Sumber informasi

Syarat dan Cara Bayar Pajak Kendaraan Melalui Samsat Online 2021

pajak kendaraan bermotor

Syarat dan Cara Bayar Pajak Kendaraan Melalui Samsat Online 2021 (Foto: Ilustrasi)

Jakarta – Setiap pemilik kendaraan bermotor diwajibkan membayar pajak kendaraannya setiap tahun. Namun, bayar pajak kendaraan kini terasa lebih mudah karena sejak 21 Juni 2017 lalu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah meluncurkan aplikasi Samsat online (e-Samsat).

Aplikasi tersebut dinilai lebih praktis dan memudahkan para pemilik kendaraan motor maupun mobil untuk membayar pajak kendaraannya di mana pun dan kapan pun.

Sebagian besar masyarakat ibu kota sering lupa membayar pajak kendaraan miliknya karena memiliki aktivitas kerja yang padat sehingga tidak ada waktu untuk pergi ke Samsat. Belum lagi, macetnya jalanan Ibu Kota yang membuat mereka jadi malas pergi ke Samsat.

Membayar pajak secara langsung di Samsat juga dilakukan dengan sistem mengantre agar tertib. Hal ini membuat proses mengurus pajak kendaraan menjadi lama dan tidak praktis. Proses membayar pajak secara konvensional ini dapat memakan waktu hingga setengah hari.

Misalnya, Carmudian datang ke Samsat pukul 8 pagi, maka diperkirakan baru selesai antara pukul 11 hingga 12 siang. Dengan adanya Samsat online, tentunya sangat membantu.

Para pemilik kendaraan pun tidak perlu meminta bantuan calo atau biro jasa untuk membayar pajak kendaraannya karena tidak punya waktu ke Samsat, cukup bayar pajak tersebut melalui aplikasi Samsat online yang bisa diunduh secara gratis di ponsel masing-masing.

Selain itu, para pemilik kendaraan juga bisa mengecek data serta besar pajak kendaraannya yang harus dibayar setiap tahun.

Syarat Bayar Pajak Kendaraan Melalui Samsat Online Jakarta

Perlu diketahui, untuk bayar pajak kendaraan bermotor melalui Samsat online di Jakarta, hanya untuk pajak tahunan beserta pengesahannya. Dengan demikian, perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lima tahunan serta pajak kendaraan yang telat dibayar tidak bisa dilayani.

Carmudi telah rangkum syarat-syarat untuk membayar pajak kendaraan bermotor di Jakarta melalui Samsat online sebagai berikut.

  • Kendaraan bermotor dengan pengesahan STNK 1 Tahun.
  • Kendaraan bermotor tidak ganti STNK.
  • Kendaraan bermotor disertai dengan BPKB, KTP pemilik asli, dan STNK.
  • Kendaraan bermotor dalam keadaan tidak terlambat lebih dari 1 tahun.
  • Kendaraan bermotor tidak dalam keadaan hilang atau rusak, lapor jual, dan kriminal.

Sebagai informasi, jaringan Samsat online untuk wilayah DKI Jakarta telah terhubung dengan wilayah lainnya, seperti Jawa Barat dan Banten yang berdekatan. Dengan begitu, bagi orang yang memiliki KTP Bekasi dapat mengurus pajak kendaraannya di Jakarta atau orang Jakarta bisa membayar pajak tersebut di Tangerang.

Cara Bayar Pajak Melalui Samsat Online

Cara bayar pajak online lewat aplikasi Samsat Online

Bayar pajak kendaraan kini bisa dilakukan melalui aplikasi Samsat online. (Foto: ayojakarta.com)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, aplikasi Samsat online dapat diunduh secara gratis melalui Play Store untuk platform Android dan App Store untuk iOS.

Setelah diunduh, akan terlihat berbagai menu yang ditampilkan pada aplikasi tersebut. Sebelum melakukan pembayaran, ketahui dulu menu-menu yang ada di Samsat online sebagai berikut:

Menu Pendaftaran

Sesuai namanya, menu ini berfungsi untuk melakukan pendaftaran, penetapan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJJ) di Samsat online.

Bagi yang belum tahu, SWDKLJJ adalah biaya asuransi Jasa Raharja yang wajib dibayar dan akan diberikan kembali pada pengguna kendaraan jika terjadi laka lantas atau kecelakaan lalu lintas.

Menu Info Proses

Menu selanjutnya adalah info proses. Pada menu ini, pengguna Samsat online akan mendapatkan informasi penting mengenai tindak lanjut dari tahapan atau proses yang sudah dilakukan.

Info Pajak

Untuk menu ketiga ini, pengguna akan mendapatkan berbagai informasi terkait dengan besaran PKB dan SWDLLJ kendaraannya.

