous post
Setelah Bali, Daihatsu Dress Up Challenge 2019 Sambangi Kota Malang
SPBU Shell
Next post
Khusus Indonesia, Shell Cuma Jualan Bahan Bakar 'Biasa'