E-TBPKB

E-TBPKP adalah menu yang memberitahukan pengguna Samsat online tentang tanda bukti pembayaran yang sudah dilunasi secara online.

E-Pengesahan STNK

Menu ini berguna bagi pengguna untuk mendapatkan tanda pengesahan STNK secara online.

Pindah Bukti

Untuk menu yang satu ini, dapat memberikan kemudahan pada pengguna yang ingin memindahkan E-Pengesahan STNK dan E-TBPKB dari satu ponsel ke ponsel lainnya.

Pengaduan

Jika menemui masalah pada Samsat online, pengguna aplikasi tersebut dapat memberitahukan masalahnya pada menu ini dalam bentuk keluhan, saran ataupun kritik.

Panduan

Menu terakhir adalah panduan. Menu ini berisi tentang berbagai cara lengkap untuk menggunakan aplikasi Samsat online.

Setelah mengetahui menu-menu di Samsat online, berikut ini adalah cara membayar pajak kendaraan melalui aplikasi tersebut.

  1. Buka aplikasi Samsat online yang sudah diunduh di ponsel Carmudian.
  2. Bagi yang ingin membayar PKB, pilih menu pendaftaran.
  3. Setelah itu, akan muncul notifikasi pemberitahuan yang tertulis ‘Perhatian, TBPKB atau SKPD dan stiker pengesahan STNK akan dikirim ke alamat (pengguna Samsat online) yang tertera di STNK’.
  4. Kemudian, akan muncul tombol pilihan setuju dan tidak setuju. Jika ingin melakukan pembayaran, Carmudian pilih tombol setuju.
  5. Setelah memilih tombol ini, akan muncul formulir yang harus diisi. Formulir tersebut berisi beberapa pertanyaan seperti NIK, nomor polisi, digit terakhir nomor rangka kendaraan, nomor telepon, serta email pengguna.
  6. Jika sudah selesai mengisi formulirnya, Carmudian bisa pilih tombol lanjutkan. Sistem Samsat online akan memproses formulir yang sudah Carmudian isi selama kurang lebih satu menit.
  7. Jika isi formulirnya dianggap sudah sesuai, akan muncul data mengenai kendaraan yang akan dibayar pajaknya serta besar pajak kendaraan tersebut secara detail.
  8. Terakhir, Carmudian tinggal memilih tombol setuju untuk mendapatkan kode bayar. Kode ini digunakan untuk membayar pajak kendaraan Carmudian melalui ATM, e-banking, atau e-commerce.

Saat ini, Samsat online sudah bekerja sama dengan beberapa bank di Indonesia untuk pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, mulai dari BCA, Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, BTN, Maybank, Bukopin, dan sebagainya.

Bagi Carmudian yang ingin membayar pajak kendaraan via Samsat online Jakarta, cukup dengan memasukkan nomor polisi kendaraan dan Nomor Induk Kendaraan (NIK).

Jika sudah dimasukkan keduanya, sistem Samsat online akan menampilkan data serta total pajak kendaraan Carmudian. Setelah sudah mengetahui besar pajak yang harus dibayar, Carmudian bisa membayar pajaknya melalui ATM atau e-banking seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Penting untuk diketahui sebelumnya, bagi yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor melalui ATM, identitas di rekening tabungan Carmudian harus sama dengan KTP, STNK, BPKB (Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor)-nya.

Jika data di rekening tabungan Carmudian tidak sama dengan KTP, BPKB, dan STNK-nya, maka pembayaran pajak kendaraan yang ingin dilakukan tidak bisa diteruskan.

Untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui ATM, berikut ini adalah langkah-langkahnya.

Cara bayar pajak kendaraan melalui e-Samsat. (Foto: Twitter)

  1. Kunjungi mesin ATM terdekat.
  2. Pilih menu bayar, lalu pilih menu lainnya.
  3. Kemudian, pilih menu pajak atau penerimaan negara.
  4. Pilih menu e-Samsat.
  5. Lalu, masukkan Nomor Polisi (Nopol) atau ikuti petunjuk di ATM.
  6. Bayar PKB.
  7. Setelah bayar, simpan struk pembayarannya.

Selain itu, proses verifikasi data untuk pembayaran pajak kendaraan bisa dilakukan melalui web e-SAMSAT dengan cara sebagai berikut.

  1. Kunjungi situs web http://samsat-pkb.jakarta.go.id/cek-ranmor+pajak-dki.
  2. Kemudian, masukkan kode dan dapatkan konversi Nopol.
  3. Lalu, bayar ke ATM terdekat.

Setelah melakukan pembayaran via ATM ini, pemilik kendaraan akan mendapatkan struk yang berisi data untuk pengesahan STNK di kantor Samsat terdekat, termasuk Samsat keliling. Struk tersebut harus disimpan.

Saat penukaran, jangan lupa membawa STNK asli dan KTP atau identitas diri yang masih berlaku.

Ada batas waktu penukaran struk pembayaran, yakni 30 hari setelah transfer di ATM dilakukan. Jika tidak dilakukan pengesahan STNK, maka kendaraannya dinyatakan tidak sah secara operasional.

Cara Bayar Pajak Kendaraan Melalui SMS

Cek plat nomor mobil kini bisa dilakukan dengan mudah

Membayar pajak kendaraan melalui SMS. (Foto: Ilustrasi)

Selain melalui Samsat online, pembayaran pajak kendaraan bermotor juga bisa dilakukan dengan SMS di ponsel. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

  • Kirim pesan singkat atau SMS ke nomor 08112119211 (SMS Gateway Server Dispenda Aplikasi Samsat) dengan menggunakan format esamsat (spasi) nomor rangka (spasi) NIK/KTP.
  • Lalu, lakukan pengecekan data NIK atau KTP, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan blokir di server Polda.
  • Setelah dilakukan pengecekan, tunggu balasan SMS yang berisi kode bayar, data kendaraan, dan biaya tagihan.
  • Kemudian, bayar pajak kendaraan melalui ATM terdekat.
  • Setelah pembayaran selesai, Carmudian akan mendapatkan SMS konfirmasi.
  • Setelah itu, kunjungi kantor Samsat untuk menukar struk pembayaran dengan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah).

Fakta Samsat Online

Ada beberapa fakta mengenai Samsat online yang tidak diketahui banyak orang. Berikut ini fakta-faktanya.

Data Kendaraan Bisa Kena Blokir

Ada beberapa data kendaraan yang tidak bisa ditampilkan di Samsat online. Data yang ditampilkan oleh aplikasi tersebut sesuai dengan identitas NIK.

Jika terdapat masalah seperti adanya hukum pidana atau perdata, data ini bisa diblokir oleh sistem Samsat online. Jika tidak ingin diblokir, maka mau tidak mau harus selesaikan dulu masalahnya.

Pembayaran Pajak Kendaraan Bisa 3 Bulan Sebelum Tanggal Jatuh Tempo

Fakta kedua yaitu Samsat online bisa untuk membayar pajak kendaraan bermotor 3 bulan sebelum jatuh tempo. Selain itu, juga bisa untuk membayar SWDKLLJ sebelum jatuh tempo.

Hal ini untuk memudahkan penyiapan legalitas kendaraan dalam pengurusan pembayaran pajak kendaraannya.

Mendapatkan Stiker Regident

Kendaraan bermotor yang kena wajib pajak biasanya mendapatkan stiker regident (registrasi dan identifikasi) pengesahan STNK tahunan dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan bermotor).

Stiker tersebut dikimkan oleh petugas Samsat melalui jasa pengiriman sesuai alamat yang tertera di STNK. Stiker regident ini ditempel di kolom pengesahan STNK sesuai tahun pengesahannya.

Manfaat Membayar Pajak Kendaraan Secara Online

pemblokiran dokumen

Manfaat membayar pajak kendaraan secara online. (Foto: Ilustrasi)

Terdapat berbagai manfaat yang diperoleh dari membayar pajak kendaraan bermotor secara online.

Merangkum dari manfaat-manfaat yang sudah dijelaskan, manfaat pertama dari membayar pajak kendaraan secara online adalah lebih menghemat waktu jika dibandingkan dengan membayar pajak di kantor Samsat, di mana harus mengantre panjang.

Dengan adanya aplikasi Samsat online, para pemilik kendaraan bisa membayar pajak kendaraannya dalam waktu cepat, sehingga sangat memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus pajak kendaraan miliknya.

Mereka juga tidak perlu membayar mahal calo untuk mengurus pajak kendaraannya. Ditambah, para pemilik kendaraan tidak perlu khawatir akan mendapatkan denda jika terlambat membayar pajak kendaraan bermotor.

Manfaat selanjutnya yaitu pembayaran pajak kendaraan bisa dilakukan melalui ATM terdekat.

Ini tentunya semakin mempermudah proses pembayaran pajak kendaraan bermotor di Indonesia. Selain itu, juga bisa dilakukan pembayaran pajak kendaraan melalui e-banking. Dengan demikian, pembayaran pajak kendaraan bisa dilakukan secara lebih praktis.

Baca Juga:

Penulis: Nadya Andari

Editor: Dimas

Nadya Andari

Memulai karir sebagai Content Writer di Carmudi Indonesia sejak awal tahun 2019. Lulusan Desain Komunikasi Visual yang suka sekali menulis, seperti cerpen, artikel, dan sebagainya.
Follow Me:

Related Posts